STAND INDONESIA DALAM VIETNAM EXPO 2013 MENYEDOT BANYAK PENGUNJUNG

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Vietnam International Trade Fair ke-23 - VIETNAM EXPO 2013 telah dilaksanakan pada tanggal 10-13 April 2013 dan diorganisasikan oleh Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam, Vietnam Trade Promotion Agency serta  VINEXAD – VIETNAM International Trade Fair and Advertising di Vietnam Exhibition Fair Center (VEFAC).

 
Terdapat peserta lebih dari 400 perusahaan dalam negeri Vietnam dan 17 peserta luar negeri yang berpartisipasi termasuk India, Belarus, kuba, Kamboja, Korea, Hongkong, Laos, Indonesia, Afrika Selatan, Russia, Nigeria, Ceko, Singapura, Slovakia, China.
 
KBRI Hanoi telah membantu tujuh perusahaan Indonesia untuk hadir pada pameran tersebut. Ketujuh perusahaan Indonesia tersebut adalah PT. Dragon Prima Farma (kosmetik), CV Bintang Jati Furniture (kerajinan kayu) , Artisan VII Handicrafts & Furniture, Kusuma Art (kerajinan), PT. Savindo Karya Perdana (batik dan asesoris), Sekawan Cosmetics dan SFG Accessories.
 
Stand Indonesia menempati gedung utama VEFAC, memamerkan aneka produk batik dan handicraft, produk kosmetik, asesoris serta produk kerajinan dari kayu. Stand Indonesia tersebut selalu dipadati para pengunjung Vietnam dari berbagai usia dan menarik banyak perhatian pengunjung. Animo masyarakat Vietnam terutama terhadap berbagai produk batik Indonesia sangat tinggi, karena produknya unik dan menarik, jahitannya yang rapi serta produk yang dipasarkan terjangkau harganya oleh sebagian besar pengunjung. Para pengunjung pria terutama menyukai hem batik, sedangkan wanitanya menyukai kain batik dan selendang. Pada hari pembukaan Expo tersebut, yang dihadiri oleh pejabat tinggi Vietnam dan kalangan diplomatik di Hanoi, barang-barang dari Indonesia juga menarik banyak perhatian dari kalangan diplomatik di Vietnam. Dubes Mayerfas, yang hadir dalam pembukaan pameran tersebut juga ikut menjelaskan dan mempromosikan produk-produk Indonesia yang dijual dalam pameran tersebut.
 
Melihat antusiasme yang tinggi dari pengunjung pada pameran, para pengusaha Indonesia yang ikut serta dalam pameran menyatakan keinginannya untuk kembali hadir pada Vietnam Expo berikutnya.Pangsa pasar Vietnam dilihat sangat potensial untuk menjadi target ekspor dari produk-produk Indonesia, terutama pakaian, produk kerajinan dan asesoris. Pada kesempatan tersebut, beberapa perusahaan Indonesia juga telah mendapatkan pesanan cukup besar dari importir Vietnam.
 
KBRI akan terus memanfaatkan berbagai sarana sebagai promosi produk-produk Indonesia, dan terus mengupayakan peningkatan nilai perdagangan Indonesia dan Vietnam serta meningkatkan dan memperluas ekspor komoditi Indonesia ke Vietnam.