Layanan Kekonsuleran

Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib melaporkan Peristiwa Kependudukan1 (keberadaan, kepindahan, perubahan alamat, status izin tinggal) dan Peristiwa Penting2 (kelahiran, perkawinan, perceraian, maupun kematian) yang dialaminya kepada pemerintah setempat dan/atau Perwakilan RI yang meliputi tempat tinggalnya (Pasal 4 UU No. 23/2006).

 

Oleh karena itu, setiap WNI yang berada di luar negeri dan akan tinggal lebih dari 3 (tiga) hari di negara yang dikunjungi diharapkan dapat melaporkan keberadaan dirinya kepada Perwakilan RI setempat. Lapor diri pada Perwakilan RI ini diperlukan untuk membantu upaya perlindungan terhadap WNI yang bersangkutan.

 

Salah satu pelayan publik yang diselenggarakan oleh KBRI Doha adalah pelayanan hal-hal yang bersifat kekonsuleran sebagai berikut:

 

 

Waktu Pelayanan Kekonsuleran:

 

Minggu - Kamis (08.30 – 11.30)

Pelayanan Konsuler tutup pada hari libur resmi pemerintah Qatar dan Indonesia.

 

 

Berikut adalah layanan-layanan kekonsuleran yang diberikan di KBRI Doha:


 

 

1Peristiwa Kependudukan adalah kejadian yang dialami Penduduk yang harus dilaporkan karena membawa akibat terhadap penerbitan atau perubahan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan/atau surat keterangan kependudukan lainnya meliputi pindah datang, perubahan alamat, serta status tinggal terbatas menjadi tinggal tetap (Pasal 1 ayat 11 UU No. 23/2006).

 

2Peristiwa Penting adalah kejadian yang dialami oleh seseorang meliputi kelahiran, kematian, lahir mati, perkawinan, perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, pengangkatan anak, perubahan nama dan perubahan status kewarganegaraan (Pasal 1 ayat 17 UU No. 23/2006).