Menteri Perindustrian Bangladesh harapkan terus tingkatkan kerjasama ekonomi dan industri bilateral

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

1. Honourable Minister for Industries Bangladesh, Mr. Dilip Barua, berharap untuk semakin meningkatkan kerjasama bilateral Bangladesh dan Indonesia d bidang ekonomi dan industri dengan memanfaatkan kemajuan dan keunggulan yang dimiliki kedua negara. Demikian Mr. Dilip Barua dalam inti sambutan yang disampaikan pada “diplomatic working dinner” yang diadakan Duta Besar RI Dhaka, Zet Mirzal Zainuddin, pada tanggal 1 Mei 2012 malam di Wisma Duta Gulshan-1, Dhaka. Working dinner untuk memberikan penghormatan kepada Menteri Perindustrian Bangladesh, Sekjen Development-8/D-8 Dr. Widi A.Pratikto berkedudukan di Ankara, Turki, yang sedang mengadakan kunjungan ke Bangladesh serta to bid farewell Duta Besar Myanmar, H.E. U Min Lwin & Madame Sabai Win dan Duta Besar Vietnam, H.E. Nguyen Van That & Madame Hathi Than. Working dinner dihadiri Konsul Singapore, Mr. Darryl Lau, Dirjen OI Kementerian Luar Negeri Bangladesh, Mr. Tarik Ahsan, Pengacara Senior/Mantan Dubes, Barrister Harun-ur-Rashid, Dirjen Shilpakala Academy, Mr. Liaquat Ali Lucky, kalangan pengusaha a.l Mr. Zillur Rahman, Chairman Logistic Group, Mr. Asmat Moyeen, Chairman Moulvi Tea Company, Mr. Azeem Shah, GM Westin Hotel dll. Minister for Industries, Mr. Dilip Barua, selama ini telah banyak membantu KBRI Dhaka dalam berbagai kegiatan terutama promosi produk ekspor Indonesia di Bangladesh. Pada Indonesia’s Integrated Expo-2, 2011 yang diadakan di kota pelabuhan terbesar Chittagong, Minister Barua telah membuka acara dengan sambutan, pemukulan gong dan pengguntingan pita. Kegiatan Integrated Expo telah diadakan lagi pada tanggal 22-24 Maret 2012 di Ruposhi Bangla Hotel yang juga telah menarik beberapa ribu pengunjung dan pengusaha-pengusaha dari Indonesia dan Bangladesh yang berpartisipasi mendapatkan transaksi cukup signifikan.

 

2. Setelah memperkenalkan Sekjen D-8, Dr. Widi A. Pratikto (mantan Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan RI) kepada Menteri Industri Bangladesh, Dilip Barua dan hadirin lainnya, Dubes RI Dhaka yang terus berusaha membuka peluang peningkatan kerjasama di berbagai bidang dengan berbagai cara pendekatan, dalam sambutan pembukaanya menyampaikan a.l. tentang pentingnya pertemuan dengan berbagai unsur pada working dinner tersebut, khusus dengan kehadiran Menteri Industri Bangladesh Dilip Barua dan Sekjen D-8 Widi A.Pratikto untuk mendorong kerjasama yang lebih erat dan berhasil nyata antar kedua negara di berbagai bidang dan khususnya di bidang industri serta dengan pemanfaatan yang lebih maksimal peran aktif dari kelompok D-8.

 

3. Dubes RI Dhaka menjelaskan bahwa Dr. Widi A.Pratikto adalah mantan Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang sekarang menjabat Sekjen D-8, Lembaga kerjasama pembangunan ekonomi antara 8 negara berkembang dengan penduduk mayoritas muslim yaitu Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan dan Turki. Selanjutnya Dubes RI Dhaka menyampaikan harapan untuk terus mendapatkan peluang lebih besar lagi bagi produk-produk ekspor Indonesia khususnya produk industri strategis untuk mengembangkan akses pasar di Bangladesh karena Indonesia telah menjadi salah satu mitra dagang terbesar Bangladesh dan volume perdagangan mencapai 1,4 milyar US dollar atau meningkat 31% dibandingkan volume perdagangan di periode yang sama tahun 2011.

 

4. Pada kesempatan tersebut Duta Besar RI juga menyampaikan ucapan perpisahan kepada Duta Besar Myanmar, H.E. U Min Lwin & Madame Sabai Win yang sebentar lagi akan menempati posnya yang baru sebagai Duta Besar Myanmar di Jakarta dan Duta Besar Vietnam, H.E. Nguyen Van That & Madame Hathi Than.

 

5. Dalam pembicaraan di sela-sela makan malam yang menyuguhkan berbagai masakan dan makanan kecil, hidangan penutup serta minuman khas Indonesia dicatat pula adanya keinginan dari salah satu pengusaha yang hadir untuk mengimpor produk industri strategis dari Indonesia yang proses dan pembicaraannya sedang berlangsung. Sedangkan salah satu undangan lainnya, Anggota Parlemen Bangladesh yang juga pengusaha terkemuka, telah pula melakukan bussines deal dalam impor palm-oil dari Indonesia. Kemudian Dirjen Shilpakala Academy meminta Indonesia untuk mengisi acara kesenian yang diadakan pada tanggal 10 Mei 2012 di National Theatre dalam rangka “Cultural Diversity Ministerial Forum of the Asia Pasific Region 9-11 May 2012 Dhaka”, dimana Mendikbud RI juga diundang ke acara tersebut.