Panduan Singkat Berkunjung ke Dubai

4/22/2015

Belakangan ini, Dubai sudah menjadi destinasi wisata yang banyak diminati turis asing termasuk wisatawan Indonesia. Selain itu, Dubai yang merupakan hub di Timur Tengah dan Afrika juga merupakan destinasi para pengusaha Indonesia untuk melakukan pertemuan bisnis dan mengikuti pameran dagang yang seringkali diadakan di Dubai. Bagi warga negara Indonesia yang ingin melakukan kunjungan ke Dubai dari Jakarta, bisa melalui 2 (dua) cara yaitu pertama, langsung menuju Dubai dengan pesawat atau kedua yaitu melakukan perjalanan udara ke Abu Dhabi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat ke Dubai selama kurang lebih 2 jam.

Visa
Untuk berkunjung ke wilayah Persatuan Emirat Arab (PEA), pemegang paspor biasa (hijau) Republik Indonesia harus memiliki visa kunjungan (Visit visa) terlebih dahulu dan juga asuransi kesehatan.  Pengajuan visa dapat melalui agen perjalanan yang ditunjuk oleh Kedutaan Besar PEA di Jakarta. Visa juga dapat diperoleh melalui sponsor visa yang berada di PEA, antara lain hotel yang akan menjadi tempat menginap, maskapai penerbangan di PEA seperti Emirates Airlines ataupun perusahaan atau rekan bisnis di PEA. Sedangkan untuk paspor diplomatik dan dinas tidak memerlukan visa untuk kunjungan maksimal selama 60 hari.
Selain visa kunjungan, juga terdapat visa transit dengan syarat-syarat sebagai berikut:
-          Masa berlaku paspor minimal 6 bulan
-          Memiliki tiket penerbangan lanjutan ke negara lain (Bukan kembali ke negara awal)
-          Waktu transit minimal 9 jam dan maksimal 96 jam
-          Mendapat persetujuan dari imigrasi PEA di Bandara Internasional Dubai
-          Membayar biaya penerbitan visa transit dan sewa kamar hotel min USD 165 per orang (Perubahan harga  dapat terjadi, tergantung harga hotel pada hari itu dan lamanya transit)
Barang Bebas Pajak (Duty Free Allowances)
Setiap orang yang berkunjung ke Dubai diperbolehkan membawa barang bebas pajak dengan ketentuan sbb:
-          2 liter minuman beralkohol
-          2 liter wine
-          10 karton rokok
-          100 batang cerutu
-          Parfum dalam jumlah yang masuk akal
Mata Uang
Mata uang yang digunakan di PEA adalah Arab Emirate Dirham (AED) atau sering disingkat Dirham. Nilai tukar AED terhadap US Dollar adalah 1 USD = 3,65 AED. Di beberapa tempat seperti hotel dan bandara, nilai tukarnya lebih rendah dibandingkan dengan nilai tukar yang banyak dijumpai di money changer. Sedangkan untuk nilai tukar Rupiah terhadap AED nilainya bervariasi (Per 23 Maret 2014, nilai tukar AED terhadap Rupiah di salah satu money changer adalah 1 AED = Rp 2.941).
Transportasi
Dubai memiliki transportasi umum yang cukup memadai antara lain: metro (Kereta dalam kota), bis dan taksi. Akan tetapi tidak semua area di Dubai terjangkau oleh metro dan bis sehingga harus menggunakan taksi. Baik metro, bis dan taksi bisa ditemukan di Bandara Internasional Dubai. Rute Bis dan Metro dapat diperoleh di information desk bandara. Jam operasional metro adalah sebagai berikut:
Sabtu – Kamis    : 06.00 – 23.00
Jum’at                  : 14.00 – 24.00
Untuk menggunakan metro dan bis, dapat dengan membeli tiket satu kali perjalanan ataupun dengan kartu berlangganan (Multiple trip) yang bernama NOL CARD yang dapat dibeli di loket stasiun metro. NOL CARD juga bisa digunakan untuk Bis Air dan membayar parkir.
Taksi di Dubai semuanya menggunakan argo dan pembayarannya bisa dengan uang tunai dan kartu kredit. Biaya minimal yang dikenakan untuk jarak dekat adalah 10 AED. Akan tetapi, khusus penggunaan taksi dari Bandara Internasional Dubai, tarif awal yang dikenakan mulai dari 20 AED. Di Dubai tersedia taksi berwarna merah muda dengan supir wanita yang diperuntukkan khusus untuk penumpang wanita atau keluarga. Akan tetapi, hal ini tidak berarti di Dubai ada pemisahan antara pria dan wanita di area publik.
