Guinea-Bissau

​I. Profil Negara

Negara:Republik Guinea-Bissau (Republic of Guinea-Bissau / Republica da Guine-Bissau)
Ibu kota:Bissau (WIB – 7)
Kepala Negara/Pemerintahan:José Mario Vaz (sejak 17 Juni 2014)
Ketua Parlemen:Cipriano Cassamá
Perdana Menteri:Carlos Correia (sejak 17 September 2015)
Menteri Luar Negeri:Artur Silva (sejak 13 Oktober 2015)
Bahasa Resmi:Portugese Crioulo
Agama:Islam (45,1%), Kristen (22,1%), Animisme (14,9%), Kepercayaan lain (15,9%)
Hari Kemerdekaan:24 September 1973
Luas Wilayah:28.120 Km²
Penduduk:1.726.170 jiwa (World Bank, 2014)
Mata Uang:

West African CFA (XOF)

XOF per USD : 600 (2015)

GDP (Nominal):USD 1,022 miliar (World Bank, 2014)
GDP (Per Kapita) :USD 567,8 (World Bank, 2014)
Cadangan Devisa:USD 286,9 juta (World Bank, 2014)
Foreign Direct Investment:USD 21,4 ribu (World Bank, 2014)
Total Perdagangan Internasional:USD 328 juta (2014) defisit USD 55 juta
Pertumbuhan GDP:4,4 % (World Bank, 2015)
Industri Unggulan:Perkebunan (Kacang, Kapas), Pertanian (Padi), Perikanan
Perwakilan Pemerintah Kedua Negara:

Indonesia:

KBRI Dakar

Guinea-Bissau:


II. Hubungan Bilateral

  • Politik

Hubungan diplomatik RI-Guinea-Bissau dibuka pada tahun 12 Desember 1996. Kedua negara saling dukung dalam berbagai fora internasional antara lain Inter-Parliamentary Union (IPU) dan Keanggotaan Indonesia di Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C periode 2016-2017.​

  • ​Ekonomi dan Perdagangan

Di bidang ekonomi, nilai perdagangan Indonesia - Guinea-Bissau mencapai USD 5 juta pada tahun 2014, meningkat 2,6% dibanding tahun 2013 dengan surplus di pihak Indonesia. 

  • ​Sosial-Budaya

Dalam kurun waktu 2012-2015 belum ada warga negara Guinea-Bissau yang berhasil menerima beasiswa dari Pemerintah Indonesia.