Perhiasan Indonesia tampil dalam pameran Mineralien Hamburg

Beragam produk perhiasan dan bebatuan Indonesia ditampilkan dalam pameran Mineralien Hamburg yang berlangsung di Hamburg Messe, tanggal 4-6 Desember 2015. Dengan mengusung tema “Cahaya dari Timur” (Radiance of the East),untaian perhiasan maupun bebatuan yang dihasilkan dari berbagai tempat di Indonesia telah menarik perhatian pengunjung internasional yang memadati pameran mineral terbesar di Eropa Utara dan sekaligus merupakan pameran mineral terbesar ke-4 dunia.

 

Ragam perhiasan Indonesia tersebut dipromosikan oleh pengusaha perhiasan dan bebatuan Indonesia yang telah lama bermukim di Jerman, Endang H. Little, dengan dukungan dari KJRI Hamburg. Bahan baku produk perhiasan yang dihasilkannya berasal dari tempat-tempat eksotis Indonesia yang sudah mendunia, seperti mutiara Maluku, perak Bali maupun giok Sumatera. Selama 3 hari keikusertaan dalam pameran yang setiap harinya berlangsung dari pukul 10.00 – 18.00, stand Indonesia didatangi oleh para pengunjung yang mencari aksesoris khas Indonesia, baik yang akan dipergunakan sendiri untuk sehari-hari maupun sebagai hadiah Natal kepada orang-orang terdekat menjelang perayaan Hari Natal 2015. Dengan varian produk perhiasan yang eksklusif maupun praktis dan sesuai fungsi, berbagai jenis perhiasan dan bebatuan yang ditawarkan di standIndonesia diminati para pengunjung asing dari berbagai kalangan.

 

Pameran Mineralien diselenggarakan setiap tahun dan pada tahun 2015 ini telah berlangsung untuk ke-38 kalinya. Sekitar 362exhibitor dari 36 negara berpartisipasi sebagai peserta pameran yang menampilkan mineral, fosil, batu mulia mentah dan olahan, perhiasan dan aksesoris lainnya. Selain Indonesia, para peserta berasal dari Asia (Jepang, India, Pakistan, Nepal, China, Sri Lanka, Afghanistan, Thailand), Afrika (Maroko, Ghana, Senegal, Kongo, Zambia, Ethiopia, Madagaskar, Nigeria, Benin) Eropa (Lithuania, Jerman, Belanda, Hongaria, Inggris, Denmark, Italia, Swiss, Polandia, Spanyol, Belgia, Austria, Ceko, Perancis, Latvia) maupun Australia, Kanada, Amerika Serikat dan Amerika Latin (Peru).

 

Konjen RI Hamburg, Sylvia Arifin mengemukakan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam pameran Mineralien Hamburg sangat penting untuk mempromosikan produk-produk olahan Indonesia maupun batu mentah Indonesia. Sebagai salah satu negara penghasil barang tambang dunia, berbagai sumber daya alam Indonesia telah lama dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, baik untuk keperluan industri dan rumah tangga, bangunan maupun perhiasan. Oleh karena itu merupakan suatu hal yang membanggakan bahwa produk-produk Indonesia dapat turut meramaikan pameran Mineralien Hamburg dan bersaing dengan para pengusaha perhiasan maupun batu ternama dunia.

 

(Sumber: KJRI Hamburg)