Pernikahan Campuran

Bagi WNI yang hendak melangsungkan pernikahannya di Qatar diminta untuk mendaftarkannya secara langsung kepada Pemerintah Qatar, yaitu ke Mahkamah Syariah.

  1. Seorang WNI yang akan menikah dengan WNA di luar negeri :

    • Harus memiliki Surat Keterangan Status Perkawinan & Ijin tertulis dari orang tua/wali  ybs.

    • Surat  keterangan dan surat ijin tersebut kemudian harus dilegalisir oleh Direktorat Perdata Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia.

  2. Seorang WNA yang akan menikah dengan WNI di Indonesia :

    • WNA ybs harus memiliki surat keterangan tidak ada rintangan untuk melangsungkan perkawinan campuran yang diberikan oleh perwakilan negaranya di Indonesia.

    • Surat Keterangan Status Perkawinan dan ijin tertulis dari orang tua/wali yang harus dilegalisir oleh Direktorat Perdata Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia dan perwakilan asing WNA yang akan menikah.

  3. Jika di Indonesia tidak ada perwakilan asing WNA tsb, maka ybs harus menghubungi perwakilan negaranya yang berada di negara terdekat. Surat Keterangan tidak ada rintangan untuk melangsungkan  perkawinan campuran di Indonesia, Surat Keterangan Status Perkawinan, dan ijin tertulis dari orang tua/wali serta dokumen-dokumen lain yang disyaratkan dalam peraturan perundang-undangan Republik Indonesia harus dilegalisir oleh Perwakilan asing WNA di negara terdekat tersebut dan Perwakilan Republik Indonesia di negara tempat perwakilan asing terdekat tsb berada.

  4. Di Indonesia, dokumen yang sudah dilegalisir oleh Perwakilan Republik Indonesia kemudian diperkuat dengan legalisasi dari Direktorat Perdata Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia untuk dibawa kepada pejabat yang berwenang menikahkan dan pejabat pencatat perkawinan.

  5. Surat ijin dari masing masing sponsor 

  6. Fotokopi paspor