Sign In

PENERBITAN PASPOR REPUBLIK INDONESIA (PASPOR RI)

Paspor RI adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Warga Negara Indonesia yang memuat identitas pemegangnya, untuk melakukan perjalanan antar negara dan berlaku selama jangka waktu tertentu. 

Paspor RI berisi 48 (empat puluh delapan) halaman, di bagian depannya terdapat lambang NKRI, Burung Garuda, dicetak dengan tinta emas.

a.   Ada 3 (tiga) Jenis Paspor RI yaitu:

  1. Biasa (berwarna hijau) yang pada umumnya digunakan oleh WNI.
  2. Dinas (berwarna biru) khusus untuk Pejabat RI yang mengadakan perjalanan ke luar negeri untuk tugas-tugas kedinasan.
  3. Diplomatik (berwarna hitam) khususnya untuk para Diplomat RI dan keluarga yang ditugaskan di berbagai Perwakilan RI di luar negeri serta Pejabat RI yang mengadakan perjalanan ke luar negeri untuk tugas-tugas diplomatik.
    Masa berlaku Paspor RI Biasa adalah 5 (lima) tahun, dan diganti dengan paspor yang baru apabila masa berlakunya habis.

b.   Persyaratan Pemberian Paspor RI Biasa untuk anak yang lahir di Timor-Leste:

  1. Surat Permohonan dari orang tua.
  2. Membawa Akta Kelahiran asli dan fotokopi.
  3. Membawa fotokopi Paspor orang tua (Ayah dan Ibu).
  4. Membawa Surat Nikah / Akta Perkawinan asli dan fotokopi.
  5. Pas foto ukuran 3x4 berwarna dengan latar belakang putih sebanyak 4 lembar (pakaian berwarna dan sebaiknya tidak memakai warna putih).
  6. Mengisi Formulir Permohonan Paspor RI Biasa yang disediakan di loket pelayanan keimigrasian.
  7. Membayar biaya pembuatan Paspor RI Biasa sebesar US$.23,00 (dua puluh tiga Dolar AS).

c.   Penggantian Paspor RI Biasa karena habis masa berlaku/ hilang/ halaman penuh/ rusak:

  1. Mengisi Formulir Permohonan Paspor RI Biasa yang disediakan di loket pelayanan keimigrasian.
  2. Membawa Paspor RI dan fotokopi seluruh halaman paspor lama yang akan diganti.
  3. Membawa KTP asli yang masih berlaku/ Ijin Tinggal/ Residence Permit/Autorizacao de Residencia/Lisensa Hela Fatin/ Special Stay/Ijin Kerja (Trabalho) dan fotokopinya sebanyak 1 (satu) lembar.
  4. Membawa Akta Kelahiran / Ijasah / Akta Nikah / Surat Baptis yang asli dan fotokopinya sebanyak 1 (satu) lembar.
  5. Pasfoto terbaru ukuran 3x4 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang putih (pakaian berwarna dan sebaiknya tidak memakai warna putih).
  6. Surat permohonan untuk mengambil paspor yang lama, karena Ijin yang  masih berlaku.
  7. Dalam hal paspor hilang, disertakan surat keterangan kehilangan Paspor RI dari Kepolisian setempat.
  8. Biaya sebesar US$.23,00 (dua puluh tiga Dolar AS) untuk buku Paspor RI 48 halaman.
  9. Dalam kasus Paspor RI hilang / rusak karena kelalaian maka dikenakan denda sebesar US$.23,00 (dua puluh tiga Dolar AS)  atau US$.46,00 (empat puluh enam Dolar AS)
  10. Formulir permohonan yang telah diisi dengan huruf cetak dan tinta hitam secara benar dan lengkap dan dittangani oleh pemohon.


PERHATIAN:

  1. Sebagian besar negara di dunia mensyaratkan masa berlaku paspor minimal 6 bulan jika hendak bepergian ke negara tersebut.  Oleh karenanya, Paspor RI  telah dapat diganti di KBRI-Dili jika masa berlakunya sisa 6 bulan atau kurang.
  2. Berdasarkan Pasal 113 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, DILARANG untuk masuk/keluar wilayah suatu negara tanpa melalui pemeriksaan oleh pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) – Bandara/Perbatasan. Apabila melanggar ketentuan dimaksud di atas dapat diancam dengan hukum penjara selama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda maksimal sebesar Rp.100.000.000,00 (seratus juta Rupiah).
  3. Berdasarkan Pasal 130 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, DILARANG untuk menitipkan Paspor RI kepada pihak lain (teman/kerabat/biro perjalanan (travel bureau)/lainnya) untuk mendapatkan cap keluar dan masuk ke wilayah Timor-Leste atau wilayah Republik Indonesia melalui titik-titik perlintasan antara kedua negara, yakni Batugade-Motaain, Haumusu C/Wini-Wini, Metamauk-Salele, Napan-Bobometo, Haekesak-Turiskain, Builalo-Memo, Haumeniana-Passabe, Oipoli-Citrana dan Laktutus-Belulik Leten. Apabila melanggar ketentuan tersebut dapat diancam dengan hukuman pidana penjara maksimal 2 (dua) tahun dan/atau pidana denda maksimal sebesar Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta Rupiah).
  4. Tidak diperkenankan bagi siapa pun untuk mencoret/menulis/mengubah catatan di dalam Paspor RI.
  5. Disarankan untuk memeriksa kembali Paspor RI  apabila telah selesai dilakukan pemeriksaan oleh pejabat Imigrasi, apakah telah diberikan cap untuk masuk dan cap untuk keluar.
  6. Bagi WNI yang kawin campur agar mengurus Ijin Tinggal/Residence Permit/Autorizacao de Residencia/Lisensa Hela Fatin di Kantor Imigrasi Timor-Leste.