KBRI-Dili Selenggarakan Seminar: “Perkembangan Terkini ASEAN” di Dili, Timor-Leste

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pernyataan di atas merupakan bagian dari paparan Dubes Agus Tarmidzi pada seminar yang diselenggarakan oleh KBRI-Dili, dengan tema: “Perkembangan Terkini ASEAN”. Seminar yang berlangsung di hotel Arbiru-Dili, pada 30 Maret 2010 tersebut dihadiri sekitar 80 mahasiswa dan dosen dari berbagai universitas di Dili, serta dari kalangan mass media. Seminar tersebut bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan memberikan penjelasan terkait dengan rencana / keinginan Timor-Leste masuk ASEAN. Menurut Dubes Tarmidzi, Timor-Leste sejak tahun 2002 telah menjadi negara observer ASEAN, dan pada KTT ke-12 ASEAN di Cebu, Filipina bulan Januari 2007, Timor-Leste telah pula menandatangani TAC (Treaty of Amity and Cooperation). Timor-Leste mentargetkan masuk anggota ASEAN pada 2012 mendatang. Dubes Agus Tarmidzi menambahkan bahwa peluang Timor-Leste masuk anggota ASEAN dimungkinkan karena secara geografis negara ini terletak di Asia Tenggara, dan hal tersebut memenuhi kriteria sesuai dengan ketentuan dalam piagam ASEAN pasal 6 mengenai penerimaan anggota baru. Dubes Agus menambahkan bahwa negara-negara anggota ASEAN telah sepakat untuk melibatkan Timor-Leste dalam kerjasama sektoral secara bertahap. Ditambahkannya bahwa sebagai negara yang masih relatif baru, Timor-Leste perlu meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia dalam rangka mempersiapkan diri untuk menjadi anggota ASEAN. Selain itu, para pemangku kepentingan di Timor-Leste juga perlu menunjukkan keseriusan dan komitmen politik untuk menjadi anggota ASEAN. Sementara itu, Dubes RI-Dili, Eddy Setiabudhi, menyatakan bahwa Indonesia berkomitmen mendukung Timor-Leste masuk negara anggota ASEAN. Seminar tersebut merupakan program kerja KBRI-Dili tahun 2010 untuk memberikan pemahaman-pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan mahasiswa di Timor-Leste dalam rangka persiapan Timor-Leste masuk anggota ASEAN.