Sign In

INVESTASI

Ketentuan mengenai investasi dalam negeri dan asing di Timor-Leste diatur dalam Undang-Undang No. 14/2011. Prosedur investasi asing di Timor-Leste ditangani oleh Trade Invest di bawah Sekretaris Negara Urusan Swasta (SEAPRI).

     1.  PROSEDUR PEMBUATAN IJIN INVESTASI ASING

​  Bagi WNI yang ingin berinvestasi di Timor-Leste agar mengajukan proposal kepada Trade Invest dengan persyaratan sebagai   berikut:

    1. Perencanaan bisnis (Business Planning);
    2. Fotokopi Paspor yang masih berlaku;
    3. Curriculum Vitae Pemohon;
    4. Referensi dari Bank yang beroperasi di Timor-Leste;
    5. Akta Pendirian Perusahaan;
    6. Rekening Koran selama 1 (satu) tahun terakhir;
    7. Persetujuan Pemegang Saham;
    8. Memiliki modal minimal sebesar US$.1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu dolar AS) untuk foreign direct investment(FDI), dan sebesar US$.150.000,00 (seratus lima puluh ribu dolar AS) untuk joint investment (joint venture) dengan mitra lokal;
    9. Membayar biaya administrasi pembuatan Ijin Investasi sebesar US$.2.000,00 (dua ribu dolar AS) kepada Trade Invest.​​​

Pemerintah Timor-Leste menargetkan pengurusan Ijin Investasi, termasuk ijin usaha yang dikeluarkan oleh instansi teknis terkait  sesuai bidang usahanya, akan dikeluarkan selama 30 (tiga puluh) hari, terhitung sejak kelengkapan dokumen diterima oleh Trade Invest. 

​​Investasi harus dieksekusi dalam waktu maksimal 180 (seratus delapan puluh) hari, dan dapat diperpanjang maksimal selama 90 (Sembilan puluh) hari.​


   2. INSENTIF BAGI INVESTOR ASING

P​emerintah Timor-Leste menawarkan berbagai bentuk insentif kepada para investor asing, yakni:

    1. Jaminan waktu yang lebih singkat dalam pengurusan Ijin Investasi;
    2. Rencana pembentukan One Stop Service, yang turut melibatkan beberapa instansi terkait dalam pengurusan Visa Kerja dan Ijin Usaha;
    3. Pembebasan pajak (bagi impor bahan mentah/raw material) selama 5 (lima) tahun;
    4. Lease lahan yang berlaku sampai dengan 50 (lima puluh) tahun.​