MENGUKIR PRESTASI GEMILANG DI PENTAS ASIA-PACIFIC MINISTERIAL CULTURAL DIVERSITY FORUM

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

I. Dirjen UNESCO hargai Indonesia sebagai salah satu negara multikultur demokratis yang aktif dalam mempromosikan dan mempertahankan nilai keaneragaman budayanya, media massa Bangladesh sebut penampilan kesenian Indonesia oleh KBRI Dhaka menjadi puncak penampilan kebudayaan dengan penampilan kesenian penuh warna, sangat memukau dan mengagumkan menghibur di the Cultural Diversity Ministerial Forum of the Asia-Pasific Region yang diselenggarakan di Dhaka tanggal 9-11 Mei 2012.

 

II. Dalam acara pagelaran kebudayaan di National Theatre, Shilpakala Academy, tanggal 10 Mei 2012 malam hari Tim Kesenian Kedutaan Besar RI di Dhaka menampilkan 3 Tarian Tradisional Indonesia, Lagu Dangdut dan Musik Angklung serta peragaan 14 pasang busana pengantin Nusantara yang dikemas dalam satu paket Pelangi Nusantara Extravaganza selama 15 menit oleh Choreographer KBRI Dhaka, Duta Besar RI Dhaka Zet Mirzal Zainuddin, diperankan oleh para Staf KBRI Dhaka dan keluarga serta dengan didukung remaja Indonesia dan Bangladesh termasuk 2 anggota Dhakabashi dan 20 model-model Bangladesh asuhan KBRI Dhaka. Extravaganza Pelangi Nusantara Indonesia selama 15 menit non-stop tersebut telah memukau dan disambut appresiasi luar biasa serta ledakan tepukan yang tanpa henti sampai akhir pertunjukan dan dinilai sebagai puncak dari penampilan seluruh grup kesenian pada acara tersebut dengan alasan Team Kesenian KBRI Dhaka benar-benar telah mempertontonkan secara nyata “Cultural Diversity”, keberagaman kekayaan dan keindahan Seni Budaya Indonesia, Tari, Lagu, Musik Tradisional, serta warnawarni pakaian multi etnis pengantin tradisional Nusantara yang unik dan gemerlap. Negara tuan rumah Bangladesh, serta negara peserta Filipina, Cina dan Srilanka juga berusaha menampilkan kesenian tradisionalnya dalam program kebudayaan yang disaksikan 1000 penonton yaitu semua anggota delegasi yang hadir diantaranya: Wakil Presiden Kiribati dan Afghanistan, DG UNESCO Irina Bokova, para Menteri dan Wamen Bhutan, Maldives, Sri Lanka, Nepal, Vietnam, Kamboja, Philipines, Indonesia; Menteri Informasi dan Meneg Kebudayaan Bangladesh, Para Duta Besar dan Tokoh-tokoh Seni-Budaya setempat dan undangan lainnya.

 

Pagelaran kebudayaan tersebut telah diliput dan disiarkan berulang-ulang oleh semua media massa, tv/radio/cetak Bangladesh, diantaranya BTV, Jamuna TV, Independent TV, Boishak TV, ETV, ATN Bangla, surat kabar Jono Ponto, Protom Alo, harian berbahasa Inggris New Age, The Daily Star, The Independent dengan memberikan pujian dan komentar yang sangat positif atas penampilan kesenian Indonesia yang di sebutkan menjadi puncak pertunjukan dengan penampilan kesenian penuh warna dan sangat mengagumkan. Hampir semua surat kabar baik yang berbahasa Bengali maupun berbahasa Inggris menampilkan foto-foto penampilan kesenian Indonesia sebagai foto utama pagelaran budaya the Cultural Diversity Ministerial Forum of the Asia-Pasific Region di National Theatre, Shilpakala Academy, tempat pertunjukan kesenian utama di Bangladesh.

 

III. Dirjen UNESCO, Irina Bokova, dalam salah satu butir sambutannya di pembukaan the Cultural Diversity Ministerial Forum of the Asia-Pasific Region yang diselenggarakan di Dhaka tanggal 9-11 Mei 2012 menyebut Indonesia sebagai salah satu negara multikultur demokratis yang aktif dalam mempromosikan dan mempertahankan nilai budayanya. Dirjen UNESCO juga menyebut Bangladesh sebagai negara yang multikultur dan berterima kasih kepada PM Sheikh Hasina yang telah memberikan dukungan kepada UNESCO terutama dalam issue “kesetaraan gender” dan penanggulangan kemiskinan. The Cultural Diversity Ministerial Forum of the Asia-Pasific Region 2012, forum kerjasama di lingkup wilayah Asia Pasifik yang diselenggarakan untuk mempertahankan dan menumbuhkembangkan keragaman budaya wilayah Asia-Pasifik yang diselenggarakan selama 3 hari di Ruposhi Bangla Hotel, Dhaka tanggal 9-11 Mei 2012 ditutup hari Jum’at dengan diadopsinya “the Dhaka Declaration” menyerukan penguatan kerjasama kebudayaan regional untuk pembangunan manusia yang berkelanjutan di wilayah Asia Pasific. Pertemuan diikuti perwakilan dari 33 negara kawasan yaitu a.l. Bangladesh, Indonesia, India, Afghanistan, Bhutan, Iran, Kiribati, Kazakhtan, Laos, Maladewa, Mongolia, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Timor Leste, Filipina, Tonga, Vietnam, Samoa, Kamboja, Brunei Darussalam, Cina, Myanmar. Dirjen UNESCO, Irina Bokova hadir sebagai tamu kehormatan. Pejabat tertinggi negara yang hadir adalah Wakil Presiden Kiribati, Teima Onorio, dan Minister of National Heritage Sri Lanka, Mr. Jagath Balasuriya. Indonesia diwakili oleh Prof.Etty Indriati, Ph.D, Direktur Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI didampingi staf Dr. Restu Gunawan.

Dhaka, Mei 2012