Tanzania

                                                                        PROFIL NEGARA


Informasi Dasar

 

Informasi Umum mengenai:

 

Nama Resmi Negara                                 :    Republik Persatuan Tanzania

Sistem Pemerintahan                                 :    Republik Presidensial

Ibu Kota                                                      :    Dodoma

Luas Wilayah                                              :    947.300 km2

Jumlah Penduduk                                      :    48.663 juta jiwa (est 2016, IMF)

Lagu Kebangsaan                                      :    Mungu Ibariki Afrika

Agama                                                        :    Kristen 61,4%, Islam 35,2%, Kepercayaan nenek moyang 1,8%, lain-lain 1,6%

                                                                        Zanzibar :  99% Islam

Bahasa                                                       :    Swahili dan Inggris     

Mata Uang                                                  :    Tanzanian Shilling (TZS) 1 US$ = 2.188 TZS

Hari Kemerdekaan/Nasional                      :    26 April (bersatunya Tanganyika dan Zanzibar)       

Suku bangsa/etnis                                      :    Pulau utama: Afrika 99% (lebih dari 120 suku), 1% (Asia, Eropa, dan Arab)

                                                                        Zanzibar: 75% Arab, 15% (Afrika dan campuran Arab-Afrika)

Nama Presiden                                          :    John Pombe Magufuli (sejak Oktober 2015)

Nama Perdana Menteri                              :    Perdana Menteri Majaliwa Kassim Majaliwa (sejak November 2015)

Nama Menteri Luar Negeri                        :    Augustine Philip Mahiga (sejak November 2015)

Nama Duta Besar Tanzania untuk  RI       :    Ramadhan Dau (Berkedudukan di Kuala Lumpur. Dubes Dau dilantik September 2016 dan saat ini masih menunggu credentials dari Malaysia)

Nama Duta Besar RI untuk Tanzania        :    Zakaria Anshar (sejak 2013)

GDP                                                           :    45,899 milyar (est 2016, IMF)

GDP per kapita                                          :    943,797 (est 2016, IMF)

Komoditas Ekspor Utama                          :    Emas, kopi, kacang mede, manufaktur, kapas

Komoditas Impor Utama                            :    Barang konsumsi, mesin dan peralatan transportasi, bahan baku industri, minyak mentah

Keanggotaan di Organisasi Internasional   :    ACP, AfDB, AU, C, CD, EAC, EADB, EITI, FAO, G-77, IAEA, IBRD, ICAO, ICC (NGOs), ICCt, ICRM, IDA, IFAD, IFC, IFRCS, ILO, IMF, IMO, IMSO, Interpol, IOC, IOM, IPU, ISO, ITSO, ITU, ITUC (NGOs), MIGA, MONUSCO, NAM, OPCW, SADC, UN, UNAMID, UNCTAD, UNESCO, UNHCR, UNIDO, UNIFIL, UNISFA, UNMISS, UNWTO, UPU, WCO, WFTU (NGOs), WHO, WIPO, WMO, WTO

 

Bendera

Bendera Tanzania terdiri dari diagonal garis hitam bersisi kuning dari ujung bawah kiri. Segitiga atas (kiri) berwarna hijau dan segitiga bawah berwarna biru. Bendera tersebut diadopsi pada tahun 1964 untuk menggantikan bendera Tanganyika dan bendera Zanzibar sejak kedua negara tersebut bersatu. Desain bendera menggabungkan elemen dari bendera dua negara. Warna hijau melambangkan sumber daya pertanian di negara tersebut, warna emas melambangkan kekayaan mineral, warna hitam mewakili masyarakat Swahili asli di Tanzania dan warna biru melambangkan Samudera Hindia serta berbagai danau dan sungai di Tanzania.

 

Etimologi

Nama Tanzania berasal dari nama dua negara yaitu Tanganyika dan Zanzibar. Tanganyika berasal dari Bahasa Swahili yaitu Tanga (berlayar) dan Nyika (padang gurun), menciptakan frase berlayar di Padang Gurun. Nama Zanzibar berasal dari Zengi (nama untuk orang lokal yang berarti hitam) dan Barr dari Bahasa Arab yang berarti pantai.

