Northern Territory akan utus Menteri Peternakan ke Indonesia dan akan tetap menjadi partner Dagang Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam pertemuan dengan Acting Konsul RI Darwin pada tanggal 16 Desember 2011 yang lalu, Chief Minister, Hon Paul Henderson menyampaikan komitmennya untuk tetap menjadi patner dagang dengan Indonesia yang siap untuk menyalurkan ternak sapi ke Indonesia sesuai dengan kebutuhan.

Komitmen dan harapannya tersebut terkait dengan kebijakan pemri untuk menurunkan volume impor daging tahun 2012 menjadi 85.000 ton dan untuk ternak sapi hidup sebesar 283.000 ekor (tahun sebelumnya mencapai 520.000 ekor).

Menanggapi hal tersebut, Acting konsul Darwin, Muhamad Nazirwan Hafiz menyampaikan bahwa penurunan volume impor daging tahun 2012 sangat terkait dengan keberhasilan pelaksanaan sensus ternak sapi 2011, yang telah memetakan jumlah ternak sapi di Indonesia yang mencapai 14,8 juta. Jumlah ini dinilai akan mendukung pelaksanaan kebijakan swasembada daging yang sudah dicanangkan sebelumnya.

Acting konsul menyampaikan pula bahwa, Konsulat RI Darwin akan terus berupaya meningkatkan kerjasama di berbagai bidang antara Indonesia dengan NT.

Berita Terkait: Pernyataan Chief Minister, Hon Paul Henderson