Masyarakat Indonesia Menyambut Gembira Kedatangan Tim 7 Summits Expedition

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Di tengah-tengah keadaan politik Nepal yang memasuki saat yang sangat menentukan dengan semakin dekatnya batas akhir pembentukan konstitusi Nepal, Duta Besar RI untuk Nepal bersama dengan Konsul Kehormatan RI untuk Nepal dan masyarakat Indonesia yang berada di Kathmandu, dalam jamuan makan malam di Hotel Shangri La, Kathmandu, Nepal pada tanggal 26 Mei 2012, menyambut dengan penuh rasa bangga Tim 7 Summits Expedition yang telah berhasil mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih di puncak gunung Everest.

 

Tim Pendaki yang terdiri dari Ardhesir Yaftebbi dan Fajri Al Luthfi (sisi utara) serta Iwan Irawan dan Nurhuda (sisi selatan) beserta anggota Tim 7 Summits Expedition lainnya berkesempatan untuk beramah-tamah tidak saja dengan Duta Besar RI tetapi juga dengan masyrakat Indonesia di Nepal yang turut hadir untuk menyatakan dukungan dan penghargaan mereka atas keberhasilan Tim 7 Summits Expedition menaklukan puncak gunung Everest.

 

Dalam sambutannya Duta Besar RI menyatakan rasa terima kasih dan kebanggannya atas prestasi yang telah dicapai oleh Tim 7 Summits Expedition dengan mengibarkan bendera Merah Putih di tujuh puncak tertinggi di tujuh benua. Keberhasilan Tim 7 Summits Expedition adalah salah satu contoh nyata diplomasi publik yang menunjukkan bukti bahwa bangsa Indonesia tidak hanya tangguh di darat, di laut dan di udara akan tetapi juga di puncak gunung tertinggi di dunia. Ekspedisi ini tidak hanya mengharumkan nama Tim 7 Summits Expedition tetapi juga nama Indonesia di dunia Internasional. Keberhasilan tersebut membuat masyarakat Nepal semakin mengenal Indonesia dan ingin lebih memperkuat hubungan bilateral yang selama ini telah terbina dengan baik, terutama dibidang pariwisata dan ekonomi.

 

Ketua Harian Pendakian Tim 7 Summits Expedition, Yopi Rikson mengungkapkan bahwa pendakian ke gunung Everest adalah pendakian ke puncak ketujuh atau terakhir dari misi 7 Summits Expedition. Ekspedisi di mulai pada bulan April 2010 dengan mendaki Cartenz Pyramid/Ndugu-Dugu (Asia) kemudian dilanjutkan ke Kilimanjaro (Afrika), Elbrus (Eropa), Vinson Massive (Antartika), Aconcagua (Amerika Selatan) dan Denali (Amerika Utara). Selain tujuan utama untuk mengibarkan Merah Putih di puncak-puncak tertinggi dan menyejajarkan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain di dunia yang telah berhasil mencapai Seven Summits, Ekspedisi ini juga dilakukan untuk mengampanyekan secara nasional tentang ancaman global warming dan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

KBRI Dhaka, 29 Mei 2012.