 

Tanzania dibentuk oleh bersatunya pulau utama Tanganyika dengan kepulauan pesisir Zanzibar. Tanganyika merupakan jajahan Jerman sejak 1880 – 1919. Ketika Jerman kalah dalam Perang Dunia II, Tanganyika berada di bawah League of Nations di tangan Inggris. Tanganyika meraih kemerdekaan dari Inggris pada 1961. Zanzibar merupakan pusat perdagangan yang dikuasai Portugis pada 1498. Pada 1699, Zanzibar dikuasai Kesultanan Oman. Pada 1840, Sultan Oman, Seyyid Said, memindahkan ibu kota pemerintahannya ke Zanzibar.

 

Pada Desember 1962, Tanganyika menjadi republik demokrasi yang dipimpin seorang presiden. Sementara itu, Zanzibar berhasil melepaskan diri dari dinasti Arab dan merdeka pada 1963. Tanganyika dan Zanzibar akhirnya bersatu pada 26 April 1964 dan menamakan diri Republik Tanzania.

 

Geografi

Tanzania berada di Afrika Timur membentang di antara 5.6944° Garis Lintang Selatan dan 36.3223° Bujur Timur. Tanzania terletak di pantai timur Afrika dan memiliki garis pantai Samudera Hindia sepanjang 800 km (500 mil). Tanzania juga mencakup beberapa pulau lepas pantai termasuk Unguja (Zanzibar), Pemba dan Mafia. Titik tertinggi dan terendah Afrika terdapat di Tanzania, yaitu Gunung Kilimanjaro, yang berapa pada 5.895 meter (19.341 kaki) di atas permukaan laut, dan Danau Tanganyika, 352 meter (1.155 kaki) di bawah permukaan laut.

 

Timur laut Tanzania merupakan pegunungan dan hutan, dimana Gunung Kilimanjaro terletak. Tiga dari Africa Great Lakes merupakan bagian dari wilayah Tanzania. Di sebelah utara dan barat terdapat Danau Victoria, danau terbesar di Afrika, dan Danau Tanganyika, danau terdalam di benua Afrika yang terkenal akan spesies unik perikanannya. Sementara itu, di barat daya terletak Danau Nyasa.Wilayah barat Tanzania merupakan dataran tinggi dengan tanah yang subur. Wilayah pantai timur Tanzania terdapat kepulauan Zanzibar.

 

Iklim Tanzania bervariasi. Di dataran tinggi, suhu berkisar antara 10ºC dan 20 ºC (50 dan 68 ºF) selama musim dingin dan panas. Sebagian lainnya memiliki temperature terendah 20ºC. Periode terpanas November-Februari mencapai 25-31V ºC sedangkan periode terdingin antara bulan Mei-Agustus 15-20 ºC. suhu tahunan 20 ºC. Iklim sejuk di daerah pegunungan.

 

Tanzania memiliki dua curah hujan besar yaitu uni-modal (Oktober-April) dan bi-modal (Oktober-Desember dan Maret-Mei). Uni-modal terjadidi wilayah selatan, tengah dan barat, sementara bi-modal di wilayah utara dari Danau Victoria hingga ke pantai tuimur. Rezim bi-modal disebabkan oleh migrasi musiman Intertropical Convergence Zone.

 

Tanzania dibagi dalam 26 region (mikoa), 21 diantaranya berada di pulau utama sedangkan 5 lainnya di Zanzibar (tiga region di Unguja dan dua di Pemba), dan 99 distrik (wilaya). 26 region yaitu Arusha, Dar es Salaam, Dodoma, Iringa, Kagera, Kigoma, Kilimanjaro, Lindi, Manyara, Mara, Mbeya, Morogoro, Mtwara, Mwanza, Pemba North, Pemba South, Pwani, Rukwa, Ruvuma, Shinyanga, Singida, Tabora, Tanga, Zanzibar Central/South, Zanzibar North, Zanzibar Urban/West.

 

Tanzania berbatasan darat dengan Kenya dan Uganda di sebelah utara, Zambia, Malawi dan Mozambik di sebelah selatan, Rwanda, Burundi dan Democratic Republic Congo di sebelah barat. Tanzania berbatasan laut dengan Uni Comoros.

 

Ibukota Tanzania adalah Dodoma, sejak tahun 1973, yang berada di tengah-tengah Tanzania. sementara itu, Dar es Salaam dijadikan pusat perdagangan dan pelabuhan. Hingga saat ini hanya sidang parlemen yang digelar rutin di Dodoma, sementara Kementerian dan perwakilan asing masih berbasis di Dar es Salaam.

