Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Kemlu

RI Tawarkan Bantuan Proses Reformasi dan Demokratisasi di Myanmar

Kamis, 29 Desember 2011

Menlu Marty M. Natalegawa bertemu dengan Menlu Myanmar U Wunna Maung Lwin, di Yangon, Myanmar, kemarin (28/12). Pertemuan tersebut diadakan dalam rangka forum Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Myanmar. Kedua Menlu membicarakan upaya peningkatan kerjasama bilateral dan isu-isu kawasan serta global yang menjadi kepentingan bersama.
 
Dalam kerangka bilateral, Indonesia menawarkan berbagai bantuan teknis dan pengembangan kapasitas kepada Myanmar antara lain di bidang good governance, penguatan demokrasi dan HAM.
 
“Indonesia mengundang institusi terkait di Myanmar untuk mengembangkan kerjasama dengan KPU, Komnas HAM dan LIPI,” tutur Menlu Marty.
 
Pertemuan tersebut juga membahas pengembangan kerjasama di bidang Hankam, yang mencakup kerjasama pertukaran informasi dan peningkatan kapasitas antar institusi militer dan kepolisian kedua negara.
 
Menlu menjelaskan, bantuan yang ditawarkan Pemerintah Indonesia mencerminkan komitmen Indonesia untuk mendukung secara konkret proses reformasi politik dan demokratisasi di Myanmar.
 
Di bidang ekonomi dan sosial budaya, kedua Menlu menegaskan kembali komitmen bersama untuk mencapai target nilai perdagangan bilateral sebesar USD 500 Juta pada tahun 2015. Saat ini nilai perdagangan RI-Myanmar sebesar USD 316 juta per akhir 2011. 
 
Hal lain yang dibahas adalah pengembangan kerjasama di bidang perbankan, kehutanan, pertanian, ketahanan pangan, dan perhubungan udara termasuk pembukaan jalur penerbangan Indonesia-Myanmar.
 
Mengenai isu-isu regional dan global, pertemuan tersebut antara lain membahas upaya-upaya untuk memajukan kerjasama ASEAN, maupun di kawasan sekitar, yaitu Asia Timur dan Asia Pasifik. Kedua Menlu sepakat pentingnya mempertahankan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.  
 
Forum JCBC ini merupakan mekanisme utama dialog bilateral tingkat Menteri antara Indonesia-Myanmar. Pertemuan kali ini merupakan pertemuan yang kedua setelah  pertemuan JCBC pertama tahun 2007. Penyelenggaraan JCBC kedua ini sekaligus menandai 62 dua tahun hubungan diplomatik RI-Myanmar. (sumber: BAM/ed.Yo2k)



Gedung KJRI Dubai

BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA


APEC 2013


Formulir Paspor

next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan