Sign In

PENERBITAN SURAT KETERANGAN DAN CATATAN  SIPIL

Yang dimaksud dalam hal ini adalah surat keterangan apa saja yang dibutuhkan oleh WNI, baik individu maupun lembaga / badan usaha yang berada di Timor-Leste.  Sebagai contoh, surat keterangan jalan, membawa barang pindahan (personal effect), membawa kendaraan Timor-Leste ke wilayah RI, dalam rangka pengurusan ijin kerja / tinggal, bonafiditas perusahan dan lain-lain, sepanjang masih menjadi kewenangan KBRI-Dili. 

1. Surat Keterangan Membawa Kendaraan (SKMK)

Surat Keterangan Membawa Kendaraan (SKMK) diberikan bagi kendaraan bermotor yang berplat nomor Timor-Leste milik WNI atau WNA, yang akan melintas di wilayah Republik Indonesia dan dikenakan biaya sebesar US$. 20.00 (dua puluh Dolar AS).

Khusus mengenai SKMK, hingga adanya ketentuan lebih lanjut, saat ini ketentuan untuk melintasi wilayah Repulik Indonesia bagi kendaraan bermotor yang berplat nomor Timor-Leste masih diberlakukan, dengan persyaratan sebagai berikut:

a. Bagi kendaraan Pemerintah / Perwakilan Diplomatik/ Organisasi Internasional:

  1. Surat keterangan dari Dinas Transport Timor-Leste.
  2. Fotokopi SIM dan Paspor supir (yang akan mengendarai mobil).
  3. Fotokopi STNK.
  4. Surat permohonan dari Kementerian / Perwakilan Diplomatik / Organisasi.

b. Bagi kendaraan pribadi:

  1. Surat keterangan dari Dinas Transport Timor-Leste.
  2. Fotokopi SIM dan Paspor supir (yang akan mengendarai mobil).
  3. Fotokopi STNK.
  4. Surat pernyataan dari Pemohon mengenai tujuannya ke Indonesia dan akan membawa kembali mobil yang dibawa keluar ke Timor-Leste, serta tidak untuk diperjualbelikan atau disewakan. 

c. Selain itu, SKMK yang telah dicap oleh petugas berwenang di perbatasan darat RI-TL harus diserahkan kembali ke KBRI-Dili         atau Kantor Penghubung KBRI-Dili di Oecusse. Apabila hal ini tidak dipenuhi KBRI-Dili dapat tidak memberikan lagi SKMK.


2. Surat Keterangan Kelahiran

Berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan jo Pasal 59 Peraturan Presiden No. 25 tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Perwakilan RI di Dili tidak menerbitkan Akte Kelahiran. Warga negara Indonesia yang melahirkan di Timor-Leste dapat mengurus surat keterangan kelahiran anak dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Mengisi Formulir Laporan Kelahiran Anak.
  2. Fotokopi Paspor orang tua (ayah dan ibu).
  3. Fotokopi Surat Nikah.
  4. Fotokopi Surat Kelahiran dari Rumah Sakit/Klinik di Negara setempat.
  5. Fotokopi Akta Kelahiran dari Pemerintah Setempat (Kantor Catatan Sipil Negara setempat).
  6. Biaya pembuatan Surat Pernyataan / Keterangan Lahir adalah sebesar US$. 10.00 (sepuluh Dolar AS).


3. Pencatatan Kematian

Kematian WNI di luar wilayah RI wajib dilaporkan kepada Perwakilan RI dan dicatatkan pada instansi Negara setempat selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah kematian.

Apabila keluarga memutuskan untuk memakamkan jenazah di wilayah RI, maka keluarga/pemberi kerja harus :

  1. Melegalisasi dokumen yang berkaitan dengan kematian yang dikeluarkan instansi Negara setempat, antara lain: surat keterangan penyebab kematian, sertifikat kematian, surat keterangan forensik dari ahli forensik yang menyatakan bahwa jenazah yang dikirim tidak memiliki penyakit menular.
  2. Mengurus Surat Keterangan Kematian dan surat keterangan mengeluarkan jenazah di Perwakilan RI Negara setempat.
  3. Memastikan alamat pihak penerima jenazah di Indonesia dengan jelas.
  4. Pengurusan Surat Keterangan Kematian di KBRI tidak dipungut biaya / GRATIS.

