4000 orang hadiri Indonesian Bazaar 2012

7/7/2012

 

KBRI-Dili telah menyelenggarakan kegiatan Bazaar dan Promosi Indonesia 2012 pd tgl 30 Juni 2012 dimulai pukul 09.30 hingga 17.00 LT. Kegiatan Bazaar dan Promosi Indonesia 2012 ini dihadiri oleh sekitar 4000 orang yang terdiri dari pejabat Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste, pejabat organisasi internasional maupun masyarakat Indonesia dan Timor-Leste pada umumnya.

Dalam sambutannya, Bapak Duta Besar RI untuk Republik Demokratik Timor-Leste Eddy Setiabudhi menyampaikan antara lain bahwa kegiatan ini selain mempromosikan Indonesia secara terpadu di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, seni dan budaya, juga bertujuan untuk meningkatkan / mengisi secara nyata kerjasama dan persaudaraan antar masyarakat dari kedua negara. Disamping itu, Dubes RI-Dili menyampaikan bahwa sebagian hasil penerimaan kegiatan akan disumbangkan kepada organisasi / lembaga kemanusiaan di Timor-Leste.

Kegiatan Bazaar dan Promosi Indonesia 2012 merupakan bazaar yang ke-4 yang diselenggarakan oleh KBRI-Dili dengan bekerjasama dengan para pengusaha Indonesia di Timor-Leste dan unsur-unsur masyarakat Indonesia lainnya di Dili, Timor-Leste. Kegiatan ini diikuti oleh 17 (tujuh belas) booth pengusaha Indonesia yang menampilkan berbagai produk khas Indonesia, seperti batik, kerajinan tangan, pakaian, sepatu buatan Cibaduyut, Bandung dan aksesoris, termasuk berbagai macam kuliner Indonesia seperti jamu dan jajanan pasar. Tidak ketinggalan juga ditampilkan bermacam produk dan jasa pelayanan dari berbagai badan usaha / entitas bisnis Indonesia di Timor-Leste, termasuk BUMN.

Acara Bazaar dan Promosi Indonesia 2012 turut dimeriahkan oleh penampilan dari musisi asal Indonesia, Ikang Fawzi dan Marissa Haque, serta Tim Kesenian dari Universitas Padjadjaran, Bandung yang merupakan sumbangan / bantuan dari Rektor UNPAD. Penampilan Ikang Fawzi dan Marissa Haque mampu memukau pengunjung yang hadir dengan dibawakannya tembang-tembang lawas miliknya. Apresiasi yang tinggi dari pengunjung juga disampaikan kepada Tim Kesenian dari UNPAD yang menampilkan tarian nusantara, yaitu Tari Blantek, Tari Topeng Kelana, Tari Ponggawa, Tari Kipas dan Tari Cikeuruhan. Sejumlah pengunjung menyatakan ketertarikannya utk mempelajari tarian asal Jawa Barat tsb.

Sementara itu, pertunjukan Angklung yang dimainkan oleh SD Farol dengan membawakan lagu Halo-Halo Bandung, Sway dan Que Sera mampu memikat hati pengunjung dengan permainan instrumen angklung yang sangat baik. Ditampilkan pula tarian nasional lainnya, seperti Tari Sabung, Tari Saman dan Tari Merak oleh anak-anak SD Farol, SD Canossa, dan SMP An-Nur di Dili.

Partisipasi masyarakat Indonesia ditampilkan melalui perwakilan kelompok-kelompok masyarakat Indonesia di Dili, yaitu Flobamora (Kelompok masyarakat NTT) melalui penampilan Tari Ja’i, K3TL (Kerukunan Keluarga Kawanua Timor-Leste / kelompok masyarakat Manado) melalui Tarian Caka-Caka dan Gerobak (Gerombolan Batak / kelompok masyarakat Sumatera Utara) yang menyanyikan lagu-lagu daerah berjudul Ketabo Ketabo dan Pulau Samosir.

Selain itu, disela-sela pelaksanaan kegiatan Bazaar dan Promosi Indonesia 2012 juga diadakan penyuluhan bagi kaum perempuan dengan tema “Pemajuan Kaum Perempuan dan Pemuda di Timor-Leste” oleh Marissa Haque. Dalam sesi penyuluhan tsb, Marissa Haque menyampaikan bahwa salah satu faktor yang mendukung kuatnya suatu bangsa dimulai dari keluarga. Dalam hal ini, keharmonisan keluarga merupakan faktor penting yang dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan. Sejumlah peserta penyuluhan menyatakan apresiasi dan antusiasmenya dalam mengikuti acara ini.

Pengunjung Bazaar sangat terkesan dengan adanya penjualan produk-produk khas Indonesia dan penampilan seni budaya antara Indonesia dengan Timor-Leste. Acara tsb juga dinilai oleh pengunjung mencerminkan hubungan persahabatan secara nyata antara Indonesia dan Timor-Leste, dan mengharapkan KBRI-Dili dapat menyelenggarakan acara serupa di masa mendatang secara berkala.

Kegiatan Bazaar dan Promosi Indonesia 2012 yang difokuskan pada bidang ekonomi-perdagangan dan sosial-budaya tsb merupakan bagian dari diplomasi publik yang dilaksanakan oleh KBRI-Dili dan diharapkan dapat menunjang upaya peningkatan dan pemeliharaan citra positif Indonesia di Timor-Leste, sekaligus untuk meningkatkan hubungan baik dan persahabatan masyarakat dari kedua Negara. (Sumber : KBRI-Dili)