Indonesia-Vietnam Sepakat Tingkatkan Kerjasama di Bidang Hukum

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Indonesia dan Vietnam sepakat untuk terus tingkatkan kerjasama di bidang hukum. Komitmen ini ditunjukan dengan ditandatanganinya Perjanjian Ektradisi dan Perjanjian Mutual Legal Assitance in Criminal Matters oleh Menteri Hukum dan HAM RI Amir Syamsudin dan Menlu Vietnam Pham Binh Minh usai pertemuan bilateral, serta disaksikan kedua Kepala Negara di Istana Merdeka sore ini (27/06).


“Kami menyadari baik Vietnam maupun Indonesia ingin bekerja sama secara tulus untuk memerangi kejahatan dan menegakkan keadilan yang berlaku di kedua negara, maupun di kawasan ini”, pungkas Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam konperensi pers di Istana Merdeka.

Pada kasus Laut Cina Selatan, Kedua Kepala Negara mengungkapkan keinginannya untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai dan tanpa kekerasan. "Kami sepakat agar semua permasalahan di Laut Timur/Laut China Selatan dapat diselesaikan sesuai dengan Hukum Internasional yang berlaku dan secara damai", ujar SBY.

Presiden SBY juga mengungkapkan bahwa kedua negara berkomitmen untuk terus melanjutkan apa yang telah disepakati di dalam Pertemuan ASEAN-Tiongkok serta akan terus mengusahakan gerak maju dari Declaration of Conduct of the Parties in South China Sea (DOC) menuju pembentukan suatu Code of Conduct (COC).

Bagi Vietnam sendiri, menurut Presiden Truong Tan Sang, Vietnam akan terus mendukung langkah yang telah digagas ASEAN dalam pembangunan rezim yang lebih baik di Laut China Selatan. 

"Kami mendukung hasil-hasil yang telah disepakati oleh ASEAN terkait Laut Timur, terutama melalui Six Point Principles yang digagas oleh Indonesia", ungkap Presiden Tan Sang. 

Penanganan tensi di Laut Timur, tambahnya, harus dilakukan secara damai, melakukan penahanan diri, dan tidak menggunakan Ancaman atau Kekerasan. 

Di bidang perdagangan, Presiden RI berjanji akan terus meningkatkan nilai perdagangan dengan Vietnam hingga 5 Milyar USD di tahun 2015. Hal ini tidak terlepas dari positifnya iklim perdagangan dan investasi antara kedua negara. 

Tercatat, volume perdagangan Indonesia-Vietnam pada tahun 2012 mencapai 4,87 milyar USD, meningkat dari tahun 2011 yang mencapai 4,7 milyar USD. Nilai investasi Indonesia pun tahun 2012 mencatatkan angka yang sangat besar yaitu 54,6 juta USD.

Masih terkait perdagangan, dalam kesempatan tersebut, RI-Vietnam juga telah menandatangani MoU on Agricultural Commodities Cooperation oleh Menteri Pertanian Suswono dan Menlu Vietnam Pham Binh Minh. 

"Bersama Vietnam, Indonesia akan mendalami dan meningkatkan kerjasama di bidang ketahanan pangan terutama beras", tutur Presiden SBY setelah penandatanganan MoU tersebut.

Kunjungan kenegaraan ke Indonesia ini merupakan yang pertama kalinya, bagi Presiden Truong Tan Sang sejak dilantiknya pada tanggal 25 Juli 2011. 

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam telah dirintis sejak tahun 1955. Hubungan bilateral ini kemudian menjadi semakin erat dengan dibentuknya kemitraan kompresehensif pada tahun 2003.