Dubes RI Dakar Jajaki Kerja Sama RI – Senegal di Sektor Perindustrian dan Pertambangan

5/26/2016

Pada tanggal 26 Mei 2016, Duta Besar RI Dakar melakukan courtesy call kepada Mr. Aly Ngouille Ndiaye, Menteri Perindustrian dan Pertambangan Senegal dalam rangka memperkenalkan diri sebagai Duta Besar RI yang baru untuk Senegal sekaligus melakukan penjajakan kerja sama di sektor perindustrian dan pertambangan.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar RI menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah membangun perekonomian nasional dan gencar mempromosikan potensi ekonominya ke berbagai negara, khususnya sektor industri manufaktur yang merupakan sektor terbesar penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Selain sebagai negara produsen dan eksportir minyak kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan salah satu negara produsen kakao dan karet terbesar di dunia.

Disamping itu, Duta Besar RI juga menyampaikan bahwa industri strategis Indonesia juga sedang berkembang pesat dan berorientasi pada ekspor. Duta Besar RI memberikan contoh beberapa industri strategis tersebut antara lain PT. Dirgantara Indonesia, PT. Pindad, PT. PAL dan PT. INKA yang telah berkembang pesat dan melakukan ekspor ke berbagai negara di Afrika, termasuk di Senegal. Duta Besar RI menyampaikan bahwa Indonesia sangat terbuka untuk bekerja sama dengan Senegal di berbagai sektor potensial kedua negara.

Menteri Aly Ndiaye dalam tanggapannya menyampaikan bahwa Senegal merupakan negara berkembang yang sedang membangun perekonomiannya dan membutuhkan kerja sama serta dukungan dan bantuan dari negara-negara sahabat. Beberapa sektor industri yang belum mencapai target membutuhkan bantuan dari negara lain, baik dari pemerintah maupun swasta. Menteri Aly Ndiaye mengharapkan adanya Foreign Direct Investment (FDI) ke Senegal, khususnya di sektor pertambangan.

Senegal memiliki potensi besar di sektor pertambangan, antara lain produksi fosfat, titanium (terbesar di dunia), emas, platinium, biji besi, uranium, zircon, leucoxene, rutile dan ilmenite. Menteri Aly Ndiaye dalam kaitan ini mengharapkan agar Indonesia dapat membantu membangun perekonomian Senegal dengan melakukan kerja sama ekonomi, khususnya untuk melakukan investasi di sektor pertambangan. Menteri Aly Ndiaye berpandangan bahwa Indonesia merupakan negara besar yang memiliki potensi untuk bekerja sama dengan Senegal, terutama di bidang ekonomi.

Press Release Jajaki Kerja Sama RI – Senegal di Sektor Perindustrian dan Pertambangan.pdf