Gambia

​​I. Profil Negara

Negara:Republik Islam Gambia (Islamic Republic of The Gambia)
Ibu kota:Banjul (WIB – 7)
Kepala Negara/Pemerintahan:Yahya A.J.J. Jammeh (sejak Oktober 1996)
Ketua Parlemen:Abdoulie Bojang (sejak 12 November 2010)
Wakil Presiden:Isatou Njie-Saidy  (sejak 20 Maret 1997)
Menteri Luar Negeri:Neneh Macdouall-Gaye (sejak 5 Januari 2015)
Bahasa Resmi:Inggris
Agama:Islam (90%), Kristen (8%), Kepercayaan tradisional (2%)
Hari Kemerdekaan:18 Februari 1965
Luas Wilayah:11.300 Km²
Penduduk:1.930.090 jiwa (World Bank 2014)
Mata Uang:

Dalasi (GMD)

GMD per USD : 39,47 (2014)

GDP (Nominal):USD 422,78 Juta (World Bank 2014)
GDP (Per Kapita) USD 1.629 (World Bank 2014)
Cadangan Devisa:USD 251,2 Juta - 2013
Foreign Direct Investment:USD 28,4 ribu (World Bank, 2014)
Total Perdagangan Internasional:USD 491 juta (World Bank, 2014) defisit USD 283 juta
Pertumbuhan GDP:3,0 % (World Bank, 2015)
Industri Unggulan:Kacang, Ikan, Kulit, Pariwisata, Minuman, Pengolahan Kayu, Metal dan Garmen
Perwakilan Pemerintah Kedua Negara:

Indonesia:

KBRI Dakar

Gambia:

Kedubes Gambia di Kuala Lumpur, Malaysia​


II. Hubungan Bilateral​

  • Politik

Hubungan diplomatik RI-Gambia dibuka pada tahun 1982. Hubungan bilateral yang erat antara kedua negara ditandai dengan saling kunjung antar pejabat RI-Gambia dengan kunjungan terakhir pihak Ghana yaitu kunjungan Menlu Neneh MacDoual-Gaye pada peringatan KAA ke 60 di Jakarta, April 2014.
  • Ekonomi dan Perdagangan 

Di bidang ekonomi, nilai perdagangan Indonesia-Gambia mencapai USD 42,9 juta pada tahun 2014, meningkat 11,5% dibanding tahun 2013 dengan surplus di pihak Indonesia. Pemerintah Gambia telah menyampaikan minat untuk membeli 500 unit traktor tangan buatan Indonesia. Kemlu, Kemtan dan produsen alat dan mesin pertanian nasional tengah mengkoordinasikan hal ini.

Pemrerintah Indonesia juga telah mendirikan Agricultural Rural Farmer Training Center (ARFTC) di Jenoi, Gambia, pada tahun 1998. Selama periode periode 2010-2013, ARFTC Jenoi telah memberikan pelatihan pertanian kepada 5.114 petani Gambia dan petani dari negara-negara tetangga Gambia, antara lain, Senegal, Mali, Niger, Sierra Leone, Guinea-Bissau, dan Guinea. Selain itu, Indonesia juga telah memberikan bantuan peralatan dan mesin pertanian ke Gambia pada tahun 2008 (12 traktor tangan) dan tahun 2014 (5 traktor tangan).

  • Sosial-Budaya

Di bidang sosial budaya, selama periode 2008-2014, Pemerintah Indonesia telah memberikan beasiswa kepada 17 warga negara Gambia melalui skema Dharmasiswa dan Kerja sama Negara Berkembang (KNB).