KJRI Guangzhou dan Universitas Jinan gelar simposium akademik- Peluang dan Tantangan Kemitraan Strategis Komprehensif Indon

Peningkatan kerjasama Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Tiongkok pada tahun 2013 merupakan keinginan kuat kedua belah pihak untuk bekerja sama di segala bidang. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam kesempatan 65 tahun hubungan diplomatik, para akademisi dari Indonesia dan Tiongkok dapat melakukan tinjauan berbobot dan refleksi terhadap efektifitas kemitraan strategis ini. Demikian salah satu poin sambutan yang disampaikan oleh Konjen RI di depan sekitar 36 akademisi Indonesia dan Tiongkok dalam acara Academic Symposium on China and Indonesia Comprehensive Strategic Partnership: Opportunity and Challenge, diYutong Hotel, Guangzhou, hari Sabtu lalu (7/11).

 

Simposium yang dibagi menjadi empat sesi utama yaitu tinjauan hubungan Indonesia Tiongkok, kerjasama ekonomi, pertukaran kebudayaan, kerjasama perikanan dan situasi di Laut Tiongkok Selatan menghadirkan akademisi dari kedua negara dengan latar belakang ilmu pengetahuan yang bervariasi, antara lain dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman,Jinan University, Peking University, Xiamen University dan PLA University of Foreign Language. Selain akademisi, juga terdapat pejabat dan peneliti/periset dari anggota DPR Komisi X, Centre for Chinese Studies, LIPI, Chinese Academy of Social Sciences dan Hong Kong Society for Indonesian Studies.

 

Ruo Ming, Wakil Rektor Jinan University menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara dan merupakan satu-satunya negara di kawasan yang juga merupakan anggota G20. Hubungan dan kerja sama yang baik antar kedua negara merupakan keniscayaan dan memainkan peranan penting dalam pembangunan ekonomi di kawasan. Beliau juga memperkenalkan Universitas Jinan sebagai salah satu universitas tertua di Guangzhou, sejak tahun 1906, (dahulunya bernama Jinan Academy) yang memiliki kajian Asia Tenggara dan kajian mengenai Overseas Chinese. Jurnal Asia Tenggara perguruan tinggi tersebut sudah berdiri sejak 50 tahun lalu merupakan salah satu yang terbaik di RRT.

 

Penyelenggaraan simposium akademik ini merupakan salah satu kesepakatan kunjungan Konjen RI ke Jinan University pada bulan Maret 2015 lalu. Konjen RI juga mengharapkan agar simposium ini dapat diselenggarakan secara kontinyu dan bergiliran dengan topik/tema berbeda sehingga dapat memberikan masukan bagi proses pembuat keputusan dalam meningkatkan hubungan bilateral RI-RRT.