Siaran Pers Transnational Crimes

11/27/2013

 

?

Policia Nacional de Timor-Leste (PNTL) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia menyelenggarakan Seminar Kejahatan Lintas Negara (Transnational Crimes) selama 2 (dua) hari bertempat di Dili Convention Center (DCC) pada tanggal 26-27 November 2013. Seminar akan dibuka oleh Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan dan Keamanan Timor-Leste H.E. Kay Rala Xanana Gusmao dan dihadiri oleh para Pejabat Pemerintahan Konstitusional V Timor-leste, para Kepala Perwakilan Asing dan Organisasi Internasional di Timor-Leste, para penegak hukum, civitas akademika, tokoh masyarakat, media cetak dan elektronik dan LSM Timor-Leste.

 

Seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman Pejabat Pemerintah dan masyarakat Timor-Leste akan bahaya kejahatan lintas negara khususnya narkotika dan perdagangan manusia yang mengancam kemanusiaan dan pembangunan bangsa dan negara, serta untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan penegak hukum dalam upaya memerangi dan memberantas peredaran narkotika dan perdagangan manusia.

 

Seminar bertema: “Against Narcotics and Human Trafficking in Timor-Leste” akan menghadirkan 3(tiga) pembicara dari Indonesia dan 3 (tiga) pembicara dari Timor-Leste. Pembicara dari Indonesia adalah Direktur Intelijen Badan Narkotika Nasional RI Kombes Pol. I Made Astawa SIK, Direktur Narkoba Badan Reserse dan Kriminal Polri, Brigjen Arman Depari, serta Pakar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala,. Sedangkan pembicara dari Timor-Leste adalah Jaksa Agung TL Mr. Jose da Costa Ximenes Kepala Investigasi Kriminal PNTL, Superintendent Dr. Calisto Gonzaga; dan Direktur Jenderal Bea Cukai TL Mrs. Brigida Suzana da Silva.

 

Melalui Seminar ini, diharapkan dapat dihasilkan gagasan kebijakan dan kerjasama untuk menangkal dan memerangi penyalahgunaan narkotika dan perdagangan manusia  melalui peningkatan kesadaran warga negara, penegak hukum, pejabat pemerintah dan semua pihak pemangku kepentingan di Timor-Leste. Hasil dari seminar akan ditindaklanjuti antara lain dengan realisasi program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi Kepolisian TL dan aparat penegak hukum lainnya dalam mencegah dan memerangi kejahatan narkotika dan perdagangan manusia.