Jamaika

​​​A.  KETERANGAN DASAR

 

Nama Resmi                    

:

Jamaika

Ibu Kota Negara

:

Kingston

Bentuk Negara

:

Persemakmuran Inggris

Kepala Negara

:

Ratu Elizabeth II

Wakil Kepala Negara

:

Gubernur Jenderal Sir. Patrick Linton Allen (sejak 26 Februari 2009)

Kepala Pemerintahan

:

Perdana Menteri Andrew Holness, ON, MP  

(sejak 3 Maret 2016)

Menteri Luar Negeri 

:

Kamina Elizabeth Johnson Smith 

(sejak Maret 2016)

Hari Nasional

:

6 Agustus (1962, kemerdekaan dari Inggris)

Letak Geografis

:

Kepulauan yang terletak di perairan Karibia, sebelah selatan Kuba

Luas Wilayah

:

10.991 Km2

Wilayah/Propinsi

:

14 wilayah/parishes: Clarendon, Hanover, Kingston, Manchester, Portland, Saint Andrew, Saint Ann, Saint Catherine, Saint Elizabeth, Saint James, Saint Mary, Saint Thomas, Trelawny, Westmoreland (CIA Fact Book)

Iklim

:

Tropis sepanjang tahun

Jumlah Penduduk

:

2.721.252 (est 2013, World Bank)        

Pertumbuhan Penduduk

:

0% (est 2014, World Bank)

Bahasa Nasional

:

Inggris

Kelompok Etnis

:

Kulit hitam 92,1%, campuran 6,1%, keturunan India 0,8%, lain-lain 1,1% (est 2011, CIA Fact Book.)

Agama

:

Protestan (Seventh-Day Adventist; Pantecostal; Other Church of God; Baptist; New Testament Church of God; Church of God in Jamaica; Church of God of Prophecy; Anglican) dan Katolik Roma

Ekonomi

 

 

Mata Uang

:

Jamaican Dollar (1USD =114.96 JMD) (April , 2015)

GDP (PPP Current International)

:

USD 24.14 billion (est 2013, World Bank)

GDP Growth

:

1.2 % (est 2013, World Bank)

GDP Perkapita (PPP Current International)

:

USD8,892 (est. 2013, World Bank)

Komposisi GDP Per Sektor

:

Pertanian: 6.9% ; Industri : 20,5% ; Jasa: 72,6% (est 2013, World Bank)

Produk Industri

:

tourism, bauxite/alumina, agro processing, light manufactures, rum, cement, metal, paper, chemical products, telecommunications

Produk Pertanian

:

sugarcane, bananas, coffee, citrus, yams, ackees, vegetables; poultry, goats, milk; shellfish

Nilai Ekspor

:

US$1,497 miliar (est 2014, CIA Fact Book)

Nilai Impor

:

US$5,153 miliar (est 2014, CIA Fact Book)

Komoditi Ekspor

:

alumina, bauxite, sugar, rum, coffee, yams, beverages, chemicals, wearing apparel, mineral fuels

Komoditi Impor

:

food and other consumer goods, industrial supplies, fuel, parts and accessories of capital goods, machinery and transport equipment, construction materials

Mitra Ekspor

:

Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Inggris, Federasi Rusia, Islandia, Slovenia, Perancis, Cina, Venezuela (SIJ, 2014)

Mitra Impor

:

Amerika Serikat, Venezuela, Trinidad dan Tobago, Cina, Meksiko, Jepang, Kanada (SIJ, 2014)

Sumber Daya Alam

:

bauxite, gypsum, limestone (CIA Fact Book)

Akses masuk

:

Discovery Bay (Port Rhoades), Kingston, Montego Bay, Port Antonio, Port Esquivel, Port Kaiser, Rocky Point (CIA Fact Book)

 

B. PERKEMBANGAN POLITIK

 

        1.  Pemilu terakhir di Jamaika telah dimenangkan oleh People’s National Party (PNP) yang mengalahkan Jamaica Labour Party (JLP). Kemenangan PNP telah membawa Portia Simpson Miller menjadi Perdana Menteri yang dilantik sejak tanggal 5 Januari 2012. Dari sisi legislatif, PNP juga mendapat dukungan yang luas masyarakat Jamaika yang tercermin dari komposisi anggota Parlemen Bahamas dimana PNP mendapatkan 41 dari 63 kursi. PM Simpson Miller telah menunjuk Arnold Nicholson, sebagai Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri.

