Rwanda

                                                                           PROFIL NEGARA

Informasi Dasar

 

Informasi Umum mengenai:

 

Nama Resmi Negara                                 :    Republik Rwanda

Sistem Pemerintahan                                 :    Republik Presidensial

Ibu Kota                                                      :    Kigali

Luas Wilayah                                              :    26.338 km2

Jumlah Penduduk                                      :    11.590 juta jiwa (est 2016, IMF)

Lagu Kebangsaan                                      :    Rwanda Nziza

Agama                                                        :    Katolik 49,5%, Protestan 39,4%, Kristen lainnya 4,5%, Islam 1,8%, lain-lain 4,8%        

Bahasa                                                       :    Kinyarwanda, Prancis, Inggris, Swahili         

Mata Uang                                                  :    Rwanda Franc (RWF) 1 US$ = 808 RWF

Hari Kemerdekaan/Nasional                      :    1 Juli (hari kemerdekaan)      

Suku bangsa/etnis                                      :    Hutu (Bantu) 84%, Tutsi (Hamitic) 15%, Twa (Pygmy) 1%

Nama Presiden                                          :    Paul Kagame (sejak 24 Maret 2000)

Nama Perdana Menteri                              :    Anastase Murekezi  (sejak 24 Juli 2014)

Nama Menteri Luar Negeri                        :    Louise Mushikiwabo (sejak Desember 2009)

Nama Duta Besar Rwanda untuk  RI        :    Guillaume Kavaruganda (

Nama Duta Besar RI untuk Rwanda         :    Zakaria Anshar berkedudukan di Dar es Salaam (sejak 2013)

GDP                                                           :    8,940 milyar (est 2016, IMF)

GDP per kapita                                          :    732,463 (est 2016, IMF)

Komoditas Ekspor Utama                          :    Kopi, teh, bijih besi

Komoditas Impor Utama                            :    Bahan pangan, mesin, baja, produk minyak, semen, dan bahan bangunan

Keanggotaan di Organisasi Internasional   :    ACP, AfDB, AU, C, CEPGL, COMESA, EAC, EADB, FAO, G-77, IAEA, IBRD, ICAO, ICRM, IDA, IFAD, IFC, IFRCS, ILO, IMF, Interpol, IOC, IOM, IPU, ISO, ITSO, ITU, ITUC (NGOs), MIGA, MINUSMA, NAM, OIF, OPCW, PCA, UN, UNAMID, UNCTAD, UNESCO, UNHCR, UNIDO, UNISFA, UNMISS, UNWTO, UPU, WCO, WHO, WIPO, WMO, WTO

 

 

 

Bendera

Bendera Rwanda yang lama diganti karena diasosiasikan dengan kekejaman genosida 1994. Bendera Rwanda yang baru diadopsi pada Oktober 2001, terdiri tiga warna horizontal yaitu biru, kuning dan hijau dan matahari dengan 24 sinar di bagian atas kanan bendera. Warna biru menggambarkan kebahagiaan dan perdamaian, warna kuning melambangkan pertumbuhan ekonomi dan kekayaan mineral, hijau melambangkan kesejahteraan dan sumber daya alam, matahari melambangkan persatuan, penerangan dan tansparansi.

 

Sejarah

Rwanda pada awalnya berbentuk monarki yang dipimpin seorang Raja Tutsi. Pada 1899 Rwanda berada dijajah Jerman. Setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia I, Rwanda berada di bawah administrasi Belgia dalam League of Nations pada 1919. Sejak 1959, ketegangan antar-suku terjadi, suku Hutu sebagai kelompok mayoritas berupaya menggulingkan raja Tutsi yang kemudian memicu pertumpahan darah dan dua juta orang diasingkan karena tragedi tersebut.

 

Pada 1962, Rwanda memperoleh kemerdekaan. Perlakuan diskriminasi diberlakukan oleh presiden pertama dan kedua terhadap Batutsi sehingga memicu aksi pembantaian. Para pengungsi Rwanda kemudian membentuk Rwandese Alliance for National Unity (ANU) pada 1979, dan menggerakkan politik perpecahan dan ideologi genosida, yang kembali memicu pembantaian, pengungsian, juga ketidakamanan politik. Pada 1987, RANU berubah menjadi Rwandese Patriotic Front (RPF).

 

Pada 1 Oktober 1990, RPF melakukan perlawanan dan meruntuhkan diktator Hutu juga mengakhiri genosida yang membunuh jutaan Batutsi maupun Bahutu yang menentang genosida. Pada 4 Juli 1994, RPF membentuk Government of National Unity, diketuai Presiden Pasteur Bizimungu, yang menyatukan partai politik yang tidak terlibat aksi genosida. Pada 2000, RPF menunjuk Mayjen Paul Kagame sebagai Presiden Republik Rwanda untuk memimpin pemerintahan koalisi.

