Ceramah tentang prospek pasar Indonesia pada acara Diners Club

2/3/2012

 
Pada hari Kamis tanggal 2 Februari 2012 Duta Besar Ri Zimbabwe Eddy Poerwana telah memberikan ceramah di depan anggota Diners Club mengenai  Indonesia.  Diners Club adalah sebuah perkumpulan pengusaha-pengusaha kelas atas Zimbabwe yang  anggota-anggotanya terdiri  dari mayoritas pengusaha-pengusaha  kulit putih  Zimbabwe.  Terdapat juga sejumlah kecil pengusaha-pengusaha  kelas menengah  lokal Zimbabwe.   Hampir semua pengusaha tersebut mempunyai usaha di berbagai bidang yang meliputi export komoditi dan produk-produk manufaktur  Zimbabwe dan import komoditi dan produk-produk manufaktur  dari berbagai negara  ke Zimbabwe.
 
 
Bapak Dubes Eddy Poerwana terlihat dalam perbincangan serius dengan Dubes Jerman, H.E. Mr. Hans-Guenter Hermann Gnodtke yang hadir pada acara tersebut.

Undangan untuk berbicara di depan  pengusaha-pengusaha cream de cream Zimbabwe ini sebenarnya sudah diajukan tahun 2011 yang lalu namun baru dapat dipenuhi  tanggal 2 Februari  2012 karena berbagai kegiatan di kedua fihak.
 
 

Dalam menjawab setiap pertanyaan peserta, Bapak Dubes memberikan ulasan dari berbagai sudut yang membuat jawaban beliau sangat luwes dan mudah diterima
 
Dalam kesempatan tersebut Dubes RI  hampir satu jam menyampaikan penjelasan panjang lebar mengenai berbagai aspek tentang Indonesia dari segi geografis, demografis, politik dan ekonomi serta sosial budaya.  Dari segi ekonomi ditegaskan banyak terdapat potensi;  baik hasil-hasil  sumber alam, manufaktur dan kemampuan dunia usaha   di Indonesia dan Zimbabwe yang dapat dijajagi dan dikembangkan sebagai modal untuk pengembangan dan peningkatan hubungan ekonomi yang meliputi investasi dan perdagangan di masa mendatang.
 

 
 
Setelah  presentasi  yang seluruhnya  dilakukan  secara  instan  dan  lisan tanpa teks itu,  dilakukan tanya-jawab.   Berbagai pertanyaan seputar  keadaan ekonomi,  politik  dan  politik luar negeri  Indonesia  diajukan  oleh  hadirin.    Diperoleh kesan bahwa para pengusaha yang sebagian sudah senior ini, dan banyak pengalaman dalam dunia usaha; banyak yang belum memahami secara baik mengenai Indonesia.  
 
Hal ini disebabkan karena dalam menjalankan usaha mereka , mereka lebih banyak dan terbiasa berhubungan dagang dan investasi dengan pengusaha-pengusaha  dari India, Malaysia, Cina dan Thailand (dari benua Asia) dan negara negara Eropa.

Dalam kata kata penutup Presiden  dan  Diners Club mengatakan sangat gembira dan merasakan manfaat  yang  besar dari  diskusi  tersebut  karena  selama ini sejak  adanya KBRI  di Zimbabwe belum pernah  ada Duta besar RI di Zimbabwe  yang  berbicara di depan  Diners Club  ini yang sudah berdiri sejak tahun 1950.
 
+++
Foto dokumentasi : www.facebook.com/pwkharare