Indonesia Ikut Serta Dalam DITF 2012

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam rangka ikut mendorong meningkatnya kinerja perdagangan bilateral Indonesia dan Tanzania, KBRI Dar es Salaam, dengan dukungan pelaku bisnis dari tanah air, telah mengikuti Dar es Salaam International Trade Fair (DITF) ke-36 tahun 2012 yang lebih dikenal oleh masyarakat Tanzania sebagai Saba-Saba Trade Fair. 

Pameran dagang yang berlangsung setiap tahun ini berlangsung mulai 28 Juni dan baru saja ditutup pada hari Minggu, 8 Juli 2012. Stand Indonesia yang didominasi oleh warna merah dan putih terletak di depan pintu masuk Karume Hall yang merupakan lokasi prima dalam DITF.

Pameran dagang ini, selain diikuti oleh perusahaan perusahaan Tanzania, juga diikuti oleh peserta dari mancanegara seperti negara-negara di kawasan Afrika (Kenya, Rwanda, Afrika Selatan dan Uganda), Asia (Indonesia, Cina dan India), Timur Tengah (Mesir dan Suriah) dan Eropa (Jerman).

KBRI Dar es Salaam mengundang pengusaha Indonesia untuk ikut berpartisipasi secara mandiri dengan menyediakan stand yang dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia tanpa dipungut biaya.

Pada tahun ini, peserta dari Indonesia yang mengikuti DITF adalah (1) perusahaan Tatty & Co yang bergerak di bidang batik dan furniture; (2) P.T. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk bergerak di bidang alat tulis kantor (produk kertas); (3) P.T. Rutan bergerak di bidang alat-alat pertanian dan (4) P.T. Plasindo Bhama Prasasta yang bergerak di bidang alat-alat penyemprot hama.

Dari bahan promosi dan contoh produk perusahaan yang dipamerkan selama DITF, produk batik banyak menarik perhatian publik pengunjung karena batik Indonesia sudah dikenal luas masyarakat setempat. Batik banyak digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, baik dari pejabat maupun masyarakat biasa. Kekhasan Batik Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Tanzania.

Kesempatan berpartisipasi pada DITF 2012 ini, KBRI Dar es Salaam juga dimanfaatkan untuk memberikan informasi dan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan (inquiries) dari para pengunjung seputar produk-produk Indonesia yang diminati publik setempat. Selain itu juga dilakukan diseminasi informasi mengenai penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2012 di Jakarta baik melalui penjelasan langsung maupun pemberian leaflets tentang TEI 2012.

Sebagai pameran dagang terbesar di kawasan Afrika Timur, DITF perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh para pelaku usaha di Indonesia sebagai media ampuh menembus pasar di kawasan melalui kehadiran dan partisipasi yang berkesinambungan. (KBRI Dar es Salaam).