 

      2. Kebijakan utama PM Simpson Miller adalah memperbaiki kondisi ekonomi dalam negeri dengan menerapkan kebijakan market-friendly untuk mengurangi angka pengangguran (12,8% pada tahun 2011) dan angka kriminalitas (22% pada tahun 2010) yang cukup tinggi. Hal serupa tercermin dalam kebijakan luar negeri Jamaika yang fokus pada pemberantasan obat bius ilegal dan memperkuat hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat sebagai salah satu mitra utama perdagangan Jamaika.

 

        3. Dalam tataran regional, Jamaika memiliki kepentingan untuk memperkuat integrasi kawasan Karibia. Saat ini Jamaika menjadi anggota pada beberapa organisasi internasional kawasan seperti Caribbean Community (CARICOM), Community of Latin American and Caribbean States (CELAC), Organization of American States (OAS), African Caribbean and Pacific Group of States (ACP) dan Petrocaribe.

 

         4.      Dalam konteks multilateral, Jamaika merupakan anggota dari Gerakan Non-Blok (GNB) dan Kelompok 77 + Cina.

 

   C. PERKEMBANGAN EKONOMI

 

1.  Potensi perekonomian yang besar karena kedekatan geografis dengan Amerika Serikat dan kanal Panama, potensi kekayaan bahan tambang seperti aluminium dan bauksit, potensi di sektor pertanian khususnya komoditas tebu dan pisang serta potensi sebagai salah satu tujuan wisata belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk menjadikan Jamaika sebagai Negara maju di kawasan Karibia.

 

2.  Bank Dunia pada tahun 2014 menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, pertumbuhan real per capita GDP Jamaika hanya sebesar 1%, yang menjadikan Jamaika sebagai salah satu Negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi paling lambat di dunia. Meskipun pelabuhan laut Kingston merupakan salah satu pelabuhan laut utama di kawasan Karibia dan Amerika Latin, namun demikian dalam kenyataannya perekonomian Jamaika mengalami kendala pertumbuhan ekonomi yang lambat, tingginya hutang publik dan rentan terhadap guncangan dari luar. Debt to GDP ratio mencapai lebih dari 100% sejak tahun 2001 dan bahkan pada tahun 2012 mencapai 140%. Hal ini menjadikan pembayaran bunga hutang menjadi komponen terbesar dari pengeluaran pemerintah dan menyebabkan pemerintah tidak dapat melakukan investasi atau program pembangunan ekonomi yang dibutuhkan.

 

3.  Untuk mengatasi tingginya hutang pemerintah pada awal tahun 2010, Pemerintah Jamaika meluncurkan inisiatif Jamaican Debt Exchange (JDX) untuk merestrukturisasi hutang domestik dan menjalin kerjasama dengan International Monetary Fund (IMF) terkait pinjaman sebesar USD 1,27 miliar untuk pemulihan ekonomi. Namun demikian kerja sama ini terhenti ketika baru berjalan sekitar 1 tahun dikarenakan keberatan IMF atas kebijakan Pemerintah Jamaika untuk membayarkan selisih gaji pegawai pemerintah yang dibekukan sebagaimana isi kesepakatan antara IMF-Pemerintah Jamaika.

 

4.   Semenjak kepemimpinannya pada Januari 2012, pemerintahan Perdana Menteri Portia Miller Simpson memfokuskan kepada reformasi ekonomi khususnya untuk menciptakan stabilitas perekonomian, mengurangi hutang, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan ekonomi (resilience). Salah satu kebijakan PM Simpson adalah melakukan negosiasi dengan IMF untuk kembali mendapatkan bantuan keuangan. Negosiasi ini menghasilkan kesepakatan kerja sama Extended Fund Facility (EFF) dengan IMF selama 4 tahun (1 Mei 2013-30 April 2017) dengan total nilai bantuan sebesar USD 932 juta. Untuk melengkapi paket bantuan dari IMF, untuk periode yang sama Bank Dunia dan the Inter-American Development Bank (IDB) juga mengalokasikan dana masing-masing sebesar USD 510 juta kepada Pemerintah Jamaika. Sementara itu lembaga keuangan lainnya yaitu the International Finance Corporation (IFC) dan Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) akan tetap mendukung perkembangan sektor swasta di Jamaika.

