Guinea

​​I. Profil Negara

Negara:Republik Guinea (Republic of Guinea / République de Guinée)
Ibu kota:Conakry (WIB – 7)
Kepala Negara/Pemerintahan:Alpha Condé (sejak 21 Desember 2010, kemudian terpilih kembali pada tanggal 17 Oktober 2015)
Ketua Parlemen:Claude Kory Kondiano (sejak 2014)
Perdana Menteri:Mamady Youla (sejak 26 Desember 2015)
Menteri Luar Negeri:Makalé Camara (sejak 5 Januari 2016)
Bahasa Resmi:Perancis
Agama:Islam (86,7%), Kristen (8,9%), Kepercayaan lain (7,8%)
Hari Kemerdekaan:2 Oktober 1958
Luas Wilayah:245.720 Km²
Penduduk:12.395.924 ​jiwa (World Bank, 2016)
Mata Uang:

Guinean West African CFA (XOF)

XOF per USD : 617 (2017)

GDP (Nominal):USD 6.624 miliar (World Bank, 2014)
GDP (Per Kapita):USD 508,1 (World Bank, 2016)
Cadangan Devisa:USD 330,7 juta (World Bank, 2015)
Foreign Direct Investment:USD -135,4 juta (World Bank, 2013)
Total Perdagangan Internasional:USD 3,7 miliar (2015) defisit USD 564,9 juta
Pertumbuhan GDP:5,2% (World Bank, 2016)
Industri Unggulan:Perkebunan (Cokelat, Pisang, Nanas, Kopi) Pertambangan (Bauksit, Emas, Berlian)
Perwakilan Pemerintah Kedua Negara:

Indonesia:

KBRI Dakar

Guinea:

Kedubes Guinea di Kuala Lumpur, Malaysia

II. Hubungan Bilateral

  • Politik

Hubungan diplomatik RI-Guinea dibuka pada tahun 1963. Kedua negara saling dukung dalam berbagai fora internasional antara lain Guinea mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C periode 2016-2017.

  • Ekonomi dan Perdagangan

​Di bidang ekonomi, nilai perdagangan Indonesia-Guinea sebesar USD 29,9 juta pada tahun 2016, menurun 32% dibanding tahun 2015 (USD 44 juta) dengan surplus di pihak Indonesia.​

  • ​Sosial-Budaya

Dalam kurun waktu 2012 - 2015, belum ada warga negara Guinea yang berhasil menerima beasiswa dari Pemerintah Indonesia.