Fun Walk Bersama Masyarakat Indonesia di Dakar

4/10/2016

​​Pada tanggal 10 April 2016, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dakar, Senegal, mengadakan kegiatan Fun Walk yang diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia di Dakar. Kegiatan gerak jalan tersebut merupakan kegiatan rutin bulanan yang dilakukan oleh KBRI bersama dengan para WNI di Dakar. Selain untuk meningkatkan kebugaran, kegiatan rutin tersebut merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan silaturahmi, kebersamaan dan persaudaraan diantara WNI di Dakar.

Jalur yang dilewati pada kegiatan Fun Walk kali ini yaitu mengitari sepanjang pantai Corniche yang pemandangannya cukup indah dan merupakan jalur/ track yang telah ada khususnya bagi para pelari/ jogger yang setiap pagi dan sorenya selalu ramai.

Setelah Fun Walk, KBRI juga mengadakan serangkaian kegiatan lomba diantara para WNI seperti tenis meja, bola basket, dart dan lain-lain. Selain Fun Walk dengan WNI, KBRI juga berpartisipasi pada ASEAN Sport Day yang diselenggarakan secara regular tiap tahunnya diantara negara anggota ASEAN di Dakar.

Dubes RI Mansyur Pangeran dalam sambutan pembukaannya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu sehat dengan secara reguler berolahraga, apakah secara pribadi, keluarga maupun secara bersama-sama dengan keluarga KBRI.

Para peserta Fun Walk sangat antusias, semangat dan tidak jarang dari mereka berfoto-foto selfie  dengan berlatar belakang pemandangan dan pantai yang indah.

Pada hari yang sama juga terdapat kegiatan gerak jalan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Perancis di Dakar berkerjasama dengan Groupe des Amis de la Francophonie dalam rangka mengumpulkan dana amal bagi para penyandang cacat dan yayasan yatim piatu. Kegiatan gerak jalan dengan jarak 8.9 km tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat kementerian Senegal, anggota parlemen, para Duta Besar asing di Senegal dan perwakilan organisasi internasional. Ribuan masyarakat di Dakar turut berpartisipasi pada kegiatan tersebut.

Di Senegal, kegiatan gerak jalan atau lari telah menjadi sebuah budaya bagi masyarakat setempat. Bahkan, di Dakar sekitar 500-an orang tiap harinya memenuhi pantai sepanjang rute Corniche hanya untuk sekedar melakukan olahraga kecil seperti sit-ups, push-ups, skipping, maupun  jogging.  Di rute Corniche juga dapat ditemukan dengan mudah alat-alat kebugaran seperti barbel, dumbbell, cakram beban maupun sepeda statis. Alat-alat tersebut disediakan oleh Pemerintah dan bebas digunakan untuk umum.

Dakar yang sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh garis pantai, hanya dengan waktu 10-20 menit pantai menjadi sangat mudah dijangkau dari rumah. Para pelari yang berlari di pinggir pantai tiap harinya menjadi salah satu daya tarik tersendiri di kota Dakar.

Olahraga merupakan sebuah budaya di Senegal. Selain murah, olahraga juga membuat badan sehat dan bentuk tubuh yang ideal. Tingkat obesitas di Senegal terbilang cukup rendah, bahkan sangat jarang menemukan warga Senegal dengan berat beban yang berlebih. Sebagian besar warganya bertubuh atletis dan ideal.

PRESS RELEASE FUN WALK APRIL.pdf