Siswa NT Memainkan Angklung dan Menyanyikan Lagu Rasa Sayange

4/7/2014

 

?KONSULAT REPUBLIK INDONESIA

DARWIN

 

20 Harry Chan Avenue, Darwin

Northern Territory, Australia

Telp. +61-8 89430200 Fax. +61-8 89412709

Email : kridrw@indoconsdarwin.org.au

 

SIARAN PERS

No. 14/KRI-Darwin/140401

 

 

Siswa NT Memainkan Angklung dan Menyanyikan Lagu Rasa Sayange

 

 

KRI Darwin bekerja sama dengan Nemarluk School di Darwin telah melaksanakan kegiatan perayaan Harmony Day, di Nemarluk School pada tanggal 28 Maret 2014. Pelaksanaan kegiatan ini diarahkan pada promosi keberagaman budaya dan kuliner Indonesia. Nemarluk School cukup spesial karena memiliki kelas bagi siswa berkebutuhan khusus.

 

KRI Darwin telah mempertunjukkan Gamelan Jawa yang dibawakan oleh DWP KRI Darwin dan masyarakat Indonesia serta menyediakan kuliner Indonesia. Sekitar 150 orang hadir pada perayaan Harmony Day tersebut.

 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Principal Nemarluk School yang menyampaikan bahwa tujuan kegiatan untuk memperkenalkan Indonesia dan untuk itu mengapresiasi dukungan KRI Darwin. Pada kesempatan ini, Konsul menyampaikan kekagumannya dan tersentuh atas kemampuan para siswa dalam memainkan angklung dan berharap melalui kegiatan ini akan terus terbina pemahaman antar masyarakat kedua negara.

 

Para siswa (termasuk siswa berkebutuhan khusus), orang tua murid dan guru mempertunjukkan Angklung dengan membawakan Lagu Kebangsaan Australia dan Burung Kakak Tua. Pada akhir kegiatan, seluruh orang tua dan siswa yang hadir menyanyikan lagu Rasa Sayang Sayange sambil bergandengan tangan. Pertunjukan para siswa dilatih oleh pengajar Bahasa Indonesia dari Darwin Languages Centre.

 

Harmony Day dirayakan setiap tanggal 21 Maret di Australia untuk meningkatkan keharmonisan dan saling menghormati antar masyarakat Australia yang terdiri dari berbagai Bangsa dan Budaya.

 

 

 

Darwin, 1 April 2014




WEB_014 - angklung.jpg

Permainan angklung oleh siswa, orang tua murid dan guru Nemarluk School




WEB_014 - gamelan.jpg

Gamelan yang dibawakan oleh DWP KRI Darwin dan masyarakat Indonesia?