 

5.   Setelah sebelumnya mengalami pertumbuhan perekonomian negatif selama 3 tahun masa krisis ekonomi global tahun 2008-2010, bantuan pendanaan dari lembaga keuangan multilateral seperti IMF berhasil mendorong Jamaika mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 1,7% (2011), 0,72% (2012), 1,27% (2013) dan sebesar 1,1% (2014).

 

 

    D. HUBUNGAN INDONESIA – JAMAIKA

 

   I.      Bidang Politik 

 

1.   Hubungan diplomatik RI - Jamaika secara resmi dibuka pada tanggal 17 Desember 1981 dengan ditandatanganinya Komunike Bersama Pembukaan Hubungan Diplomatik pada tingkat Kedutaan Besar. Sesuai dengan SK Menlu No. SK.06/A/OT/VI/2004/01 tanggal 1 Juni 2004, Jamaika secara administratif masuk dalam akreditasi KBRI Havana. Dubes Indonesia untuk Jamaika saat ini dijabat oleh Bapak Alfred T. Palembangan yang berkedudukan di Havana. Untuk membantu menjalankan aktivitas di Jamaika, Dubes Alfred dibantu oleh seorang Konsul Kehormatan yang berkedudukan di Kingston. 

 

2.  Hubungan diplomatik di tingkat multilateral ditandai oleh kesepakatan saling mendukung terhadap kepentingan masing-masing negara di berbagai organisasi internasional. Indonesia dan Jamaika merupakan anggota dari Gerakan Non-Blok dan Kelompok 77 + Cina.

 

3.  Selama ini Indonesia dan Jamaika telah mengadakan pertemuan Komisi Bersama sebanyak dua kali. Pertemuan Komisi Bersama yang Pertama diadakan di Kingston pada tanggal 31 Maret – 1 April 2003 dan Pertemuan Kedua diadakan di Jakarta pada tanggal 27-28 November 2007.

 

 II.        BIDANG EKONOMI

 

1.   Nilai total perdagangan dengan Jamaika menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir dari USD 11,95 juta menjadi USD 17,71 juta. Dimana nilai ekspor Indonesia meningkat dari USD 11,02 juta mejadi USD 15,43 juta. Produk ekspor utama Indonesia ke Jamaika periode 2012-2014 antara lain adalah produk minyak kelapa sawit, rempah-rempah, produk sabun dan produk furniture. Sementara produk impor utama Indonesia dari Jamaika, antara lain adalah limbah besi dan aluminium, produk kertas, dan suku cadang kendaraan.

 

2.  Untuk periode tahun berjalan Januari-April 2015, total nilai perdagangan bilateral mencapai US$ 4,8 juta, atau menurun sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar US$ 5,6 juta. Namun demikian, Indonesia masih mendapatkan surplus perdagangan sebesar US$ 4,2 juta (Ekspor: US$ 4,5 juta dan Impor: US$ 300 ribu)

  

NERACA PERDAGANGAN

Indonesia – Jamaika

Periode 2010-2015

(dalam ribu USD)

 

 

