“DUKUNGAN MORIL INDONESIA SANGAT KAMI BUTUHKAN”

Pada tanggal 25 Nopember 2015, Plh. Pensosbud KBRI Damaskus, AM. Sidqi, telah melakukan kunjungan ke Direktorat Jenderal Purbakala dan Museum pada Kementerian Kebudayaan Suriah dan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Purbakala dan Museum Prof. Dr. Maamun Abdul Karim.

Maksud dari kunjungan dimaksud antara lain untk perkenalan dan meminta penjelasan secara langsung mengenai situasi arkeologi/purbakala dan benda-benda sejarahkemanusiaan di Suriah yang banyak mengalami kerusakan dan penjarahan terutama situs arkeologi di Tadmur (Palmyra) di Provinsi Homs.
Menanggapi kunjungan tersebut, Dirjen Purbakala dan Museum menyambut baik dan menyampaikan salam hormatnya kepada rakyat dan Pemerintah Indonesia yang mendukung rakyat Suriah dalam menghadapi krisis saat ini. Terbukti dengan masih eksisnya KBRI di Damaskus.
 
Dr. Maamun menegaskan bahwa dukungan moril Indonesia sagat kami butuhkan. “Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan untuk membina kerja sama ke depan antara kedua belah pihak khususnya di bidang arkeologi dan museum.“

Ditambahkan bahwa kunjungan staf/pejabat KBRI tersebut minimal sebagai dukungan moril dari pihak Indonesia yang peduli terhadap upaya penyelamatan warisan budaya dan peradaban kemanusian, yang jauh dari ranah politik.
 
Sementara, AM. Sidqi menyampaikan bahwa hasil kunjungan tersebut akan disampaikan kepada pihak terkait sejenis di Jakarta dan diharapkan kunjungan ini menjadi batu loncatan dalam menjalin kerjasama khususnya di bidang arkeologi dan museum, di mana Indonesia juga banyak memiliki situs-situs arkeologi.
Diakhir kunjungan, pejabat KBRI Damaskus menyampaikan plakat kenang-kenangan kepada Dirjen Purbakala dan Museum dan diajak berkeliling ke Museum Nasional Damaskus yang ditutup sejak tiga tahun silam karena konflik bersenjata.

(Sumber: Pensosbud KBRI Damaskus)