 

Pada 2003, Presiden Paul Kagame terpilih untuk menjabat selama tujuh tahun. Selama masa jabatan Kagame, Rwanda mencapai kemajuan dalam bidang sosial-ekonomi, politik, dan stabilitas keamanan juga sosial. Pada 2010, Presiden Kagame terpilih kembali memimpin Rwanda untuk kedua kalinya dan menjalankan misi mempercepat transformasi kehidupan warga Rwanda.

 

Geografi

Rwanda berada di Afrika Timur dengan membentang di 2,0241° Garis Lintang Selatan dan 29,6695° Garis Bujur Timur. Dengan luas 26.338 km2 Rwanda menjadi negara keempat terkecil di daratan Afrika setelah Gabia, Swaziland dan Djibouti. Seluruh negeri berada di ket6inggian. Titik terendah adalah Sungai Rasizi 950 m (3.117 kaki) di atas permukaan laut.

 

Rwanda merupakan negara tak berpantai (landlocked) yang dijuluki tanah seribu bukit. Bentang alam Rwanda meliputi lima gunung berapi, dua puluh tiga danau dan beberapa aliran sungai yang bermuara ke sungai Nil. Sungai Nyabarongo, sungai terpanjang di Rwanda, berada di wilayah timur Rwanda. Wilayah barat dan tengah didominasi danau dan pegunungan. Wilayah utara terkenal dengan objek wisata Gorila gunung sementara wilayah selatan didominasi saba dan rawa.

 

Rwanda beriklim tropis dataran tinggi sedang, dengan suhu lebih rendah dibanding negara ekuator. Temperatur berkisar antara 12 dan 27ºC. Iklim di Rwanda bervariasi, wilayah barat pegunungan dan utara umumnya lebih dingin dari wilayah timur. Rwanda memiliki dua musim hujan, yaitu pada bulan Februari-Juni dan September-Desember. Kedua musim hujan dipisahkan oleh dua musim kering yaitu dari Juni-September yang utama dan Desember-Februari yang lebih pendek. Curah hujan bervariasi secara geografis dimana barat dan barat laut memiliki curah hujan yang lebih tinggi dibanduing timur dan tenggara.

 

Provinsi di Rwanda disebut intara, yang dibagi menjadi distrik (akarere) dan kota madya (umujyi). Lima provinsi Rwanda yaitu Kigali, Southern Province, Western Province, Northern Province, dan Eastern Province.

 

Rwanda berbatasan dengan Republik Demokratik Kongo di barat, Uganda di utara, Tanzania di timur dan Burundi di selatan. Ibukota Rwanda adalah Kigali yang berada di tengah-tengah Rwanda dan merupakan kota terbesar di negara tersebut. Kigali menjadi pusat ekonomi, kebudayaan dan transpirtasi sejak menjadi ibukota pada tahun 1962.

 

Rwanda memiliki populasi sebanyak 11.590 juta jiwa (perkiraan IMF tahun 2016), salah satu yang terpadat di Afrika. Populasi sebagian besar di wilayah pedesaan. Penduduk usia muda dibawah 15 tahun sebanyak lebih dari 40%, sementara penduduk usia 16-64 tahun sebanyak 53% dari total populasi.

 

Politik

1.    Pemerintahan

  1. Legislatif

    Rwanda menganut sistem bicameral parlemen yang terdiri dari dua bagian yaitu Senate dan Chamber of Deputies.

     

    Senate, merupakan perwakilan teratas yang memiliki 26 anggota yang dipilih empat tahun sekali: 12 orang dipilih provinsi dan dewan wilayah, 8 anggota ditunjuk langsung presiden, 4 orang dipilih Forum organisasi politik, 2 orang dipilih universitas dan lembaga pendidikan tinggi.

     

    Chamber of Deputies, sebagai perwakilan terendah terdiri dari 80 anggota: 53 orang dipilih berdasarkan azas keterwakilan yang proporsialan dengan ambang batas 5%,  24 anggota wanita dipilih dewan provinsi, 2 orang dipilih National Youth Council  dan 1 anggota dipilih Federation of the Associations of the Disabled. Chamber of Deputies merupakan perwakilan rakyat yang memiliki anggota wanita terbanyak di dunia..

     
  2. Eksekutif

    Presiden Rwanda dipilih berdasarkan suara terbanyak untuk masa jabatan tujuh tahun dan dapat dipilih kembali untuk periode kedua. Perdana Menteri dan Kabinet ditunjuk Presiden.

     
  3. Peradilan

Sistem peradilan Rwanda menganut sistem hukum Belgia, Jerman, dan hukum adat. Peradilan Rwanda terbagi menjadi courts of the first instance, provincial courts, courts of appeal, dan court of cassation. Supreme Court merupakan hierarki tertinggi pengadilan dan bersama High Council of the Judiciary mengawasi pengadilan dengan yurisdiksi lebih rendah dan pengadilan dengan yurisdiksi khusus di Rwanda.

