Produk Mayora, Indofood dan Ban Radar di Zimbabwe International Trade Fair 2016

KBRI Harare kembali ikut serta dalam Zimbabwe International Trade Fair (ZITF) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Zimbabwe mulai tanggal 26-30 April 2016 di Bulawayo. Keikutsertaan KBRI ini merupakan salah satu ajang promosi produk-produk Indonesia di Zimbabwe.

 

Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Zimbabwe, Antonius B.P. Nugroho, yang bertanggungjawab atas stand Indonesia di pameran ZITF menyampaikan bahwa tahun ini KBRI Harare membawa lebih banyak produk-produk Indonesia untuk dipamerkan. PT Indofood mengirimkan contoh produk-produk, mulai dari mi goreng, biskuit, makanan bayi, susu, hingga minyak goreng. Sedangkan PT Mayora memberikan contoh produk makanan seperti biskuit, kue kering, kopi dan permen. Selain itu, PT Lem Fox yang diwakili oleh distributor resminya di Zimbabwe juga ikut serta mempromosikan bermacam-macam produk lem, baik untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga. Produk lain yang sangat diminati adalah ban "Radar" yang sudah dipasarkan di Harare. KBRI juga menayangkan video mengenai profil beberapa perusahaan seperti PT Mayora, PT Indofood, PT Dirgantara Indonesia, PT. PAL, PT. Garuda Indonesia, PT, Kereta Api Indonesia, BKPM dll.

 

Selama pameran berlangsung, cukup banyak pengusaha dan masyarakat umum yang berkunjung ke stand Indonesia setiap harinya. Selain menanyakan mengenai barang-barang yang dipajang, juga menanyakan mengenai barang-barang yang ditampilkan dalam poster dan video, diantaranya yaitu benang, panel tenaga surya dan pesawat terbang. Para staf KBRI Harare yang menjaga stand Indonesia juga berusaha untuk menarik minat para pengunjung dengan menyebarkan brosur informasi dan memberikan penjelasan mengenai produk-produk Indonesia yang ada. Sebagian pengunjung juga menanyakan mengenai pariwisata di Indonesia serta beasiswa bagi para pelajar Zimbabwe.

 

Indonesia adalah salah satu dari 16 negara asing yang ikut serta dalam pameran ZITF. Berdasarkan informasi dari pihak penyelenggara, ZITF tahun ini menarik sebanyak 40% pengunjung lebih banyak dari tahun 2015. Diharapkan dengan keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini dapat menarik pengusaha Zimbabwe untuk melakukan perdagangan langsung dengan Indonesia dan tertarik untuk menghadiri Trade Expo Indonesia pada bulan Oktober 2016.​​