Siaran Pers KJRI Guangzhou dalam mewaspadai infeksi virus flu burung H7N9

2/23/2017

Pada tanggal 20 Februari 2017, KJRI Guangzhou telah menerima pemberitahuan dari Kantor Urusan Luar Negeri (Foreign Affairs Office) Provinsi Guangdong yang menyampaikan bahwa wabah virus flu burung H7N9 tengah melanda Provinsi Guangdong.  Kasus-kasus yang terjadi akibat penularan virus ini pada tahun 2017 lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun secara umum, wabah H7N9 dapat dikendalikan dengan baik, dan tidak memiliki sifat yang menularkan antar manusia.

Provinsi Guangdong sangat memperhatikan upaya pencegahan virus flu burung H7N9. Pertama, melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk pencegahan, sebagaimana yang diatur dalam peraturan tanggal 15 Desember 2014 tentang Manajemen Unggas Provinsi Guangdong. Kedua, melakukan tindakan mitigasi untuk mengurangi resiko penularan. Saat ini Pemerintah Provinsi telah menentukan area terbatas untuk menjual unggas hidup di 55 daerah pada seluruh provinsi Guangdong. Ketiga, melaksanakan kegiatan penutupan jual beli unggas hidup secara temporer. Keempat, melakukan tindakan pengobatan secara serius. Kelima, senantiasa melakukan pengawasan dan pencegahan dengan baik.

Untuk mengetahui seluk beluk tentang upaya pencegahan penularan virus ini, agar WNI dapat merujuk situs web Departemen Kesehatan Provinsi Guangdong (www.gdwst.gov.cn) dan situs web Pusat Kontrol Penyakit Provinsi Guangdong (www.cdcp.org.cn).

KJRI Guangzhou menghimbau seluruh WNI di wilayah kerja (Provinsi Guangdong, Guangxi, Fujian dan Hainan) untuk tetap mewaspadai perkembangan virus flu burung H7N9, menghindari kontak langsung/tidak langsung dengan pusat pemotongan unggas hidup dan daerah sekitarnya, menjauhi pasar basah/tradisional yang menjual unggas hidup untuk sementara waktu serta melakukan tindakan-tindakan pencegahan yang meninimalisir resiko penularan (menggunakan masker, mengkonsumsi makanan matang, melaporkan adanya kejadian di daerah tempat tinggal/kegiatan sehari-hari jika terjadi kasus flu burung, menjauhi unggas yang sakit/mati, menjaga kebersihan).

Gejala awal flu burung yang patut dicurigai adalah demam tinggi, batuk, tenggorokan terasa pahit, sendi-sendi terasa sakit, infeksi pada mata (mata berair), dan nafas terengah-engah. Namun konfirmasi infeksi flu burung hanya dapat dipastikan setelah pemeriksaan intensif di laboratorium.

​KJRI Guangzhou dapat dihubungi pada nomor di atas pada jam-jam kerja tiap hari, Senin sampai Jumat pada pukul 09.00-12.00 dan 14.00-17.00. Untuk di luar jam kantor dapat menghubungi nomor hotline KJRI Guangzhou yaitu +8618520375005, yang dilengkapi dengan Whatsapp maupun Wechat. Informasi lebih lanjut dapat mengakses situs KJRI Guangzhou yaitu www.kemlu.go.id/guangzhou.