Di Dubai juga banyak tersedia jasa penyewaan mobil, baik itu perusahaan lokal maupun internasional. Syarat dokumen untuk menyewa mobil adalah menunjukkan paspor asli dan visa, SIM Internasional dan 2 (dua) paspoto. Harap diingat bahwa di Dubai menyetir kendaraan adalah di jalur kanan (berlawanan dengan di Indonesia yang berada di jalur kiri)
Operator Telepon Seluler
Hanya terdapat 2 (dua) operator telepon seluler di PEA, yaitu Etisalat dan Du. Sim Card dua operator tersebut bisa dibeli di Bandara (Terminal 1 Kedatangan) dan di kantor-kantor cabang operator tersebut yang banyak dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan. Syarat dokumen untuk membeli sim card hanya cukup menunjukkan paspor asli dan visa yang masih berlaku.
Akomodasi
Di Dubai banyak tersedia jenis akomodasi mulai dari hotel kelas premium hingga hotel apartment. Untuk mengetahui daftar lengkap pilihan akomodasi di Dubai bisa dilihat di situs resmi turisme Dubai dengan alamat: http://visiting.definitelydubai.com/where-to-stay/hotels.
Bahasa
Bahasa resmi yang digunakan di PEA adalah bahasa Arab. Akan tetapi bahasa Inggris umum digunakan, baik itu di kantor pemerintah maupun swasta dan digunakan oleh penduduk setempat maupun pendatang.
Jam Kerja
Jam kerja di Dubai bervariasi tergantung jenis / bidang kerjanya. Untuk kantor pemerintah sebagian besar jam kerjanya mulai pukul 07.30 hingga 14.30. Sedangkan untuk perusahaan swasta, ada yang mulai jam kerjanya dari pukul 08.00 hingga 17.30 dan ada juga yang jam kerjanya mulai pukul 08.00 – 13.00 kemudian istirahat dan diteruskan kembali dari jam 16.00 hingga jam 19.00. Sedangkan untuk hari libur kerja akhir pekan adalah Jum’at dan Sabtu. Waktu kerja pusat perbelanjaan juga hampir sama bahkan beberapa pusat perbelanjaan besar tetap buka hingga pukul 22.00. Pusat perbelanjaan besar biasanya tetap buka pada hari Jum’at dan Sabtu dari pukul 10.00 hingga 24.00.
Iklim
Iklim di PEA adalah sub-tropis dan temperatur suhunya berbeda-beda tergantung musimnya. Suhu pada musim panas di PEA cukup ekstrem yaitu bisa mencapai 53⁰C. Musim panas biasanya berlangsung mulai dari bulan Juni hingga September. Sedangkan pada musim dingin, suhu bisa mencapai 10 ⁰C dan biasanya pada bulan Desember hingga Februari.
Pelayanan Kesehatan
Fasilitas kesehatan di Dubai memiliki kualitas yang cukup bagus. Akan tetapi biaya pengobatan relatif mahal, oleh karena itu disarankan agar tiap orang yang ingin berkunjung ke Dubai memiliki asuransi kesehatan. Rumah sakit dan pusat kesehatan ada yang dimiliki oleh Pemerintah Dubai ataupun swasta. Berikut adalah rumah sakit pemerintah yang bisa dijadikan rujukan:
1.       Rashid Hospital
Telp: +971 4 219 2000
2.       Dubai Hospital
Telp: +971 4 219 5000
3.       Latifa Hospital
Telp: +971 4 219 3000
Media Massa
Koran yang  beredar di Dubai ada yang dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab. Gulf News, Khaleej Times, The Gulf Today dan The National adalah koran berbahasa Inggris. Sedangkan koran dalam bahasa Arab adalah Al Bayan, Al Itihad, Al Khaleej  dan Emarat Al Youm.
Sama halnya dengan koran, siaran televisi juga ada yang berbahasa Arab dan bahasa Inggris. Siaran televisi asing bisa di akses di Dubai melalui satelit atau saluran berlangganan (Cable tv).
