WAWANCARA RADIO GUANGDONG DENGAN KONJEN EDI YUSUP

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Dalam rangka menyiapkan program tayangan khusus siaran radio menyambut tahun baru Imlek yang akan jatuh pada tangal 2 Februari 2011, pada hari Kamis 20 Januari , atas undangan Radio Guangdong Konjen RI Edi yusup telah diwawancarai oleh produser sekaligus pembawa acara “My Guangdong”, Mr. Matt Horn.  Wawancara yang berdurasi selama kurang lebih 30 menit tersebut berlangsung dalam bahasa Inggris.

 

Konjen RI Edi yusup menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan, antara lain mengenai pengaruh budaya Tiongkok di Indonesia , bagaimana masyarakat Indonesia keturunan merayakan imlek di Indonesia , hingga masalah ekonomi tentang kerjasama Indonesia RRT paska berlakunya skema ASEAN-China Free trade Area serta juga bagimana pengalaman sebagai diplomat dan kesan-kesan sebagai seorang Konsul Jenderal di Guangdong.

 

Konjen Edi Yusup menjelaskan , penugasan di Guangdong merupakan suatu hal yang sangat menarik sekaligus menantang. Guangdong dianggap sebagai economic power house RRT, dimana hampir seperlima GDP negeri tirai bambu ini disumbang dari GDP propinsi Guangdong. Meski volume perdagangan antara RI-RRT selalu meningkat tiap tahunnya, Konjen Edi yusup menyampaikanbahwa penugasannya mengemban misi untuk meningkatkan volume dagang tersebut hingga 50 Milyar US dolar pada tahun 2015.

 

Saat ditanya mengenai apa kesannya terhadap Guangdong sebagai propinsi, Konjen Edi Yusup menyatakan bahwa  menurutnya Guangdong adalah” Vibrant Province” yang penuh dengan peluang dan tantangan.  

 

Radio Guangdong adalah lembaga penyiaran milik pemerintah RRT (Propinsi Guangdong) yang cukup populer di kalangan pemirsa. Wilayah cakupan siaran selain  di propinsi Guangdong, yang berpenduduk hampir 95  juta jiwa, juga dapat ditangkap di sebagian besar wilayah Propinsi Fujian dan Propinsi Guangxi. Dengan demikian jumlah total pemirsa dapat mencapai ratusan juta. Hasil survey pendengar menunjukan selama lima tahun terakhir radio Guangdong memilki rating sangat tinggi yaitu 70 persen, yang berarti dari 10 pendengar radio di Guangdong , 7 orang adalah sedang mendengarkan radio Guangdong.

 

“My Guangdong “adalah  program siaran radio dalam bahasa inggris yg sangat populer karena sering menampilkan tokoh- tokoh ekspatriat yang tingaldi propinsi  terkaya di selatan RRT tersebut. Diantarnya program  tersebut  pernah mewawancarai saudara tiri Presiden Barack Obama, Konjen India dan Konjen Vietnam. (sumber : KJRI Guangzhou )