Zimbabwe International Trade Fair (ZITF) 2013

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam rangka mempromosikan produksi dan kepariwisataan Indonesia di Zimbabwe, pada tanggal 23-27 April 2013 bertempat di Provinsi Buloyawo, KBRI Harare telah berpartisipasi dalam kegiatan promosi perdagangan dan kepariwisataan dalam acara Zimbabwe International Trade Fair (ZITF) 2013. Keunikan ZITF pada setiap acara resmi pembukaan dilakukan oleh Kepala Negara/Presiden dari negara sahabat. Untuk tahun 2013 ini Presiden Republik Malawi Joyce Banda didampingi oleh Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe mendapat kesempatan membuka ZITF.

zitf01.jpg
Dubes RI Eddy Poerwana tampak sedang berbicang-bincang dengan Hon. Dr. Herbert Murerwa, Menteri Pertanahan dan Pemukiman Pedesaan yang mengunjungi stan KBRI Harare.
 
Kegiatan ZITF merupakan acara tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Zimbabwe bekerjasama dengan Kadin setempat pada setiap bulan April sebagai ajang promosi tingkat internasional dalam hal perdagangan dan kepariwisataan di Zimbabwe. Untuk tahun 2013 ini kegiatan tersebut diikuti oleh 549 local exhibitor dan 206 foreign exhibitor  dari 14 negara yaitu: 7 negara dari wilayah Afrika (Botswana, Kenya, Malawi, Mozambique, Namimbia, Afrika Selatan, Zambia), dan 7 negara diluar Afrika (Brazil, RRC, Jerman, Itali, Pakistan, Polandia, Indonesia). Kegiatan ZITF disamping dihadiri oleh kalangan lokal setempat, ZITF dihadiri juga oleh pengujung yang berasal dari berbagai negara seperti Anggola, Botswana, RRC, DRC, Jerman, Irak, Kenya, Malawi, Namimbia, Nigeria, Polandia, Afrika Selatan, Swaziland, Tanzania, Amerika Serikat, Zambia dan Indonesia.

 

zitf02.jpg
Bersama para wartawan dari harian Chronicle

 

Untuk tahun ini KBRI Harare memperkenalkan produk Indonesia berupa seperangkat alat musik (drum, gitar, dan bass) bermotif batik yang dibuat oleh pengrajin Indonesia asal kota Solo dengan label Sentana Art yang mendapatkan banyak perhatian para pengujung ZITF karena keunikannya, disamping itu ditampilkan pula produk pakaian batik yang juga banyak menarik perhatian dan banyak yang ingin memilikinya karena dianggap memiliki karisma seperti yang sering dipakai oleh Nelson Mandela, persiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan, serta produk kosmetik Indonesia.

 
Disela-sela kegiatan ZITF, Dubes RI diwawancarai oleh wartawan Chronicle yang merupakan harian terbesar di wilayah provinsi Bulowayo untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang keikut sertaan Indonesia. Dalam kesempatan tersebut Dubes RI menyampaikan antara lain bahwa tujuan keikut sertaan Indonesia dalam ZITF disamping untuk mempromosikan barang-barang produksi dan kepariwisataan Indonesia, juga bertujuan untuk mengundang para pengusaha Zimbabwe untuk dapat hadir dalam kegiatan Trade Expo yang dilaksanakan di Jakarta pada bulan Oktober 2013 (doc/rtf).

Sumber : Tubagus M. Nafia, Laksi Politik & Protokol, album lengkap : www.facebook.com/pwkharare

?