Listrik dan Air
Tegangan listrik di PEA adalah 220/240 volts. Berbeda dengan Indonesia, stop kontak di PEA mempunyai 3 lubang sehingga memerlukan adaptor. Air keran di hotel dan apartemen di Dubai sudah bisa diminum langsung. Akan tetapi apabila belum terbiasa, disarankan tetap dimasak terlebih dahulu atau meminum air dalam kemasan.
Wisata Kuliner
Dubai memiliki banyak pilihan rumah makan aneka bangsa. Akan tetapi, apabila rindu terhadap masakan Indonesia, terdapat beberapa restoran yang menyajikan masakan Indonesia yaitu:
1.       Social House
Alamat: Lantai dasar Dubai Mall
Telp: +971 4 339 8640
2.       Wok It
Alamat: Seikh Khalifa bin Zayed Street, Al Karama, Dubai.
Telp: +971 4 388 5711.
3.       Dapoer Kita
Alamat: 43 A Street, Al Karama, Dubai.
Telp: +971 4 379 5501
4.       Betawi Café
Alamat: 4B Street, Al Karama, Dubai
Telp: +971 4 357 6245
5.       Sari Nusa
Alamat: Dune Center Building, Al Diyafah Street, Satwa, Dubai
Telp: +971 4 345 3390 
6.       Java Padang Resto
Alamat:  21st street, Al Karama, Dubai.
Telp:  +971 50 798 8773
Pemberian Tip
Sama halnya dengan negara lainnya, pemberian tip sudah wajar dilakukan di Dubai, terutama pada sektor jasa. Tip sebesar 10% dari harga yang dibayarkan sudah dipandang memadai.
Islam dan Kebebasan Beragama
PEA adalah negara Islam dan mengikuti anjuran Islam dalam kesehariannya. Jadi sudah umum apabila adzan dikumandangkan di tempat-tempat umum seperti bandara dan pusat perbelanjaan. Akan tetapi, kebebasan bagi pemeluk agama lain untuk melakukan ibadahnya tetap terjaga dengan baik.
Beberapa Larangan Setempat
Sebagai pendatang, sudah selayaknya kita menghormati budaya setempat dengan memperhatikan larangan-larangan setempat.
Pakaian
Penduduk lokal memiliki pakaian tradisional yang dipakai mereka sehari-hari. Pria lokal memakai pakaian berwarna putih yang bernama kandoura. Sedangkan wanita lokal memakai kerudung dan pakaian panjang dan longgar berwarna hitam yang disebut abaya.  Pendatang asing terutama wanita bebas berpakaian namun dengan berpakaian yang sopan dan tidak terlalu terbuka. Pakaian renang tetap bisa dipakai pada tempatnya seperti di pantai atau kolam renang.
Hubungan Pria dan Wanita
Dalam budaya setempat, apabila sesama pria bertemu mereka saling berdiri, bersalaman dan saling mengucapkan salam. Tidak dianjurkan apabila pria bersalaman dengan wanita lokal pada saat bertemu. Tidak ada pemisahan ruang antara pria dan wanita pada area publik seperti restoran kecuali ketika bertamu ke rumah penduduk lokal. Wanita pun diperbolehkan menyetir di PEA.
Fotografi
Para pendatang tidak dilarang mengambil foto objek-objek yang berada di PEA. Akan tetapi, pendatang dilarang mengambil foto wanita-wanita lokal tanpa ijin karena dianggap mengganggu dan juga dilarang mengambil foto instalasi militer, gedung pemerintah dan rumah pribadi.
Situasi Darurat
Situasi Dubai dijaga oleh pihak keamanan agar tetap kondusif untuk wisata dan bisnis. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan terdapat situasi darurat yang membutuhkan bantuan polisi Dubai ataupun ambulans apabila terjadi kecelakaan. Apabila situasi tersebut terjadi maka dapat menghubungi nomor telepon: 999 untuk meminta bantuan. Dalam hal seorang WNI kehilangan dokumen perjalanan atau membutuhkan bantuan Perwakilan RI di Dubai, silahkan menghubungi Konsulat Jenderal RI di Dubai dengan alamat:
Consulate General of the Republic of Indonesia 
Al Mina Rd. Street No.2A, Villa No.1 Community 322, Al Hudaiba, Dubai.
Po. Box: 73759
Phone: +971 4 398 5666
Fax: +971 4 398 0804
Jam Kerja: Minggu – Kamis, 08.30 – 16.30