Uraian

2010

2011

2012

2013

2014

Trend(%) 2010-2014

Jan-Apr

Perub.(%) 2015/2014

2014

2015

TOTAL PERDAGANGAN

9.463,2

13.402,9

11.957,9

17.386,1

17.709,1

16,34

5.601,7

4.817,4

-14,00

MIGAS

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

0,00

0,0

0,0

0,00

NON MIGAS

9.463,2

13.402,9

11.957,9

17.386,1

17.709,1

16,34

5.601,7

4.817,4

-14,00

EKSPOR

8.962,3

11.939,7

11.026,7

16.879,8

15.434,5

15,41

5.294,4

4.496,3

-15,07

MIGAS

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

0,00

0,0

0,0

0,00

NON MIGAS

8.962,3

11.939,7

11.026,7

16.879,8

15.434,5

15,41

5.294,4

4.496,3

-15,07

IMPOR

501,0

1.463,2

931,2

506,3

2.274,6

21,71

307,3

321,2

4,52

MIGAS

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

0,00

0,0

0,0

0,00

NON MIGAS

501,0

1.463,2

931,2

506,3

2.274,6

21,71

307,3

321,2

4,52

NERACA PERDAGANGAN

8.461,3

10.476,5

10.095,5

16.373,5

13.160,0

14,22

4.987,2

4.175,1

-16,28

MIGAS

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

0,00

0,0

0,0

0,00

NON MIGAS

8.461,3

10.476,5

10.095,5

16.373,5

13.160,0

14,22

4.987,2

4.175,1

-16,28

 

Sumber: Kementerian Perdagangan

 

 

III. SOSIAL BUDAYA

 

Hubungan bilateral di bidang penerangan, sosial dan budaya antara Indonesia dengan Jamaika belum dilandasi oleh suatu Persetujuan Kebudayaan. Selama ini, hubungan kedua negara lebih banyak dilakukan dalam bentuk pemberian bantuan kemanusiaan dari Indonesia kepada Jamaika sebagai salah satu negara yang rentan terhadap bencana badai.

   

E. SUSUNAN KABINET

NEGARA JAMAIKA

 

I.              MENTERI

Perdana Menteri

Menteri Pertahanan

Menteri Pertumbuhan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

:The Most Honorable Andrew Holness, ON, MP 
Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri:Senator Honourable Kamina Elizabeth Johnson Smith (since 2016)
Minister without Portfolio, Kantor  Perdana Menteri:Honorable Dr. Horace Anthony Chang, MP
Minister without Portfolio, Kantor  Perdana Menteri:Honorable Dr. Daryl Wesley Phillip Vaz, MP
Minister without Portfolio, Kantor  Perdana Menteri:Honorable Derrick Smith, CD, MP
Menteri Pendidikan, Pemuda dan Informasi:Senator Honorable Ruel Bankroft Reid, CD
Menteri Keuangan dan Pelayanan Publik:Honourable Audley Fitz –Albert Shaw, CD, MP
Menteri Kesehatan:Dr. Honorable Christopher Charles Tufton, MP
Menteri Perindustrian, Perdagangan dan Pertanian:Honorable Karl Samuda , CD, MP
Minister without Portfolio, Departemen Perindustrian, Perdagangan dan Pertanian:Honorable William James Charles Hutchinson, MP
Menteri Kehakiman:Honorable Delroy Aubyn Chuck , MP
Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial:Honorable Shahine Elizabeth Robinson, MP
Menteri Energi, Sains dan Teknologi:Dr. Honorable Andrew O'Brian Wheatley, MP
Menteri Keamanan Nasional:Honorable Robert Montague, MP
Menteri Pariwisata:Honorable Edmund Curtis Bartlett, CD, MP
Menteri Transportasi dan Pertambangan:Honorable Lester Michael Henry, CD, MP
Menteri Kebudayaan, Urusan Gender, Hiburan dan Olahraga:Honorable Olivia Atavia Grange, CD, MP
Menteri Pemerintahan Lokal:Honorable Desmond McKenzie, CD, MP

 

II.            MENTERI NEGARA

 Menteri Negara, Kementerian  Keuangan dan Pelayanan Publik:Honorable Fayval Williams, MP
Menteri Negara, Kementerian Keamanan Nasional:Senator terhormat Pearnel Charles Jr
Menteri Negara, Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Informasi:Honorable Floyd Hijau, MP
Menteri Negara, Kementerian Keuangan dan Pelayanan Publik:Honorable Rudyard Spencer, CD, MP


 

Jaksa Agung:Ibu Marlene Patricia Malahoo Forte, MP

 

​ 


As of April 2016