”Indonesia Tourism: Opportunity for Zimbabwe”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 26 Juni 2013, Duta Besar Republik Indonesia Bapak Eddy Poerwana beserta PF Fungsi Penerangan Sosial Budaya diundang untuk menjadi pembicara pada Workshop bertema pariwisata, adapun tema dari workshop tersebut adalah ”Indonesia Tourism: Opportunity for Zimbabwe”.
Workshop dihadiri oleh para jajaran tinggi ZTA diantaranya Chief Executif, Head for China, Asia Pacific dan Asia Marketing Executive serta staff marketing ZTA yang juga merupakan Miss Zimbabwe 2008, dan pernah belajar di Bandung selama 3 tahun ( mengkuti program Beasiswa KNB) serta sebagian besar peserta workshop adalah para pelaku bisnis khususnya yang terkait dengan dunia pariwisata.
Adapun maksud diadakannya workshop ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan  informasi kepada Masyarakat Zimbabwe mengenai Indonesia secara umum dan menyeluruh serta hal-hal yang terkait dengan pariwisata dan hospitality khususnya. Workshop didahului dengan sambutan oleh Executive Director Destination Marketing, Ms. Mary Anne Situma, Pada sambutannya ybs menyatakan bahwa hal ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk kedua negara agar saling mengetahui dan menggali potensi masing-masing khususnya yang bergerak dalam dunia perhotelan, biro perjalanan, dll.
Adapun isi presentasi kami membahas  tentang Indonesia baik dari segi geografis, Sumber daya alam serta potensinya, sosial budaya maupun keunikan-keunikan yang dimilikinya kami juga menampilkan tentang data-data  maupun statistik kepariwisataan Indonesia dari tahun ke tahun.Setelah presentasi berakhir diikuti sesi  tanya jawab, pada sesi ini ini terlihat animo dan rasa ingin tahun para peserta yang cukup besar dalam bertanya ,yang ingin mengetahui dan menggali Indonesia lebih dalam lagi dalam segala aspek. Pada sesi ini terjadi juga pertukaran pendapat dan opini menyangkut UNWTO, beberapa tour Operator mengungkapkan keinginan mereka untuk bertemu dengan delegasi dari Indonesia, sekiranya ada kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan peluang kerjasama dengan tour operator dari Indonesia.

?