MAPALA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Taklukan Puncak Gunung Kilimanjaro

Tim pendaki ekspedisi MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil menaklukan puncak Kilimanjaro di Tanzania baru – baru ini. Setelah berjuang menempuh jarak yang panjang dan medan yang sulit Tim Ekspedisi Kilimanjaro Mapala UMY dengan bangga mengibarkan bendera merah putih, bendera Jogjakarta, bendera UMY dan bendera MAPALA UMY di puncak tertinggi di Afrika. Pencapaian tersebut berhasil terlaksana pada hari Rabu tanggal 29 Maret 2017, tepat pukul 07.30 waktu Tanzania. Pendakian dilakukan selama 6 hari dengan rentang waktu 4 – 8 jam setiap harinya. 4 pendaki berhasil mencapai puncak Kilimanjaro yaitu, Ihsanul hakim, Nauval Hakim, Muh Badrudin, dan Aji Wahyudi. Sementara itu satu pendaki bernama Moh Fadli tidak dapat melanjutkan pendakian dikarenakan sakit.

Penaklukan gunung Kilimanjaro ini tidak hanya bertujuan untuk pendakian semata, namun membawa misi memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) yaitu dengan melakukan pementasan wayang kulit Pandawa Lima di puncak tertinggi Kilimanjaro selama 20 menit. Selain pendakian tim ekspedisi juga meliput penelitian suku Chagga Tanzania di kota Moshi. Penelitian tersebut dilakukan oleh menejer Vebri Arianto dan tim jurnalis Desi Intan. Selanjutnya tim bertolak dari Tanzania untuk kembali ke Indonesia pada 2 April 2017.

Sebelum menuju Kilimanjaro untuk menaklukan misi pendakian dan penelitian, Tim pendaki ekspedisi MAPALA UMY bersama dengan dosen pendamping Bapak Sugito, SIP., M.S.i. bertandang ke KBRI Dar es Salaam untuk melakukan silaturahmi dengan KUAI Bapak Nanang Eko K.P.P dan para staf KBRI Dar es Salaam. Acara silaturahmi diisi dengan kegiatan ramah tamah, penyerahan cinderamata oleh tim pendaki ekspedisi MAPALA UMY KUAI Bapak Nanang Eko K.P.P dilanjutkan dengan foto bersama.