Timor Leste

Nama Resmi Negara
:
Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL). 
 
Lembaga-lembaga Negara (Organs of Sovereignity)
 
:
Presiden Republik, Parlemen Nasional, Pemerintah, dan Lembaga Peradilan.
Kepala Negara/ Presiden
 
:
Taur Matan Ruak (sejak Mei 2012)
Kepala Pemerintahan/PM
 
:
Kay Rala Xanana Gusmao (sejak 8 Agustus 2012).
Ketua Parlemen Nasional
 
:
Vicente da Silva Guterres (Parlemen Nasional terdiri dari 65 kursi).
Ketua Pengadilan Tinggi
 
:
Guilhermino da Silva (Mahkamah Agung belum terbentuk).
Menteri Luar Negeri
 
:
Jose Luis Guterres
Ibukota
:
Dili
Wilayah
:
Terdiri dari 13 distrik yaitu:  Aileu, Ainaro, Baucau, Bobonaro (Maliana), Cova-Lima (Suai), Dili, Ermera, Lautem (Lospalos), Liquica, Manatuto, Manufahi (Same), Oecusse (Ambeno), dan Viqueque.
 
Kota-kota terbesar
:
Dili (jumlah penduduk sekitar 234,026 jiwa), Baucau (jumlah penduduk sekitar 111,694 jiwa), Maliana (jumlah penduduk sekitar 92,000 jiwa).
 
Bentuk Pemerintahan
:
Semi-Presidensial, Presiden sebagai Kepala Negara dan Perdana Menteri sebagai Kepala Pemerintahan.
Pemilu Presiden terakhir dilaksanakan pada tahun 2012 dalam Dua Putaran. Putaran Pertama dilaksanakan Tgl. 17 Maret 2012 dan Putaran Kedua Tgl. 16 April 2012, dimenangkan oleh Presiden terpilih Jose Maria Vasconcelhos “Taur Matan Ruak”. Sementara itu Pemilu Legislatif dilaksanakan Tgl. 7 Juli 2012.
 
Pemerintahan Hasil Pemilu 2012
:
Pemerintah Konstitusional ke-V, dipimpin oleh Perdana Menteri Xanana Gusmao, dengan Kabinet beranggotakan seorang Wakil Perdana Menteri dan 15 Menteri, serta 12 Wakil Menteri dan 19 Sekretaris Negara.
Pemerintahan Konstitusional ke-V terdiri dari koalisi 3 (tiga) partai politik, yaitu CNRT, Demokrat dan Frente Mudanca. Partai FRETILIN menempatkan diri sebagai partai oposisi.
 
Letak Geografis
:
Kawasan Asia Tenggara, yaitu di Pulau Timor bagian Timur, pada koordinat 8.50’ LS, 125.55’ BT.
 
Luas Wilayah
:
15,007 KM².
Hari Nasional
:
20 Mei 2002 (Hari Restorasi Kemerdekaan).
Lagu Kebangsaan
:
Patria
Bahasa
 
:
Tetum dan Portugis sebagai bahasa resmi, Inggris dan Indonesia sebagai bahasa kerja.
Agama
:
Katolik (90%), Protestan (5%), Islam (3%), Lain-lain (2%).
Jumlah Penduduk
:
1,066,409 (Berdasarkan sensus 2010, dengan pertumbuhan penduduk sekitar 3,5% per tahun, diperkirakan penduduk pada akhir tahun 2011 adalah 1,115,000 jiwa). Mayoritas penduduk terdiri dari generasi muda (0 – 34 tahun) sekitar 781,615 jiwa (lebih dari 70%).
GDP (Gross Domestic Product)
:
Non-Oil GDP pada tahun 2013
US$ 2.1 Milyar dengan Pendapatan per Kapita US$ 1,700.
GNI (Gross National Income)
:
US$ 3,580 per kapita (sumber: Economy Context and Macro Economics Direction, Timor-Leste’s Strategic Development Plan 2011 – 2030).
Pertumbuhan ekonomi
:
7,3% (2011); 7.3 % (2012) 9.5% (2013)
Laju inflasi
:
13,5% (2011), 10,9% (2012), 9,5% (2013)
Komoditas ekspor utama
:
Minyak bumi dan gas alam, hasil pertanian spt kopi, kemiri, ternak, biji besi & kayu
Komoditas impor utama
:
Produk kebutuhan dasar / pokok sehari-hari, perlengkapan kantor, kendaraan & mesin, minyak kelapa sawit, semen, tembakau
APBN
:
US$ 1,763,000,000 (2012),
US$ 1,600,000,000 (2013), dan
US$ 1,500,000,000 (2014)
Sumber pembiayaan APBN sebagian besar dari hasil migas (sekitar 90%).
 
Pembangunan Nasional
:
Strategic Development Plan (SDP) 2011 – 2030 Juni 2011, yang meliputi 3 (tiga) pilar utama yaitu Social Capital (SC), Infrastructure Development (ID) dan Economic Development ED).
 
Perdagangan bilateral RI – RDTL
:
Ekspor Indonesia (2010)                 US$ 175,3 juta, US$ 220,1 juta  (2011), 260 juta (2012), 246,6 juta (2013). Impor dari Indonesia (2010)  US$ 633 ribu, US$ 1,4 juta (2011), US$ 632 ribu (2012) US$ 274 ribu (2013).
Catatan: Impor komoditas lainnya berasal antara lain dari RRC, Vietnam, Thailand, Malaysia dan Australia.
 
Neraca Perdagangan bilateral RI – RDTL
:
Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, surplus selalu berada pada Indonesia sebesar US$ 7,2 juta (2007), US$ 82,8 juta (2008), US$ 162,2 juta (2009) dan US$ 174,6 juta (2010) dan US$218,7 juta (2011), US$ 257,5 juta (2012), US$ 246,1 juta (2013)
 
Mata Uang
:
Dolar Amerika Serikat (US$)
Kode Telp. Negara
:
Dialling code +670
Visa
:
Visa kunjungan saat kedatangan diberikan di Bandara Internasional Presidente Nicolao Lobato dan pos-pos pelintasan perbatasan RI-RDTL, untuk jangka waktu 30 hari, dengan biaya US$ 30 per orang.
Airport tax untuk keberangkatan dengan menggunakan pesawat udara adalah US$ 10 per orang
 
Hubungan Darat, Udara dan Laut
:
Hubungan darat dari / ke RDTL hanya menghubungkan Timor-Leste dan Indonesia.
Hubungan udara telah terjalin antara RDTL–Indonesia yaitu Sriwijaya Airlines (daily schedule flight) dengan rute penerbangan Jakarta-Denpasar-Dili. Hubungan udara RDTL–Australia (Air North), dan RDTL – Singapura (Silk Air).
 
Layanan kargo melalui jalur laut dilayani oleh perusahaan Meratus Line (Kantor Pusat di Surabaya), menghubungkan Surabaya – Kupang – Dili pp (3 kali dalam sebulan, dengan kapasitas kargo sekitar 200 containers per bulan).
 
Zona Waktu
:
GMT + 9, lebih awal 2 (dua) jam dengan WIB.
Musim / Iklim
:
Hanya terdapat 2 (dua) musim, yaitu musim kemarau (Mei – September) dan musim hujan (Oktober – April).