Posko Panitia Pendukung Asian Games: Sebuah Komitmen Demi Kenyamanan Kontingen

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Demi mendukung serta memastikan kenyamanan kontingen Indonesia pada Asian Games 2010, KJRI Guangzhou membentuk Posko Panitia Pendukung Asian Games. Panitia yang terdiri dari staf KJRI Guangzhou dan Mahasiswa yang tergabung dalam Federasi Antar Mahasiswa Indonesia Guangzhou (FAMIG) ini telah mulai bekerja jauh sebelum kedatangan kontingen Indonesia ke Guangzhou.

 

         Posko yang terletak di aula KJRI Guangzhou ini memang diperuntukkan untuk memperlancar tugas baik panitia, wartawan maupun kontingen. Di dalamnya disediakan berbagai fasilitas antara lain televisi, beberapa perangkat computer beserta printer, telepon, mesin fax, peta maupun jalur subway di Guangzhou dan nomor-nomor penting yang bisa dihubungi. Bahkan panitia juga mempersiapkan buku panduan yang akan dibagikan untuk membantu kontingen agar lebih mudah dalam memahami dan menjelajahi kota Guangzhou.

 

Dengan tujuan membantu serta memastikan kenyamanan anggota kontingen serta pihak terkait. Panitia berjibaku mulai dari menyediakan fasilitas sampai mempersiapkan konsumsi. Dalam hal ini oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang bekerja keras untuk memastikan keberadaan konsumsi yang cukup bagi pengunjung posko baik di siang maupun malam hari.

 

Posko ini setiap harinya dikunjungi oleh kurang lebih 100 orang dari berbagai kalangan, baik dari rekan wartawan maupun anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI) serta staf Menpora. Ketua KOI Rita Subowo yang sempat mengunjungi posko ini mengungkapkan penghargaannya atas didirikannya posko ini. Menurutnya baru kali ini dia melihat posko pendukung kontingen yang sebagus ini serta berada di dalam hotel bintang lima.

 

Menteri Pemuda dan Olahraga yang sempat mengunjungi Posko ini juga memuji Panitia serta KJRI yang telah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung kontingen dengan menyiapkan Posko. Menurutnya para panitia juga selalu siap dan sigap dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para kontingen.

 

Keberhasilan kinerja posko ini tidak bisa terlepas dari para mahasiswa yang terlibat dalam kepanitiaan. Mereka nampak sangat antusias dalam menjalani tugas mereka. Salah seorang diantaranya, Ferina, menganggap keterlibatannya dalam kepanitiaan ini sebagai salah satu pengalaman yang berharga, karena acara semacam ini sangat jarang terjadi. Rekannya yang lain Tata, mahasiswa Traditional Chinese Medicine, mengatakan motivasinya bergabung dalam kepanitiaan ini adalah ingin membantu serta memastikan agar kontingen Indonesia bisa merasa nyaman selama berada di Guangzhou sehingga dapat berjuang total dalam meraih medali-medali yang ada di Asian Games.(sumber KJRI Guangzhou )