 

Tanzania memiliki populasi sebanyak 48.663 juta jiwa (perkiraan IMF tahun 2016), terbesar di Afrika Timur dan kepadatan penduduk terendah. Hampir sepertiga populasinya berada di perkotaan. Penduduk usia muda dibawah 25 tahun sebanyak 2/3 dari total populasi. Untuk Tanzania, migrasi penduduk yang terjadi kebanyakan merupakan migrasi internal, dari pedesaan ke perkotaan. Tanzania juga menjadi negara penerima pengungsi terbesar di Afrika selama beberapa decade, terutama dari Great Lakes region, yaitu Burundi dan DRC.

 

Politik

1.    Pemerintahan

  1. Legislatif

    Parlemen terdiri dari Makhamah Nasional Tanzania (Bunge) dan Dewan Perwakilan Zanzibar.

     

    Makhamah Nasional Tanzania memiliki 295 anggota termasuk Jaksa Agung, 5 anggota yang dipilih dari Dewan Perwakilan Zanzibar, dan kuota khusus untuk wanita (20% dari jumah kursi yang dimiliki partai di parlemen), 181 anggota konstituen parlemen pulau utama dan 50 anggota dari Zanzibar.

     

    Dewan Perwakilan Zanzibar diisi 81 anggota dengan yurisdiksi penuh dan kuasa untuk membuat undang-undang untuk Zanzibar.

     
  2. Eksekutif

    Presiden Tanzania dipilih dalam pemilu yang diselenggarakan 5 tahun sekali. Presiden menunjuk perdana menteri yang akan menjadi kepala pemerintahan di Makhamah Nasional. Presiden memilih para menteri dari anggota Makhamah Nasional untuk duduk dalam kabinet. Berdasarkan konstitusi, presiden memiliki hak menominasikan 10 orang yang bukan anggota parlemen untuk menjadi bagian dalam kabinet.

     
  3. Peradilan

    Tanzania memiliki lima tingkatan peradilan yang menggabungkan hukum adat, Islam, dan Inggris. Pengajuan banding dilakukan dari pengadilan primer melalui district court, resident magistrate court, high court, dan Court of Appeal.

     

Para hakim ditunjuk oleh Kepala Hakim, kecuali hakim Court of Appeal dan hakim High Court yang ditunjuk langsung oleh presiden. Di Zanzibar, sistem peradilan yang digunakan sama dengan yang diterapkan di pulau utama, dan semua kasus diselesaikan di Zanzibar kecuali yang berkaitan dengan konstitusi dan hukum Islam, maka dapat diajukan banding ke Court of Appeal di pulau utama. Pengadilan perdata dibentuk pada September 1999 dan menjadi bagian High Court.

 

2.    Partai politik

Tanzania menerapkan sistem multi-partai dimana ada 22 partai politik yang terdaftar. Pada pemilu 31 Oktober 2010, hanya enam partai yang ikut serta yaitu:

  • Party of Democracy and Development (Chama Cha Demokrasia na Maendeleo )
  • Revolutionary Party (Chama Cha Mapinduzi)
  • Democratic Party
  • National Convention for Construction and Reform  (Mageuzi)
  • Tanzania  Labor Party
  • United Democratic Party

 

Ekonomi

Tanzania memiliki tingkat pertumbuhan yang baik berkat kekayaan alam dan sumber daya besar yang dimilikinya. Pertumbuhan PDB 2009-2015 berkisar antara 6-7% per tahun. Tanzania menerapkan langkah-langkah stimulus fiscal dan kebijakan moneter untuk mengurangi dampak resesi global. Pertanian Tanzania bergantung pada pertanian, yang menyumbang lebih dari seperempat PDB, menyumbang 85% ekspor dan menyerap lebih dari separuh angkatan kerja. Hasil pertanian Tanzania meliputi jagung, singkong, kacang-kacangan, pisang, kapas, sisal, padi, kacang mede, kopi dan teh. Sektor industri dan konstruksi merupakan komponen penting dalam ekonomi Tanzania yang mengalami pertumbuhan, dan menyumbang 22% dari PDB. Komponen tersebut termasuk pertambangan, manufaktur, energi dan gas alam, dan konstruksi. Ekspor mineral Tanzania berasal dari emas, batu mulia berlian dan Tanzanite, serta batubara. Sektor pariwisata menyumbang lebih dari sepuluh persen PDB dengan objek wisata Zanzibar serta taman Nasional.