 

2.    Partai politik

Rwanda menganut sistem multi-partai dengan 11 partai politik yang terdaftar. Pada pemilu 18 September 2013 ada tujuh partai politik yang mendapatkan kursi parlemen:

  • Centrist Democratic Party (PDC)
  • Democratic Popular Union of Rwanda (UDPR)
  • Islamic Democratic Party (PDI)
  • Liberal Party (PL)
  • Party for Progress and Concord (PPC)
  • Rwandan Patriotic Front (RPF)
  • Rwandan Socialist Party (PSR)
  • Social Democratic Party (PSD)
  • Solidarity and Prosperity Party (PSP)

 

Ekonomi

Rwanda merupakan negara pedesaan dimana 90% populasinya bekerja di bidang pertanian, mineral dan agro-processing. Pariwisata, kopi dan the merupakan sumebr devisa utama Rwanda. Meski subur, produksi pangan di Rwanda sering tidak dapat memenuhi kebutuhan sehingga dibutuhkan impor pangan. Genosida tahun 1994 melumpuhkan ekonomi Rwanda, membuat negara tersebut terpuruk. Akan tetapi, pasca genosida, Rwanda menunjukkan kemajuan substansial dan merehabilitasi ekonominya. Pertumbuhan ekonomi Rwanda berada pada kisaran 7-8%. Sektor industri masih kecil dengan kontribusi 14,8% dari GDP. Produk-produk yang dihasilkan dari sektor ini antara lain semen, produk pertanian, minuman skala kecil, sabun, furniture, sepatu, peralatan plastic, tekstil dan rokok. Sektor pertambangan mencakup cassiterite, wolframite, emas dan coltan. Sektor jasa Rwanda merupakan salah satu penyumbang besar PDB, yaitu 43%, meliputi perbankan dan keuangan, wholesale dan retail trade, hotel, restoran, trasnportasi, komunikasi dll. Pariwisata menjadi salah satu sumber ekonomi yang terus bertumbuh dengan objek wisata gorilla tracking.

 

Hubungan bilateral dengan Indonesia

1.    Bidang Politik

Indonesia dan Rwanda memiliki hubungan bilateral dimana kedua negara saling mendukung dalam berbagai forum internasional. Indonesia dan Rwanda juga kerap berbagi pandangan yang sama mengenai isu-isu internasional. Hubungan timbal balik tersebut semakin erat dengan kunjungan Presiden Paul Kagame ke Indonesia pada 30 Oktober 2014

 

2.    Bidang Ekonomi

Jumlah volume perdagangan bilateral kedua negara terbilang kecil. Untuk itu, peluang peningkatan masih terbuka yang terlihat dari meningkatnya angka perdagangan bilateral setiap tahunnya. Komoditas ekspor Indonesia ke Rwanda yaitu sabun, barang konsumsi, kosmetik, dan obat-obatan. Sementara itu, komoditas impor Indonesia dari Rwanda yaitu kope, teh, mate, dan rempah-rempah. 

 

Data Perdagangan RI-Rwanda (dalam ribuan USD)

Uraian20112012201320142015

Trend

(%)

 2011-2015

Jan-Jul

Perub.

(%) 2015/

2016

20152016

TOTAL

PERDAG

1.654,11.027,11.243,01.625,1434,1-19,88133,13.665,52.653,55
MIGAS0,00,00,00,00,00,000,02,60,00
NON MIGAS1.654,11.027,11.243,01.625,1434,1-19,88133,13.662,82.651,56
EKSPOR1.645,6985,01.125,11.623,7421,0-19,96120,03.626,12.922,41
MIGAS0,00,00,00,00,00,000,00,00,00
NON MIGAS1.645,6985,01.125,11.623,7421,0-19,96120,03.626,12.922,41
IMPOR8,542,1118,01,313,1-22,6513,139,3199,28
MIGAS0,00,00,00,00,00,000,02,60,00
NON MIGAS8,542,1118,01,313,1-22,6513,136,7179,13
NERACA PERDAG1.637,1942,81.007,11.622,4407,9-20,04106,83.586,83.257,43
MIGAS0,00,00,00,00,00,000,0-2,60,00
NON MIGAS1.637,1942,81.007,11.622,4407,9-20,04106,83.589,53.259,91
Sumber: BPS, Processed by Trade Data and Information Center, Ministry of Trade

 3.    Bidang Sosial dan Budaya

Indonesia dan Rwanda telah menjalin hubungan baik dalam bidang sosial budaya. Rwanda kerap ambil bagian dalam program pelatihan yangn digelar Indonesia melalui Third Country Training Program (TCTP) yang didukung Japan International Cooperation Agency (JICA). Indonesia juga memainkan peran aktif dalam memberikan pelatihan di berbagai bidang dalam kerangka kerjasama Selatan-Selatan. Setiap tahun, pemerintah Indonesia menawarkan beasiswa Darmasiswa dan beasiswa Developing Countries Partnership Program (KNB) untuk mahasiswa Rwanda.