Partisipasi Indonesia dalam Breathtaking Blue Exhibition on Maritime Silk Road Culture

Country of Thousand Islands, demikian julukan yang diberikan kepada Indonesia dalam Pameran benda budaya berjudul Breathtaking Blue: Special Exhibition on Maritime Silk Road Culture yang dihadiri oleh Konjen RI di kota Quanzhou, Provinsi Fujian. Dalam pameran yang dibuka oleh Zheng Xiaosong, Wakil Gubernur Fujian itu, Indonesia menghadirkan berbagai benda budaya seperti topeng bercorak, angklung, wayang golek, patung, tas tradisional serta boneka-boneka berbusana adat. Pameran akan diselenggarakan selama satu bulan penuh, yang pembukannya diadakan pada hari Minggu lalu (8/11).


Sekjen ASEAN-China Center (ACC), Yang Xiuping dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa kota Quanzhou merupakan titik awal perjalanan Jalan Sutera Maritim kuno yang bersejarah ribuan tahun. Untuk itu, Quanzhou masa kini akan berperan penting dalam kerjasama dengan negara-negara ASEAN lainnya di segala bidang. Diharapkan agar eksibisi ini dapat mempromosikan upaya-upaya untuk meningkatkan saling pengertian antar masyarakat dalam kerangka Jalan Sutera Maritim Abad ke-21.



Selain pameran budaya dari negara ASEAN, negara-negara lain yang berada di kawasan Jalur Sutera Maritim yang juga ikut berpartisipasi menghadirkan benda-benda budaya dari negaranya antara lain adalah Bangladesh, India, Nepal, Pakistan, Tajikistan, Krygyztan, Iran, Irak, Jordan, Kuwait, Libanon, Syiria, Turki, Mesir, Kenya, Somalia, Tunisia dan Italia.


Pada malam harinya seluruh tamu menyaksikan the Opening Ceremony of the 14th Asia Arts Festival and the 2nd Maritime Silk Road International Art Festival berlokasi di Stadium Quanzhou Strait Sport Center. Hadir dari Indonesia meramaikan festival tersebut adalah Paulus Suryo Ochrestra dengan lantunan lagu Bengawan Solo yang mendapat sambutan sangat meriah dari para pengunjung.