Senegal Tertarik dengan Produksi Helikopter dan Kapal Feri Indonesia

5/31/2016

Pada tanggal 31 Mei 2016 menindaklanjuti pertemuan dengan Presiden Senegal, Macky Sall (1 April 2016), Dubes RI Dakar secara terpisah melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Senegal, Augustin Tine, dan Menteri Dalam Negeri Senegal, Abdoulaye Daouda Diallo, dalam rangka mempromosikan industri strategis Indonesia.

Dubes RI Dakar juga menyampaikan kepada kedua Menteri tersebut bahwa antara Indonesia dan Senegal terdapat kesamaan yakni keduanya merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim mencapai 92% dan anggota OKI yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina. Selain itu, Indonesia dan Senegal juga berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia melalui pengiriman pasukan perdamaian yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di berbagai belahan dunia.

Dubes RI Dakar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Senegal yang berperan aktif dalam perdamaian dunia melalui pengiriman pasukannya yang mencapai 3.575 personil dalam berbagai misi perdamaian PBB. Atas peran aktifnya tersebut, Senegal menduduki peringkat ke-7 terbesar dalam jumlah pengiriman pasukan perdamaian. Dalam kaitan ini, Dubes RI Dakar menyampaikan bahwa Indonesia juga senantiasa berkomitmen dalam membantu mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Afrika dengan mengirimkan 2.729 pasukan perdamaian yang tergabung dalam berbagai misi Perdamaian PBB di 8 negara di Benua Afrika. Dubes RI menyebutkan bahwa Indonesia masuk dalam peringkat 11 dalam daftar pengiriman pasukan perdamaian PBB.

Dubes RI Dakar memanfaatkan pertemuan tersebut untuk mempromosikan industri perkapalan yang dikelola oleh PT PAL dengan berbagai jenis dan kapasitas kapal seperti kapal angkut penumpang, barang, feri dan kapal untuk keperluan militer. Hal ini sebelumnya juga telah disampaikan oleh Dubes RI Dakar kepada Presiden Macky Sall ketika menyerahkan Surat Kepercayaan pada awal April 2016. Selain itu, Dubes RI Dakar juga mempromosikan industri persenjataan dan peralatan militer PT PINDAD, pakaian seragam militer PT Sritex, industri penerbangan PT DI yang memproduksi pesawat CN-235 dan helikopter.

Dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Senegal, Dubes RI Dakar juga melakukan pertemuan dengan Inspektur Jenderal Polisi Kementerian Dalam Negeri Senegal yang menyatakan ketertarikannya atas beberapa produksi industri strategis Indonesia seperti kapal feri buatan PT. PAL. Senegal yang sedang membangun perekonomiannya ingin melengkapi armada transportasi militernya untuk menunjang kegiatan pengawasan wilayah perbatasannya dengan negara-negara tetangga. Selain untuk keperluan militer, Senegal juga membutuhkan kapal feri untuk transportasi VIP jarak dekat antar kota.

Selain kapal, Senegal juga memerlukan helikopter yang akan digunakan untuk mengawasi wilayah perbatasan. Senegal tertarik dengan helikopter yang diproduksi PT DI dan meminta kepada Dubes RI Dakar agar dapat diberikan brosur-brosur mengenai helikopter produksi PT DI untuk dibahas dalam rapat pejabat tingkat yang lebih tinggi.

Menteri Dalam Negeri Senegal memberikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang telah memberlakukan bebas visa kunjungan singkat bagi Senegal dan menjanjikan bahwa secara resiprokal Pemerintah Senegal akan memberlakukan hal yang sama kepada warga negara Indonesia. Bahkan, pada saat pertemuan berlangsung, Menteri Dalam Negeri Senegal langsung memerintahkan kepada salah satu Direktur Jenderalnya untuk memproses secara resiprokal pemberian bebas visa kunjungan singkat oleh Indonesia. 

Press Release Senegal Tertarik dengan Produksi Helikopter dan Kapal Feri Indonesia.pdf