Kegigihan UKM Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Di tengah krisis finasial kawasan Euro, para pengusaha UKM Indonesia tetap gigih mencari peluang pasar di kawasan Eropa. Hal ini terbukti  dengan keikutsertaan 5 usaha UKM di pameran home textile besar di Eropa yang diselenggarakan di Frankfurt „Heimtextil 2013“ pada tanggal 9-12 Januari 2013.


Meski usaha itu tidak mudah tetapi dengan pilihan produk yang tepat dengan kualitas tinggi, pasar Eropa nampaknya siap menerima produk-produk Indonesia. 5 perusahaan yang berpartisipasi adalah PT. Piviko Manunggal yang memasarkan produk home decoration dari bahan-bahan alami seperti enceng gondok dan rotan, PT Indah Jaya dengan produk handuk berkualitas tinggi.


3 perusahaan lain adalah perusahaan UKM yang dipilih dan didukung oleh SIPPO (Swiss Import Promotion Programme)  yang dinilai bisa masuk pasar Eropa karena telah melalui seleksi yang cukup ketat.  Mereka adalah Celia Carpet and Interior dari Palembang dengan produk karpet dari kayu dan serat alam, Hape Art dari Pekalongan dengan produk home decoration dari bahan daur ulang, serta PT  Javatex Internusa Perkasa dari Solo dengan produk handuk berkualitas tinggi.


Persaingan dari kompetitor seperti Vietnam, India dan China dalam pameran tersebut memang cukup sengit namun dengan segmentasi pada produk “hijau” seperti bahan daur ulang dan penggunaan material alami, produk Indonesia diharapkan dapat memenangi persaingan tersebut.


Pesaing Indonesia tidak hanya dari ketiga negara tersebut karena pameran ini dikiikuti oleh 2.658 peserta (exhibitor) dari 62 negara dan selalu diikuti pemain utama produk home textile dunia  dan merupakan forum pertemuan terbesar dunia antara perusahaan, penjual (retailer) dan perancang home textile. Untuk itu KJRI Frankfurt mendukung penuh partisipasi  pengusaha Indonesia  dan memberikan fasilitasi yang diperlukan selama keikutsertaan peserta dalam pameran tersebut.