Surat Keterangan

KJRI Guangzhou menerbitkan Surat Keterangan untuk berbagai keperluan yang akan digunakan baik di Indonesia maupun di RRT. Jenis-jenis Surat Keterangan yang diterbitkan oleh KJRI Guangzhou adalah sebagai berikut:

A. Surat Keterangan Nikah
Bagi WNI yang telah melangsungkan pernikahannya di RRT dan hendak mendaftarkan pernikahannya di Indonesia, KJRI akan menerbitkan Surat Keterangan Nikah yang diperlukan dalam proses pendaftaran pernikahan tersebut. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Salinan Akta Nikah yang dikeluarkan oleh Kantor Catatan Sipil RRT;

  2. Salinan paspor masing-masing suami dan isteri;

  3. Mengisi formulir

  4. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Nikah


B. Surat Keterangan Status Sipil

Surat Keterangan Status Sipil adalah surat yang menerangkan dan menyatakan status perkawinan seseorang (lajang/ kawin/ duda/ janda) yang dibutuhkan sebagai prasyarat untuk melangsungkan pernikahan di RRT. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Surat Keterangan Status Perkawinan yang diterbitkan oleh KUA atau Catatan Sipil di Indonesia tidak lebih dari 6 (enam) bulan dan telah dilegalisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kementerian Luar Negeri RI )*;

  2. Salinan paspor masing-masing pemohon dan pasangan;

  3. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini (jika diperlukan):

    • Akta Perceraian bagi yang telah bercerai;

    • Akta Kematian pasangan apabila pasangan sebelumnya telah meninggal.

  4. Mengisi formulir

  5. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Status Sipil


C. Surat Keterangan Perceraian

Surat Keterangan Perceraian adalah bukti pencatatan perceraian WNI di RRT yang diterbitkan oleh KJRI. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Salinan Akta Perceraian yang diterbitkan oleh Kantor Catatan Sipil RRT;

  2. Salinan Akta Perkawinan;

  3. Salinan Paspor pemohon;

  4. Mengisi formulir

  5. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Perceraian


D. Surat Keterangan Kelahiran

KJRI menerbitkan surat keterangan ini bagi anak WNI maupun pemegang status  warga negara ganda yang lahir di RRT, yang diperlukan untuk mendaftarkan kelahiran tersebut di Kantor Catatan Sipil di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kelahiran adalah sebagai berikut:

  1. Akta Kelahiran anak, asli dan salinannya;

  2. Foto anak 1 (satu) lembar, berwarna ukuran 4×6 cm;

  3. Salinan paspor ayah dan ibu dari anak;

  4. Akta nikah orangtua, asli dan salinannya;

  5. Mengisi formulir

  6. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Kelahiran


E. Surat Keterangan Kematian

Surat Keterangan Kematian adalah bukti pencatatan kematian WNI di luar negeri yang diterbitkan oleh Perwakilan Republik Indoensia di negara tempat peristiwa kematian terjadi. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kematian adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas RRT;

  2. Paspor asli almarhum/ almarhumah;

  3. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;

  4. Pembuatan Surat Keterangan Kematian tidak dipungut biaya.


F. Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah

KJRI menerbitkan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah yang diperlukan untuk pengurusan jenazah atau abu jenazah yang akan dimakamkan di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas RRT;

  2. Surat Keterangan dari Funeral Home, yang menerangkan bahwa jenazah almarhum/almarhumah bebas dari penyakit menular;

  3. Paspor asli almarhum/ almarhumah;

  4. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;

  5. Pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah tidak dipungut biaya.


G. Surat Keterangan Pindah

Berdasarkan Pasal 3 (tiga) huruf d Peraturan Menteri Keuangan nomor: 28/PMK.04/2008 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor Bahan Pindahan, pembebasan Bea Masuk diberikan kepada warga negara Indonesia yang karena pekerjaannya pindah dan berdiam di luar negeri paling singkat 1 (satu) tahun secara terus menerus, yang dibuktikan dengan surat keterangan pindah dan rincian barang yang telah ditandaskan oleh perwakilan Republik Indonesia di negara yang bersangkutan.

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Pindah adalah sebagai berikut:

  1. Melampirkan daftar barang pindahan dari perusahaan pemindah;

  2. Paspor asli;

  3. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Pindah


H. Surat Keterangan Nama

Surat Keterangan Nama diterbitkan oleh KJRI dalam rangka menjelaskan sistem penamaan yang lazim berlaku di Indonesia dan ketentuan mengenai perubahan nama. Surat keterangan ini lazim dibutuhkan dalam proses pengurusan ke catatan sipil di RRT. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Nama adalah sebagai berikut:

  1. Salinan paspor pemohon;

  2. Mengisi formulir

  3. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Nama


I. Surat Keterangan Hubungan Istimewa

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Hubungan Istimewa (SKHI) adalah sebagai berikut:

  1. Surat berlogo perusahaan (ASLI, tidak melalui email atau scan), yang berisikan surat permohonjan perusahaan untuk menerbitkan SKHI yang ditandatangani oleh pemilik perusahaan.

  2. Surat pernyataan perusahaan tentang impor barang dari perusahaan rekanan di RRT berlogo perusahaan diatas materai dan ditandatangani pemilik perusahaan. (ASLI, tidak melalui email atau scan)

  3. Distributor/Suplier Agreement yang disahkan dan dilegalisir oleh CCPIT (semacam kadin) dan fotokopi perjanjian tersebut.

  4. Copy SIUPP perusahaan dan rekanan di RRT.

  5. Copy API-U lama.

  6. Copy KTP/Paspor pemilik perusahaan. 

Waktu Pembuatan Surat Keterangan

Setelah seluruh berkas persyaratan dan pembayaran diterima dengan lengkap kami akan memproses permohonan Surat Keterangan Anda pada hari yang sama. Surat Keterangan yang sudah jadi akan dapat diambil pada hari yang sama atau selambat-lambatnya keesokan harinya.


Metode Penyerahan Dokumen

Anda dapat menyerahkan berkas persyaratan permohonan Anda langsung di Loket Konsuler KJRI Guangzhou. Untuk kenyamanan Anda, mohon perhatikan jam buka Loket Pelayanan Konsuler, yaitu Senin-Jumat, pukul 09.00-12.00