    Apabila pihak keluarga/ahli waris menginginkan jenazah dimakamkan di Timor-Leste, maka keluarga/pemberi kerja harus:
    1. Membuat/memastikan adanya surat persetujuan dari ahli waris/pihak keluarga untuk pemakaman di Timor-Leste serta tanggung jawab pembiayaannya.
    2. Mengurus surat keterangan kematian/visum dan sertifikat kematian dari pihak berwenang setempat.
    3. Mengurus Surat Keterangan Kematian dan surat keterangan mengeluarkan jenazah di Perwakilan RI Negara setempat.
    4. Menyampaikan bukti pemakaman dan dokumen terkait kepada ahli waris melalui Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Kementerian Luar Negeri RI untuk pencatatan kematiannya di Indonesia.
    5. Mengirimkan barang-barang almarhum / almarhumah kepada ahli waris (apabila memungkinkan).


4. Surat Keterangan Perkawinan / Pernikahan

Bagi WNI yang akan menikah dengan warga negara Timor-Leste dapat mengurus Surat Keterangan sebagai berikut :

a. Untuk Warga Negara Indonesia Laki-laki / Perempuan :

  1. Akte Kelahiran.
  2. Surat Keterangan Belum Kawin.
  3. Surat Ijin Orang Tua (bagi yang masih di bawah umur).
  4. Kartu Keluarga.
  5. Paspor.
  6. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  7. Pasfoto ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar.

b. Untuk Warga Negara Timor-Leste Laki-laki / Perempuan :

  1. Kartu Keluarga.
  2. Paspor.
  3. Surat Ijin Orang Tua (bagi yang masih di bawah umur).
  4. Pasfoto Ukuran 3x4  sebanyak 3 (tiga) lembar.

    Biaya pengurusan Surat Keterangan Perkawinan/ Pernikahan adalah sebesar US$.20.00 (dua puluh Dolar AS)


5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah sebagai pengganti Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) yang dikeluarkan oleh Polri kepada masyarakat.

Penerbitan SKCK sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Kapolri No. Pol.: SKEP/816/IX/2003 tentang Naskah Sementara Buku Petunjuk Lapangan Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), disebutkan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) berhak untuk mendapatkan SKCK dari Polri setempat, dengan ketentuan memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

Penerbitan SKCK khusus untuk WNI yang akan bekerja/tinggal menetap di luar negeri, diterbitkan oleh Mabes Polri dengan persyaratan:

  1. Mengisi formulir SKCK;
  2. Surat Rekomendasi Catatan Kepolisian dari Polda setempat, sesuai identitas KTP calon pemohon di Indonesia;
  3. foto copy KTP/SIM Indonesia;
  4. foto copy Paspor yang masih berlaku;
  5. foto copy Kartu Keluarga (KK);
  6. foto copy Akta Lahir/Surat Kenal Lahir;
  7. fotokopi Akta Nikah (bagi yang masih terikat perkawinan);
  8. fotokopi Surat Ganti Nama (bagi yang pernah berganti nama);
  9. pas photo berwarna latar belakang merah ukuran 4x6 sebanyak 3 (tiga) lembar;
  10. lembar asli sidik jari yang dibuat di Kantor Kepolisian tempat pemohon berdomisili;
  11. membayar biaya administrasi (PNBP) sebesar Rp.10.000,- (sepuluh ribu Rupiah).

    Untuk memudahkan pengurusan Visa Kerja/Ijin Tinggal di Timor-Leste, SKCK tersebut wajib sudah dimiliki sebelum WNI berangkat ke luar negeri untuk tujuan bekerja/tinggal menetap.


6. Pencatatan Perceraian

Pencatatan perceraian bagi WNI di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilakukan pada instansi yang berwenang di negara setempat. Kemudian dilaporkan kepada Perwakilan Republik Indonesia di Dili / Perwakilan Republik Indonesia di negara domisili yang bersangkutan, dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Bukti pencatatan perceraian dari negara setempat.
  2. Akta Perkawinan.
  3. Fotokopi Paspor RI.


7. Pencatatan Pengangkatan Anak

Pengangkatan anak WNI oleh Warga Negara Asing (WNA) harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Memperoleh izin tertulis dari Pemerintah Negara asal Pemohon melalui kedutaan atau perwakilan Negara pemohon yang ada di Indonesia.
  2. Memperoleh izin tertulis dari Menteri Sosial RI.
  3. Melalui lembaga pengasuhan anak.

    Pengangkatan anak WNI diputuskan oleh Pengadilan di Indonesia. Orang tua angkat memiliki kewajiban melaporkan perkembangan anak WNI yang diangkat kepada Perwakilan RI yang terdekat dari domisili mereka di luar negeri.