Stand Indonesia Dipadati Calon Wisatawan Pada Pameran ”Reisen Hamburg 2012”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pameran tersebut merupakan pameran pariwisata tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Februari selama lima hari (Rabu s/d Minggu), dan dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat Jerman, utamanya di Jerman bagian Utara, mengenai beragam destinasi wisata dan mengakomodasi minat mereka untuk memilih daerah tujuan wisata sebagai tempat berlibur. Hal ini terkait dengan tradisi masyarakat Jerman yang cukup konsumtif terhadap kebutuhan wisata, baik domestik maupun internasional. Para eksibitor yang turut serta berasal dari sekitar 70 negara dari seluruh penjuru dunia serta daerah-daerah di Jerman. Untuk kawasan Asia Tenggara selain Indonesia terdapat booth dari Thailand dan Vietnam. Sementara negara-negara Asia yang ikut berpartisipasi dalam pameran, antara lain : Cina, Jepang, Sri Lanka, India, Korea Selatan, dan Taiwan. Melalui booth yang dioperasikan oleh tour operator dan travel agen, para pengunjung dapat mencari informasi mengenai hampir setiap negara dari seluruh dunia yang tidak memiliki stan khusus. Secara keseluruhan jumlah peserta (exhibitor) pada pameran ini sebanyak 831 perusahaan, terdiri dari tour operator, travel agent, dinas pariwisata, maskapai penerbangan, operator kapal cruise dan industri perhotelan yang menawarkan berbagai produknya masing-masing. Dengan jumlah pengunjung sekitar 64.000 orang pada tahun 2012, pameran „Reisen Hamburg“ merupakan pameran pariwisata terbesar dan paling penting di wilayah kerja KJRI Hamburg. Dalam pameran ini, KJRI Hamburg telah menyewa 1 buah booth ukuran 18 m2 yang didekor secara menarik dengan pajangan standing banner ukuran 3,5 kali 2 meter menampilkan keindahan sejumlah destinasi wisata Indonesia. Selain itu, dipajang pula peta Indonesia dan tayangan visual mengenai keindahan panorama Nusantara, serta penyebaran brosur yang berisi informasi mengenai daerah-derah tujuan wisata di 6 provinsi, yakni : Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi serta brosur mengenai minat wisata khusus seperti diving, eko wisata serta wisata spa. Suasana Indonesia dilengkapi dengan alat-alat musik Gamelan Jawa serta payung-payung. Tour operator Airways Travel yang berkedudukan di Frankfurt telah mengisi booth KJRI Hamburg tersebut. Selama lima hari berturut-turut booth Indonesia selalu ramai dikunjungi para calon wisatawan yang tertarik untuk berlibur ke berbagai lokasi wisata di Indonesia. Alunan musik gamelan yang dimainkan oleh Kelompok Seni Margi Budoyo selama sangat membantu dalam menarik perhatian para pengunjung terhadap booth Indonesia. Dalam pameran ini KJRI Hamburg berhasil membagikan brosur dan leaflet sebanyak lebih dari 2500 eksemplar. Pada umumnya para pengunjung tertarik pada ekowisata di pulau Sumatra, Kalimantan dan Flores, wisata selam (diving) di Sulawesi, Bali dan Raja Ampat, serta obyek kebudayaan di pulau Jawa, Sulawesi dan Bali. Tercatat 52 kelompok calon wisatawan rata-rata terdiri dari 2 sampai 4 orang yang langsung memesan paket wisata yang ditawarkan oleh Airways Travel. Selain itu, sekitar 400 pengunjung sangat antusias menanyakan informasi mengenai tujuan wisata di Indonesia, penerbangan ke Indonesia, dan hotel-hotel yang terdapat di Indonesia. Selain Airways Travel (mitra kerjasama KJRI Hamburg), terdapat 27 booth dari tour operator lain pada pameran ini yang juga menjual paket perjalanan ke Indonesia, antara lain perusahaan besar seperti : Djoser Reisen GmbH dari Köln, Explorer Fernreisen dari Düsseldorf, FTI dari München, Gebeco dari Kiel, Hamburg Süd Reiseagentur dari Hamburg, Hapag-Lloyd Kreuzfahrten dari Hamburg, Marco Polo Reisen dari München, dan STA Travel London. Jerman merupakan salah satu pasar wisata yang potensial bagi Indonesia dengan capaian total kunjungan ke Indonesia pada tahun 2011 sebanyak 141.883 wisatawan. Pertumbuhan pariwisata Indonesia pada tahun 2011 cukup positif dengan jumlah wisman meningkat lebih dari 9 persen. Perkembangan tersebut diharapkan bisa dilanjutkan pada tahun 2012, sehingga jumlah wisatawan Jerman yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 2012 cenderung akan naik. Wisatawan Jerman merupakan target group yang sangat penting untuk Indonesia, mengingat pada umumnya wisatawan Jerman merupakan high-spending-tourist dengan lama menginap rata-rata 13 hari dan pengeluaran mereka rata-rata sekitar US$ 1.496 per orang, sedangkan wisatawan lainnya hanya mengeluarkan rata-rata sekitar US$ 1085. Terkait hal tersebut, Konjen RI Hamburg M. Estella Anwar Bey mengatakan bahwa potensi untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan Jerman ke Indonesia masih terbuka lebar, untuk itu upaya mempromosikan pariwisata Indonesia di Jerman perlu terus dilaksanakan secara berkesinambungan. “Untuk pertama kalinya KJRI Hamburg berpartisipasi dalam pameran pariwisata ini dan langsung mendapat sambutan yang baik terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi stand Indonesia. Melalui kegiatan pameran ini diharapkan akan semakin banyak wisatawan Jerman yang berkunjung ke Indonesia,“ ujar Konjen RI Hamburg. (and)