SD Al-Ikhlas Jakarta tampil pada Festival Tari Rakyat Internasional di Ribnitz-Damgarten, Jerman

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesia yang diwakili oleh SD Al-Ikhlas Jakarta, untuk pertama kalinya turut serta dalam acara festival tari rakyat Internasional ke-23 (23. Internationales Folkloretanzfest). Acara yang diselenggatakan oleh Persatuan Pemuda Jerman (Jugendbund Deutscher Regenbogen) bekerjasama dengan Folklore-ensemble “Richard Wossidlo”, pimpinan Holger Hürtig. di buka pada tanggal 28 Juni 2012 oleh walikota Ribnitz-Damgarten Jurgen Borbe, Wakil Ketua Parlemen Mecklenburg-Vorpommern Silke Gajekt, dan dihadiri oleh Konjen RI Hamburg M. Estella Anwar Bey mewakili Dubes RI Berlin, serta sekitar 300 masyarakat Ribnitz-Damgarten. Dalam acara pembukaan tersebut, para pelajar dari kelas 4 - 6 SD Al-Ikhlas Jakarta tampil lincah memainkan peralatan musik angklung membawakan lagu Jerman berjudul “Wenn alle Brünnlein fliessen” dan Iagu Indonesia Pusaka, dilanjutkan dengan penyajian tari saman yang dibawakan dengan serempak sehingga mengundang decak kagum penonton yang memenuhi panggung pertunjukan di marktplatz Ribnitz-Damgarten. . . Konjen RI Hamburg yang menjadi tamu kehormatan dan tampil di atas panggung memberikan kata sambutannya bahwa pada tahun 2012 merupakan tahun ke-60 hubungan diplomatik Indonesia-Jerman. Diharapkan keikutsertaan Indonesia pada festival ini dapat memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat Ribnitz-Damgarten dan sekitarnya serta dapat lebih meningkatkan hubungan Indonesia-Jerman di berbagai bidang, terutama seni dan budaya. Sementara itu, Walikota Jürgen Borbe dan wakil ketua Parlemen, Silke Gajekt menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran wakil KJRI Hamburg dan keikutsertaan Indonesia pada acara festival tersebut. Internationales Folkloretanzfest 2012 akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 28 Juni s.d 1 Juli 2012, yang diikuti diikuti oleh 6 negara yaitu Turki, Ukraina, China, Bulgaria, Jerman dan Indonesia. Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa 61 kelompok tari dari 16 negara telah mengikuti seleksi awal dan hanya 6 kelompok tari dari 6 negara termasuk Indonesia yang terpilih untuk ikut dalam festival tersebut. Pemenang festival akan mendapatkan dua penghargaan yaitu dari juri maupun dari masyarakat yang diumumkan tanggal 1 Juli 2012.