RI-Qatar Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

SEPUTAR-INDONESIA.COM, DOHA – Pertemuan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan Majelis Shura (Advisory Council) Qatar di Doha, Qatar, kemarin menjadi jembatan bagi kedua negara untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Selain bidang politik, Indonesia dan Qatar juga sepakat untuk lebih mendorong penguatan kerja sama bidang ekonomi. ”Kita mendukung semua investasi Qatar ke Indonesia.
 
Kita juga berharap ke depan investasi tersebut akan meningkat,” ujar Ketua DPD Irman Gusman saat memimpin pertemuan rombongan DPD dengan Majelis Shura Qatar kemarin. Irman mengakui, sebagai negara modern, perkembangan Qatar sangat mengagumkan. Dalam pandangannya, negara kaya minyak ini potensial untuk diajak berinvestasi ke Tanah Air. Indonesia juga memiliki peluang untuk menggenjot ekspor ke negara monarki absolut ini terutama produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan kelautan.
 
”Makanya kita dengan tangan terbuka bekerja sama dengan Qatar dalam berbagai sektor,” tutur tokoh kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat ini. Pertemuan DPD dan Majelis Shura Qatar berlangsung di sela agenda DPD menghadiri US Islamic World Forum di Doha, 29-31 Mei. Turut serta dalam pertemuan tersebut anggota DPD Sofyan Yahya, Masri Anas, dan Alirman Sori.
 
Mereka didampingi Duta Besar RI untuk Qatar Deddy Saiful Hadi. Irman mengakui, hubungan Indonesia dan Qatar selama ini terjalin erat. Dalam bidang politik misalnya kedua negara memiliki garis kebijakan yang sama yakni tidak campur tangan terhadap urusan dalam negeri dan mengutamakan jalan damai dalam menyelesaikan berbagai masalah. Wakil Ketua Dewan Sura Qatar Issa bin Rabia al-Kuwari menilai Indonesia sekarang ini tumbuh menjadi negara industri.
 
Dengan pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang cukup baik, Qatar tertarik untuk bekerja sama dengan Indonesia. ”Kami lebih memilih (perdagangan) produk-produk besi, listrik, buah-buahan dari Indonesia,”kata Issa. Selain ekonomi, dia memandang Indonesia sebagai negara menarik dari sisi keindahan alam. ”Udaranya bagus, pemandangannya juga demikian, serta penduduknya yang ramah-ramah,” puji dia.
 
Adapun sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, Qatar merasa dekat dengan Indonesia. Dengan sejumlah kenyataan tersebut, Issat tak ragu menyatakan bahwa kerja sama kedua negara perlu ditingkatkan. Duta Besar RI untuk Qatar Deddy Saiful Hadi berharap pertemuan tersebut menjadi simbol mempererat hubungan Indonesia-Qatar.Dia menjelaskan, meskipun Qatar yang memiliki dana kurang lebih USD70-80 milyar berpotensi menanamkan modal di Indonesia, sejauh ini nilai investasi masih relatif kecil.
 
Qatar tercatat telah melakukan pembelian 65% saham PT Indosat Tbk melalui Qatar Telecommunication (Qtel) dan pembelian 70% saham (USD180 juta) PT Bank Kesawan melalui Qatar National Bank.”KBRI Doha terus melakukan pendekatan kepada Qatar Petroleum, Hassan Food, Qatar Airways, dan lainnya untuk melakukan kegiatan investasi dan kerja sama bisnis dengan Indonesia,” ungkapnya.