 

Hubungan bilateral dengan Indonesia

1.    Bidang Politik

Indonesia dan Tanzania memiliki sejarah hubungan bilateral yang baik. Indonesia membuka perwakilan diplomatiknya di Dar es Salaam sejak 1964. Sementara itu, kepentingan Tanzania di Indonesia dirangkap dari High Commission di Kuala Lumpur.

 

Bapak bangsa Indonesia dan Tanzania, Presiden Soekarno dan Presiden Julius K. Nyerere, merupakan tokoh Gerakan Non-Blok. Hubungan kedua negara semakin erat dengan kunjungan kepala negara yaitu pada:

  • Kunjungan Presiden Julius K. Nyerere ke Indonesia pada 8 Oktober 1981;
  • Kunjungan Presiden Ali Hassan Mwinyi ke Indonesia pada 3 Maret 1987;
  • Kunjungan Presiden Soeharto ke Dar es Salaam pada 5 Desember 1991;

     

    Kedekatan hubungan bilateral RI-Tanzania juga ditandai dengan pengaturan saling dukung pencalonan masing-masing negara di berbagai forum internasional.

     

2.    Bidang Ekonomi

Di sektor ekonomi, kerjasama kedua negara menitikberatkan sektor pertanian. Indonesia mendirikan Farmer's Agriculture and Rural Training Centre (FARTC) di Mkindo, Morogoro, Tanzania pada 1996 dimana para ahli pertanian Indonesia memfasilitasi pelatihan bagi petani Tanzania.

 

Pada 2004, kedua negara menandatangani MoU Establishment of a Joint Commission for Bilateral Cooperation yang kemudian dikenal dengan Indonesia-Tanzania Joint Agriculture Cooperation Committee (JACC), yang menjadi jembatan peningkatan kerjasama di bidang pertanian seperti pembinaan melalui pelatihan, penelitian bersama, dan ekspansi pasar produk pertanian.

 

Angka perdagangan dua negara belum mencerminkan pontensi nyata. Volume perdagangan kedua negara masih terbilang kecil dan pada umumnya dilakukan melalui pihak ketiga. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Tanzania yaitu produk garmen, sabun, mie instan, alat tulis, mebel, dan pakaian. Komoditas impor Indonesia dari Tanzania yaitu kapas, kacang, buah-buahan dan produk pertanian lainnya.

 

Data Perdagangan RI-Tanzania (dalam ribuan USD)

Uraian20112012201320142015

Trend

(%)

 2011-2015

Jan-Jul

Perub.

(%) 2015/

2016

20152016

TOTAL

PERDAG

390.484,1300.416,0244.302,7222.148,2235.405,0-12,31

 

153.969,8

 

148.395,2

 

-3,62

MIGAS1,510,10,00,00,00,000,00,00,00
NON MIGAS390.482,6300.405,9244.302,7222.148,2235.405,0-12,31153.969,8148.395,2-3,62
EKSPOR298.567,8236.655,0192.714,5202.490,4213.953,6-7,89

 

146.093,0

 

102.924,4

 

-29,55

MIGAS1,510,10,00,00,00,000,00,00,00
NON MIGAS298.566,3236.644,9192.714,5202.490,4213.953,6-7,89

 

146.093,0

 

102.924,4

 

-29,55

IMPOR91.916,363.761,051.588,219.657,821.451,4-33,557.876,845.470,8477,27
MIGAS0,00,00,00,00,00,000,00,00,00
NON MIGAS91.916,363.761,051.588,219.657,821.451,4-33,557.876,845.470,8477,27
NERACA PERDAG206.651,6172.894,0141.126,3182.832,6192.502,2-0,86

 

138.216,2

 

57.453,6

 

-58,43

MIGAS1,510,10,00,00,00,000,00,00,00
NON MIGAS206.650,0172.883,9141.126,3182.832,6192.502,2-0,86138.216,257.453,6-58,43

Sumber: BPS, Processed by Trade Data and Information Center, Ministry of Trade



3. Bidang Sosial dan Budaya

Kedua negara telah mengembangkan hubungan bilateral di bidang sosial-budaya khususnya dalam sektor pendidikan dan pelatihan, di bawah skema Kerjasama South-South. Indonesia menyediakan pelatihan di bidang pertanian, perikanan, dan informasi teknologi untuk pegawai pemerintah dan akademisi. Setiap tahun pemerintah Indonesia juga menawarkan Dharmasiswa dan Developing Countries Partnership Program scholarship bagi mahasiswa Tanzania.