RESEPSI DIPLOMATIK DENGAN KEHADIRAN MENKEU VIETNAM MERIAHKAN PERAYAAN HUT RI KE-70 DAN 60 TAHUN HUBUNGAN RI-VIETNAM

​​

Pada tanggal 30 September 2015, dalam rangka memperingati HUT RI ke-70 dan 60 tahun hubungan RI-Vietnam, KBRI Hanoi telah menyelenggarakan resepsi diplomatik di hotel Melia. Telah hadir sekitar 495 orang undangan yang terdiri dari pejabat perwakilan asing di Hanoi, pejabat Vietnam dari berbagai kementerian, lembaga, kalangan pengusaha, jurnalis dan friends of Indonesia di Vietnam serta masyarakat Indonesia di Hanoi dan sekitarnya. Ruangan tempat resepsi terasa bernuansa Indonesia, dengan hiasan ornamen produk Indonesia dan kain batik, serta hidangan khas Indonesia dengan menu buffet dan jajanan pasar.

 
   Kehadiran Menteri Keuangan Vietnam, H.E. Mr. Dinh Tien Dung, sebagaiGuest of Honour dalam resepsi diplomatik tersebut mencerminkan bahwa Indonesia merupakan mitra penting bagi Vietnam. Hal ini juga menandai kedekatan dan semakin eratnya hubungan kedua negara, terutama setelah pemimpin kedua negara menyepakati peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis.
 
   Dalam sambutannya pada resepsi diplomatik, Dubes RI menyampaikan perjalanan panjang selama 70 tahun yang telah dilalui Indonesia setelah diproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, dengan berbagai pencapaian signifikan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia. Dubes RI menyampaikan capaian Indonesia tersebut dengan diakuinya Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ke-3 di dunia, merupakan model dari masyarakat yang toleran dan terbuka. Selain itu Indonesia juga merupakan anggota G-20 dan telah masuk dalam one trillion dollar club. Indonesia juga merupakan negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN, memberikan kontribusi 40% dalam ekonomi ASEAN. Dalam hubungan bilateral RI-Vietnam, tahun 2015 merupakan tahun yang bersejarah bagi kedua bangsa menandai 60 tahun hubungan diplomatik RI-Vietnam. Kemitraan strategis yang telah terbentuk antara Indonesia dan Vietnam tidak hanya menunjukkan hubungan yang semakin matang antara kedua negara, namun juga telah menandai babak baru dalam hubungan kedua negara. Keeratan hubungan kedua negara telah terjalin sejak dari perjuangan melawan kolonialisme, hubungan persahabatan Presiden Sukarno dan Presiden Ho Chi Minh, yang berlanjut oleh pemimpin kedua negara sampai masa kini. Dengan kemitraan strategis Indonesia-Vietnam maka kepercayaan dan kerjasama antara kedua negara semakin ditingkatkan, yang akan membawa Indonesia dan Vietnam untuk bertumbuh bersama guna keuntungan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.
 
   Selanjutnya Menteri Keuangan Vietnam menyampaikan ucapan selamat atas hari ulang tahun ke-70 Republik Indonesia dan 60 tahun hubungan diplomatik Vietnam - Indonesia. Kelahiran Republik Indonesia 70 tahun yang lalu adalah peristiwa bersejarah. Hal tersebut merupakan hasil dari perjuangan tangguh rakyat Indonesia untuk kemerdekaan dan kebebasan. Vietnam dan Indonesia telah menikmati ikatan yang kuat dan sikap saling percaya. Indonesia dan Vietnam berbagi banyak kesamaan dan kepentingan bersama di kawasan. Vietnam dan Indonesia adalah dua negara Asia Tenggara pertama yang mendapatkan kemerdekaan. Dibangun oleh persahabatan yang direkat oleh dua pemimpin besar kedua negara, Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Sukarno dan dipelihara oleh generasi pemimpin dan rakyat kedua negara, Kemitraan Strategis Indonesia dan Vietnam akan terus membawa manfaat yang nyata bagi kedua negara. Indonesia merupakan salah satu investor ASEAN terkemuka di Vietnam dengan 41 proyek senilai lebih dari 382 juta USD. Selain promosi hubungan bilateral, Vietnam dan Indonesia juga memiliki tradisi bekerja sama di forum regional dan internasional, terutama dalam kerangka ASEAN, PBB, APEC, WTO dan ASEM. Vietnam sangat menghargai peran dan keterlibatan aktif dari Indonesia dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perdamaian, stabilitas, kerjasama dan pembangunan di wilayah tersebut.
 
   Dalam kesempatan resepsi tersebut juga telah dilakukan peluncuran secara resmi buku Indonesia-Vietnam: Kemitraan Strategis melalui penyerahan secara simbolis buku tersebut dari Dubes RI kepada kepada Menteri Keuangan Vietnam. Buku ini diluncurkan  sebagain bagian dari perayaan 60 tahun hubungan RI-Vietnam, hasil kolaborasi dari KBRI Hanoi dan The World and Vietnam Report  dari Kementerian Luar Negeri Vietnam. Buku ini dibuat dalam  bahasa Indonesia dan Bahasa Vietnam serta memuat hasil tulisan Menteri Luar Negeri kedua negara, berbagai pejabat tinggi Kementerian di Indonesia dan Vietnam, pengusaha dan kalangan bisnis, wakil dari Pemerintah Daerah, wakil dari sektor pendidikan serta tokoh masyarakat.
 
    Acara resepsi diplomatik semakin meriah dan memukau tamu undangan dengan penampilan tarian kolaborasi antara penari Indonesia dan penariVietnam Dance College. Tarian Saman mengawali acara resepsi dengan penampilan kolaborasi tersebut, yang memperoleh applaus panjang dari tamu yang hadir. Selanjutnya penari dari Vietnam Dance Collegemenampilkan tarian Suc song dai ngan / vitality on forests and mountains. Tarian etnik Vietnam tersebut dikemas secara kontemporer dan dinamis serta energik menambah keceriaan acara resepsi. Selanjutnya 8 orang mahasiswa Indonesia di Hanoi dan sekitarnya menampilkan lagu Tanah Airku. Penampilan budaya ditutup dengan tarian Lenggang Nyai kolaborasi artis Indonesia dan Vietnam, yang dengan keluwesan gerakan dan dinamika tarian telah menghibur para tamu yang hadir. Acara ditutup dengan menari bersama Poco Poco.
 
   Resepsi Diplomatik yang diadakan KBRI Hanoi tersebut menutup rangkaian acara perayaan HUT RI ke-70 di Hanoi, yang telah berlangsung dengan baik dan lancar. Sebelum acara resepsi diplomatik, pada bulan Agustus KBRI Hanoi telah menyelenggarakan berbagai acara perlombaan olahraga dan Family Day di Flamingo Dalai Resort. Selain partisipasi aktif masyarakat Indonesia, acara HUT RI tersebut mendapat perhatian dari kalangan pers Vietnam. Dubes RI juga telah membuat artikel khusus dalam menyambut HUT RI ke-70 yang telah dimuat di harian berbahasa Inggris terbesar Vietnam, yaitu Vietnam News pada tanggal 17 Agustus 2015.