Paspor dan SPLP

​​Pembuatan Paspor Baru dan Perpanjangan Paspor

KBRI menerbitkan paspor baru untuk pertama kali atau sebagai perpanjangan kepada WNI yang merupakan penduduk di wilayah Qatar. Pembuatan paspor untuk perpanjangan diberikan untuk menggantikan paspor lama yang akan atau telah habis masa berlakunya atau halaman paspor telah habis terpakai. Bagi paspor yang akan habis masa berlakunya, pembuatan paspor baru dapat dilakukan paling cepat menjelang 6 (enam) bulan masa berlaku paspor tersebut telah habis.

Persyaratan

  1. Mengisi formulir permohonan pembuatan paspor dan lapor diri (formulir paspor dan lapor diri);
  2. 1 (satu) lembar pas foto berwarna (mohon lihat keterangan persyaratan foto selengkapnya di bawah)​;
  3. Salinan Kartu Identitas Domisili di Qatar (Qatar ID Card); 
  4. Salinan Akte Kelahiran
  5. Paspor yang dimiliki saat ini (setelah dicabut oleh KBRI, akan dikirimkan kembali kepada pemilik paspor)
  6. Membayar biaya pembuatan paspor sebesar QR.100 (paspor 48 halaman) atau QR.35 (paspor 24 halaman).


Pembuatan Paspor Baru atau SPLP karena Hilang

KBRI menerbitkan paspor baru bagi WNI yang berdomisili di Qatar, karena kelalaian maupun musibah telah kehilangan paspornya yang masih berlaku. 

Dalam keadaan tertentu, kepada WNI baik yang berada di wilayah maupun di luar wilayah Negara Republik Indonesia dapat diberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk WNI sebagai pengganti Paspor Biasa.

​SPLP untuk WNI berlaku untuk perjalanan ke wilayah Negara Republik Indonesia atau wilayah negara domisli (bagi pemegang status permanent resident di negara lain) dan berlaku paling lama satu tahun.​


Persyaratan dan Ketentuan Foto untuk Paspor

  1. Foto berwarna dengan latar belakang putih
  2. Ukuran minimum 3×4 cm (tanpa pinggiran), maksimum 4×6 cm (dengan pinggiran)
  3. Dicetak di kertas foto berkualitas tinggi
  4. Foto terbaru yang diambil paling lama 6 bulan sebelum memasukkan permohonan paspor
  5. Ekspresi muka netral
  6. Badan dan wajah menghadap lurus ke depan dengan mata melihat kamera, mulut tertutup serta nampak kedua telinga
  7. Apabila menggunakan kacamata maka kacamata tidak boleh gelap atau berbayang dan tidak dikenakan merosot menghalangi pupil mata
  8. Tidak diperkenakan menggunakan tutup kepala/topi, namun jika menggunakan jilbab maka harus nampak seluruh wajah dari dagu hingga kening dan tidak boleh menggunakan cadar
  9. Untuk anak/ bayi tidak diperkenankan nampak orang lain, mainan atau benda lain di foto
  10. Foto langsung ditempelkan di formulir yang telah diisi​​