Sumbangan buku-buku untuk Women's University In Africa

9/11/2012

 

Pada hari Senin tanggal 10 September 2012 Duta Besar RI Harare Eddy Poerwana telah menyerahkan sejumlah buku novel dan text-book pribadinya  ke Women’s University In Africa (WUA) di Harare. Penyerahan sumbangan buku-buku tersebut  dilakukan di Gedung Perpustakaan Universitas dan diterima langsung oleh Pro Vice Chancellor WUA  Prof.  Charles Nherera  Ikut  mendampingi  Duta Besar Pelaksana Fungsi  Pensosbud  KBRI Harare, Rita Simbollongi dan Sekpri Dubes,  Tachsin Fernandi.

Bapak Duta Besar Eddy Poerwana didampingi oleh Prof. Nherera terlihat sedang diwawancarai oleh wartawati koran harian Daily News berkenaan dengan sumbangan buku-buku tersebut

Pemberian buku-buku  tersebut  adalah merupakan  janji Duta Besar  ketika dalam bulan Juli 2012  yang lalu bersama-sama dengan  Delegasi  Guru  Besar  Institut  Sebelas Nopember (ITS)  melakukan kunjungan ke WUA dalam rangka penjajagan kerjasama  pendidikan.

Dalam pembicaraan dengan pimpinan perpustakaan WUA kepada Duta Besar saat itu ditanyakan kemungkinan diberikannya sumbangan buku oleh KBRI Harare atau Pemerintah R.I. Duta Besar menjelaskan kalau menyangkut buku-buku untuk perkuliahan kemungkinan harus melalui proses yang panjang karena menyangkut biaya yang cukup besar.

Duta Besar mengatakan  bahwa inisiatif ini untuk  sementara waktu sebagai token of friendship, Duta Besar dapat menyumbangkan buku-buku Novel  yang ternyata disambut dengan antusias  karena memang para mahasiswa  banyak yang mencari buku-buku novel.  Hal ini mengingat buku-buku novel sangat mahal di Zimbabwe dan  juga  kalau mau dipenuhi oleh University;  pengadaan buku-buku tersebut bukan merupakan prioritas.

Seperti pernah dilaporkan sebelumnya,  pada bulan Juli 2012  ITS  atas  prakarsa  KBRI Harare,  sebuah Tim Kecil ITS dipimpin oleh  Prof. Dr. Ir. Budi Santosa telah melakukan kunjungan ke Univesitas Zimbabwe,  WUA  dan Harare Institute of Technology guna melakukan saling pengenalan dan penjajagan kerjasama.  Sebagai  kelanjutan kunjungan tersebut  saat ini  terdapat dua wanita Warga Negara Zimbabwe  yang  sejak  bulan Agustus 2012  berada  di ITS untuk melakukan studi S2  dengan bea siswa KTNB dan ITS sendiri.

Dalam sambutannya Duta Besar mengatakan bahwa pemberian sumbangan tersebut walaupun merupakan koleksi pribadi  hendaknya  tetap dipandang  sebagai sumbangan dari pemerintah dan bangsa Indonesia  sebagai bentuk penghargaan  terhadap adanya WUA ini.   Di Indonesia sendiri tidak ada suatu universitas yang mengkhususkan diri untuk kaum wanita.

Di lain pihak Pro Vice Chancellor WUA  Prof.  Charles Nherera  mengatakan bahwa sumbangan buku dari koleksi pribadi tersebut merupakan penghargaan dan penghormatan yang sangat tinggi bagi WUA.  Buku apapun wujudnya, seperti halnya buku-buku novel, walaupun bukan merupakan text-book untuk keperluan kuliah tetap berharga.  Sebagai sarana belajar  “through books, whatever books they are, we can learn a lot of things,”  kata Prof. Nherera. 

 

Sebagian buku-buku yang telah disumbangkan oleh Bapak Duta Besar untuk perpustakaan WUA

Buku-buku yang disumbangkan antara lain adalah buku buku karya Jeffrey Archer, James Patterson, Laura Joh Rowland, David Baladachi  “Hell’s corner” serta yang lainnya dan terdapat sebuah buku Novel berbahasa Indonesia berjudul “Nagabumi, Jurus Tanpa Bentuk I”, karangan Seno Gumira Ajidarma.

Maksud  diberikannya  buku novel  berbahasa  Indonesia tersebut adalah untuk memperkenalkan bahasa  Indonesia kepada  mahasiswa-mahasiswi Universitas Wanita  tersebut.

Sumber :  Laksi Pensosbud KBRI Harare, album foto : www.facebook.com/pwkharare