Kunjungan Perawat RS Sanglah Bali ke Wisma Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 6 April 2012 sebanyak 15 orang perawat dari RS. Sanglah Bali yang dipimpin oleh Bp. Alik Wirawan yang sedang melakukan kunjungan ke Royal Darwin Hospital di Darwin, telah menghadiri jamuan makan malam di Wisma Konsul RI Darwin yang dihadiri pula oleh para home staff Konsulat RI Darwin.

Kunjungan para perawat dari RS Sanglah ini ke Darwin merupakan salah satu bentuk kerjasama dengan Royal Darwin Hospital, dimana pemerintah Australia telah menginvestasikan dana dengan upaya untuk meningkatkan standar pelayanan di RSUP Sanglah. Adapun investasi tersebut berupa pembangunan gedung Burn Unit dan Intensive care, pelatihan sejumlah tenaga keperawatan RS Sanglah yang dibiayai oleh AusAID dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan. Tujuan pelaksanaan kerjasama antara RS. Sanglah dengan Royal Darwin Hospital adalah :

1.    Untuk membangun kemitraan jangka panjang antara RDH dan RSUP Sanglah

2.    Untuk meningkatkan standard perawatan klinis, tata kelola klinis dan pasien secara aman di RSUP Sanglah

3.    Untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan klinis dari staff klinis tertentu (dokter, perawat, tenaga penunjang kesehatan) dan pengelola RS

4.    Untuk meningkatkan kualitas perawatan gawat darurat dan pengelolaan trauma

5.    Untuk melaksanakan dan mengintegrasikan pendidikan professional yang berkelanjutan bagi para perawat untuk mendorong peningkatan secara proaktif

6.    Untuk pengembangan kebijakan dan prosedur respon gawat darurat dan trauma secara berkelanjutan

Tahap pertama di tahun 2011 pendanaan oleh Northern Territory Government dan NCCTRC untuk pengiriman 3 orang dari Management RSUP sanglah,; 1 orang staf mutu, 2 orang staf Nursing Department dan I orang staf HRD; 1 orang dokter untuk menghadiri Trauma Congress, 2 orang dokter klinis penanganan trauma ED, 13 orang perawat klinis ED.

Tahap kedua untuk program 3 tahun yang dibiayai oleh AusAID. Dimulai di tahun 2012: 3 orang perawat untuk mempelajari komite keperawatan, dan 15 orang perawat untuk mempelajari Emergency Care, Obstetry, Onkology, Hemodialysis, Outpatient Care, intensive Care, Quality Improvement ED, Operating Theatre, Cardiac Care, dan Geriatric Care.