PROGRAM PELATIHAN GURU TK DI GUANGZHOU

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 31 Agustus 2010, pelaksana fungsi Pensosbud KJRI telah menghadiri pembukaan program Pelatihan guru Taman-Kanak-Kanak Angkatan ke 7.  Program Pelatihan yang diorganisir oleh lembaga The Chinese Language and Culture Education Foundation of China bekerjasama dengan the Overseas Exchangeas Association of Guangdong ini diadakan setiap tahun dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara termasuk dari Indonesia.

Tercatat ada 63 peserta asal Indonesia dari total peserta 93 orang dalam angkatan ke-7 ini. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari kementerian Pendidikan RRT, Sekjen The Chinese Language and Culture Education Foundation of China dan beberapa Perwakilan dari kantor Konsulat Asing. Sebelumnya pada bulan Juli 2010 lalu telah diadakan penutupan Program pelatihan yang sama untuk angkatan ke-6. terdapat sejumlah 42 orang peserta pelatihan dari Indonesia yang turut diwisuda pada saat itu. Peserta dari Indonesia telah mengikuti program ini sejak tahun 2004, dan hingga saat ini tercatat sejumlah 260 peserta  dari Indonesia yang telah menjadi alumni program pelatihan berdurasi selama satu tahun tersebut.

Selain dilatih tentang tata cara pengajaran bahasa mandarin untuk anak sekolah TK , para peserta training juga diajar untuk memainkan alat instrumen musik tradisional Tiongkok . Lokasi pelatihan selain diadakan di kota Guangzhou juga diadakan di kota Jiangmen (sekitar 100 km selatan Guangzhou).

Dikota ini pada tanggal 5 Juli lalu pelaksana fungsi Pensosbud KJRI telah menghadiri acara kelulusan peserta training dimana terdapat 15 peserta asal Indonesia. Dalam acara yang juga dihadiri dua orang wakil walikota jiangmen tersebut PF Pensosbud menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas upaya lembaga dan pemerintah Tiongkok, khususnya propinsi Guangdong yang memberikan kesempatan kepada guru TK Indonesia berlatih di Jiangmen.

Dalam acara tersebut para peserta asal Indonesia juga menampilkan permainan instrumen musik tradisional Tiongkok dan pentas sandiwara dalam bahasa Mandarin. Acara tersebut ditutup dengan menyanyikan bersama lagu mandarin Yue Ling Biao dexi dan lagu rakyat Maluku ”Ayo Mama” dimana dua wakil walikota Jiangmen yang hadir saat itu juga turut antusias bernyanyi bersama sehingga menambah suasana makin akrab. (KJRI GZ